Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Galakkan Sosialisasi Vaksin

Agus AP • Selasa, 31 Agustus 2021 | 20:35 WIB
Bakal Calon Anggota DPD Denty Eka Widi Pratiwi menyerahkan syarat data pendukung ke KPU Jateng. (KHAFIFAH ARINI PUTRI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Bakal Calon Anggota DPD Denty Eka Widi Pratiwi menyerahkan syarat data pendukung ke KPU Jateng. (KHAFIFAH ARINI PUTRI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Anggota DPD RI dari Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi mendesak pemerintah daerah memasifkan sosialisasi dan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat agar mau divaksin. Terutama bagi masyarakat yang berada di pelosok desa.

Denty mengaku di daerah-daerah terpencil masih banyak masyarakat yang enggan divaksin lantaran takut. Serta kurangnya informasi dan pemahaman terhadap vaksin itu sendiri. Sehingga aparat setempat harus mengoptimalkan sosialiasi vaksin agar mencapai target vaksinasi di Kabupaten Temanggung yang terbilang rendah.

“Ada yang menganggap habis divaksin itu akan ada efek sakit ataupun demam. Tapi yang lebih lucu lagi, mereka kadang menganggap vaksin tidak ada bedanya dengan swab. Jadi kalau divaksin nanti ketahuan positif, dan takut kalau diisolasi dan sebagainya," katanya.

Untuk itu, menurutnya pemerintah harus lebih proaktif mengampanyekan informasi tentang vaksin secara benar dan mendalam sampai ke tingkat RT. Petugas bisa mengumpulkan data, sehingga bisa mendatangi masyarakat.

"Jadi masyarakat yang belum mantep, yang masih takut, diyakinkan untuk mau vaksin. Melalui sosialisasi dengan petugas bisa jemput bola. Ini agar target vaksin opmital," tambahnya.

Selain itu, kata Denty, informasi juga bisa diberikan melalui orang-orang terdekat ataupun orang yang dianggap tokoh oleh masyarakat. Sehingga bisa lebih meyakinkan mereka dan herd immunity bisa segera tercapai.

"Monggo selain kita opyak-opyak masyarakat, kita turut membantu membeber pemahaman terkait vaksin sesuai kapasitas dan di lingkungan masing-masing," pungkasnya. (nan/lis) Editor : Agus AP
#Denty Eka Widi Pratiwi #Vaksin