RADARSEMARANG.ID - Trofi sudah dipersembahkan untuk Indonesia. Kini, gaji dan nilai kontrak John Herdman bersama PSSI ikut menjadi perhatian, terlebih dengan proyeksi masa kerja hingga 2030.
Keberhasilan John Herdman mengantarkan Timnas Indonesia meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026 membuat kiprahnya bersama Skuad Garuda semakin menjadi sorotan. Tak hanya prestasinya di lapangan, estimasi gaji dan nilai kontrak pelatih asal Inggris tersebut bersama PSSI juga menarik perhatian publik.
Herdman membawa Timnas Indonesia menaklukkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi pelatih berusia 51 tahun itu dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menyiapkan tim menghadapi agenda internasional berikutnya.
Di tengah keberhasilan tersebut, muncul pertanyaan mengenai berapa gaji John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia dan berapa total nilai kontraknya bersama PSSI.
Baca Juga: Di Balik Final FIFA ASEAN Cup 2026, Lawatan Infantino ke Indonesia Disorot Media Inggris
Estimasi Gaji John Herdman Capai Rp670 Juta per Bulan
Berdasarkan informasi yang dikaitkan dengan sejumlah media sepak bola Kanada, termasuk Canadian Soccer Daily gaji John Herdman di Timnas Indonesia diperkirakan berada di kisaran 40.000 dolar AS per bulan.
Jika dikonversikan dengan asumsi kurs Rp16.750 per dolar AS, angka tersebut setara dengan sekitar Rp670 juta setiap bulan.
Dengan estimasi itu, pendapatan Herdman dapat mencapai sekitar Rp8 miliar per tahun. Namun, angka tersebut perlu dipahami sebagai perkiraan berdasarkan laporan media, bukan nominal resmi yang telah dikonfirmasi PSSI.
Rincian mengenai gaji pokok, tunjangan, bonus prestasi, maupun komponen lain dalam paket remunerasi Herdman juga belum dapat dipastikan hanya dari informasi tersebut.
Nilai Kontrak John Herdman Diperkirakan Rp16,1 Miliar
Selain gaji bulanan, durasi kontrak menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian.
Kesepakatan Herdman bersama PSSI disebut menggunakan skema kontrak dua tahun ditambah opsi perpanjangan dua tahun berikutnya, atau dikenal sebagai skema 2+2 tahun.
Dengan asumsi nilai pendapatan sekitar Rp8 miliar per tahun, total pendapatan selama dua tahun pertama diperkirakan mencapai Rp16,1 miliar.
Sementara itu, apabila opsi perpanjangan hingga 2030 diaktifkan dan besaran gaji tetap sama, akumulasi pendapatan selama empat tahun diperkirakan berada di kisaran Rp32,2 miliar.
Perlu dicatat, angka tersebut merupakan proyeksi berdasarkan estimasi gaji tahunan. Nilainya bukan konfirmasi atas total nilai kontrak resmi, sebab ketentuan bonus, kenaikan gaji, pajak, dan komponen lainnya dapat memengaruhi jumlah akhir.
Baca Juga: John Herdman Bidik 2 Pemain Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Winger Kilat Jadi Prioritas
John Herdman Punya Tugas Ganda di Timnas Indonesia
Tanggung jawab Herdman tidak hanya berkaitan dengan tim nasional senior. Ia juga disebut mengemban tugas menangani Timnas U-23 Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembinaan dan regenerasi pemain.
Peran ganda tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Herdman dalam menyusun program latihan, memantau perkembangan pemain muda, serta membangun kedalaman skuad untuk berbagai kompetisi.
Agenda menuju Piala Asia 2027 juga menjadi salah satu fokus penting yang membutuhkan persiapan matang. Tim pelatih perlu memastikan para pemain memiliki kesiapan fisik, taktik, dan mental untuk menghadapi persaingan di level Asia.
Keberhasilan meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan performa Timnas Indonesia dalam kompetisi berikutnya.
Bonus Juara Timnas Indonesia Menjadi Kewenangan PSSI
Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada bonus yang berpotensi diterima para pemain setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Presiden Prabowo Subianto yang hadir menyaksikan langsung laga final di SUGBK menyampaikan bahwa kebijakan mengenai besaran dan teknis pemberian bonus merupakan kewenangan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Bonus tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi yang dinantikan atas perjuangan para pemain dalam membawa Timnas Indonesia meraih gelar di tingkat regional.
Meski demikian, nominal bonus dan mekanisme pembagiannya perlu menunggu informasi resmi dari pihak terkait.
Keberhasilan Herdman mempersembahkan gelar juara kini menjadi modal penting bagi perjalanan Timnas Indonesia. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan, memperkuat kualitas skuad, dan memastikan Skuad Garuda mampu bersaing lebih jauh di panggung internasional. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi