Dekan Fakultas Bahasa dan Budaya Asing (FBBA) Unimus Muhimatul Ifadah mengatakan kegiatan diseminasi program BIPA ini dikemas dengan kuliah umum. Tujuannya untuk memberikan fasilitas bagi mahasiswa asing bisa belajar dengan nyaman dan mudah menangkap materi.
“Kami setiap tahun menerima mahasiswa asing. Salah satunya memang dari kami yang akan menghandle. Karena berbicara penutur bahasa asing tidak hanya belajar bahasanya namun juga budaya dan kebiasannya,” jelasnya saat ditemui dalam kegiatan Diseminasi Program BIPA dan Penerjemah di Unimus, kemarin.
Lebih lanjut, tujuan lainnya adalah untuk memberikan edukasi dan peningkatan kompetensi pada mahasiswa Progdi Pendidikan Bahasa Inggris dan Sastra Inggris untuk siap terjun ke dunia kerja
“Kegiatan ini upaya kami untuk meningkatkan kompetensi dalam menyiapkan dunia kerja bagi mahasiswa,” tambahnya.
Ifadah menambahkan kompetensi di lapangan pekerjaan sangat fleksibel. Sehingga dibutuhkan kemampuan yang mumpuni untuk bisa bersaing. Salah satu caranya dengan mempunyai sertifikasi. Selain itu juga memberikan pandangan bagi mahasiswa terkait dengan profesi lain yang bisa ditekuni setelah lulus.
“Sertifikasi itu nanti yang kemudian akan menunjukkan bahwa mereka kompeten atau tidak. Tidak hanya belajar mengenai komunikasi saja disini tapi kami menyiapkan agar mahasiswa ini siap terjun ke berbagai bidang pekerjaan,” imbuhnya.
Sementara Ketua Panitia Yesika Maya Okctarani mengatakan mengatakan karena di Unimus jumlah mahasiswa asing semakin meningkat. Maka dalam kegiatan ini pihaknya juga melibatkan semua Kaprodi. Sehingga nantinya sudah ada sistem yang tekoneksi apabila di program studi tersebut terdapat mahasiswa asing. Selain itu juga sebagai persiapan ketika maju dalam akreditasi internasional yang tentunya menggunakan bahasa asing.
“Harapan kami nanti Kaprodi mengetahui apa yang disebut dengan BIPA. Urgensinya bagi progdi yang nantinya akan menerima mahasiswa asing. Nantinya juga akan ada aplikasi yang bisa digunakan untuk membantu dalam proses penerjemahan,” ungkapnya. (kap) Editor : Agus AP