Kepala SMK Teuku Umar Komarudin mengatakan bahwa fasilitas tersebut sejalan dengan program sekolah yang telah mengembangkan budaya wirausaha siswa di Unit Pusat Bisnis dan Wirausaha. Dengan program dari Direktorat tersebut diharapkan ke depan sekolah mampu mencetak calon-calon wirausahawan muda, sekaligus mampu menjadi peluang kerja bagi para tamatan. “Kami merasa sangat bersyukur telah ditunjuk Direktorat untuk melaksanakan program tersebut sesuai dengan misi sekolah melaksanakan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan terintegrasi dengan institusi dunia kerja,” jelasnya.
SMK Teuku Umar telah membudayakan siswa berwirausaha dengan pembelajaran daring dan pertemuan (luring) terbatas untuk siswa yang berminat mengembangkan kreatifitas dan inovasinya di bidang usaha. Di Pusat Bisnis dan Wirausaha, siswa dapat melakukan riset, penelitian dan pengembangan produk, sharing pembimbing dan bahkan komunikasi pemasaran produk. Dan untuk saat ini sekolah telah mengembangkan produk berupa cairan pembersih, pelicin, pelembut dan pewangi pakaian, pembersih porselen, shampo mobil dan pembersih lantai. Produk ini telah dipasarkan melalui kegiatan praktik pemasaran produk oleh siswa terutama jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran.
Siswa yang terlibat dalam wirausaha tidak hanya jurusan Pemasaran saja tetapi jurusan lain di sekolah seperti Akuntansi, Perkantoran, Komputer RPL dan Otomotif juga mempunyai kesempatan yang sama dalam riset dan pengembangan di Pusat Bisnis dan Wirausaha. Bahkan kolaborasi lintas jurusan menjadikan riset dan pengembangan lebih dinamis, dengan warna ide multi kompleks, konstruktif di bawah bimbingan Guru Kewirausahaan. (zen/ton) Editor : Agus AP