Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Takut Disuntik, Petugas Satpol PP: Ada Vaksin yang Puyer Sajakah?

Agus AP • Kamis, 25 Februari 2021 | 22:26 WIB
Salah satu anggota Satpol PP Kota Pekalongan ada yang ketakutan saat disuntik vaksin Covid 19 Rabu (24/2/2021). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
Salah satu anggota Satpol PP Kota Pekalongan ada yang ketakutan saat disuntik vaksin Covid 19 Rabu (24/2/2021). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Wajah tegang menghiasi beberapa wajah dari ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan. Karena pada Rabu (24/2/2021) hingga Jumat (26/2/2021), mereka mendapat jatah vaksinasi Covid-19 Sinovac tahap II dosis pertama. Di hari pertama kegiatan, beberapa anggota bahkan sampai ketakutan karena phobia jarum suntik.

Sejak pintu pendaftaran, di aula kantor Satpol setempat, wajah Padang, salah satu anggota Satpol PP yang cukup senior, sudah pucat. Matanya memerah, bahkan sempat bekelakar. “Ada vaksin yang puyer (serbuk obat khusus anak-anak) sajakah?,” serunya pada petugas pendaftaran.

Sontak candanya membuat beberapa petugas dan rekannya senyum simpul. Ketegangan mulai tampak, saat pemeriksaan kesehatan tahap awal. Beberapa kali salah tingkah, disuruh menggunakan hand sanitizer, tapi Padang tetap diam saja. Sadar setelah beberapa kali disuruh.

Pria dengan perawakan hitam kekar tersebut bahkan sempat berlama –lama untuk tidak meneruskan proses selanjutnya. Meja skrining, beberapa kali dilewati. Sehingga rekan-rekan yang urutan setelahnya, menyalip.

Menjelang tengah hari, setelah beberapa jam menunggu, Padang memberanikan diri masuk ruang vaksin. Setelah sebelumnya, lolos meja skrining. Raut wajahnya semakin tegang, matanya memerah. Dadanya berdebar kencang. Sempat masuk dan keluar ruangan lagi. “Delly temani aku masuk,” seru Padang pada seorang rekannya.

Pria yang saat operasi yustisi nampak galak ini, ketakutan masuk ruang vaksin. Ia akhirnya duduk di kursi tempat vaksin setelah dipaksa beberapa rekan. Untuk mengurangi ketakutan, Padang memeluk rekan Satpol, Delly. Sempat berteriak dan menggoyangkan badan. Perawat yang menjadijJuru vaksin, memberi peringatan agar tenang saja, karena jarum bisa tertarik, bahkan bisa gagal vaksin.

Setelah sedikit tenang, tidak ada 5 detik, jarum suntik sukses memasukkan vaksin ke lengan kiri Padang. Sepuluh detik kemudian, Padang baru sadar kalau sudah selesai. Setelah, perawat menempelkan plester putih ke lengan, bekas suntikan.

Perawat Agung Dwi Sukmayanti dari Puskesmas Jenggot Pekalongan Selata, mengungkapkan, Satpol PP setempat mendaftarkan 204 orang. Mereka dari tiga unsur, anggota Satpol PP, Damkar dan Linmas. “Namun tidak semua lolos, karena tadi ada yang hamil, masih sakit, memiliki penyakit kronis dan penyintas Covid,” jelasnya. (han/ton)

  Editor : Agus AP
#top #SATPOL PP