Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Museum Mandala Bhakti Masih Tutup

Agus AP • Senin, 19 Oktober 2020 | 23:18 WIB
Masa pandemi Covid-19 ini Museum Ronggowarsito masih ditutup untuk pengunjung, namun dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan dan membersihkan koleksi museum. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
Masa pandemi Covid-19 ini Museum Ronggowarsito masih ditutup untuk pengunjung, namun dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan dan membersihkan koleksi museum. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang – Museum Perjuangan Mandala Bhakti Semarang belum juga dibuka untuk umum, meski sudah memasuki new normal. Meski pada awal new normal sempat dibuka khusus untuk anggota Kodam IV Diponegoro.

“Masih belum tahu kapan pandemi Covid-19 ini berakhir. Kami juga belum tahu kapan akan kembali dibuka,” kata Pemandu Wisata Museum Perjuangan Mandala Bhakti Semarang Badrun saat ditemui di Museum Mandala Bhakti, Minggu (18/10/2020).

Menurut Badrun, saat dibuka terbatas khusus untuk anggota Kodam IV Diponegoro, tidak dilakukan secara berombongan, tapi perorangan. Kemudian baru mulai Oktober 2020, museum mulai membuka untuk umum. “Kami belum bisa menerima rombongan yang besar. Tapi jika hanya rombongan kecil, maksimal lima orang masih bisa kami terima,” ucapnya.

Pihak museum juga sedang menyiapkan fasilitas kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Wisatawan yang berkunjung dapat nyaman saat berkeliling sejarah yang ada di Museum Mandal Bhakti.

Demi mempersiapkan dibukanya kembali Museum Mandala Bhakti Semarang, pihak museum sudah menyiapkan fasilitas tambahan. Yakni menawarkan sewa baju di masa Pangeran Diponegoro serta terdapat tempat pemutaran peperangan selama perjuangan Negara Indonesia di masa penjajahan. (cr1/ida/bas) Editor : Agus AP
#Museum Perjuangan Mandala Bhakti Semarang #Berita Semarang #Jateng Mewlawan Covid-19