Liam Oetoehganal, Nama Baru yang Dikaitkan dengan Timnas Indonesia: Ini Profil dan Statistiknya

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 10:04 WIB
Liam Oetoehganal
Liam Oetoehganal

  

RADARSEMARANG.ID – Liam Oetoehganal menjadi salah satu nama pemain keturunan Indonesia yang kembali mendapat perhatian publik sepak bola Tanah Air. Lahir di Nijmegen, Belanda, pada 4 Mei 2004, gelandang berusia 22 tahun ini tengah melanjutkan kariernya bersama Jong Sparta Rotterdam setelah sebelumnya menimba pengalaman di akademi Feyenoord, Beerschot U23, dan Excelsior U21.

Nama Liam Oetoehganal semakin banyak dibicarakan seiring munculnya pemberitaan mengenai pemantauan pemain diaspora oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

Sejumlah media Indonesia menyebut Oetoehganal sebagai salah satu pemain yang potensial untuk dipantau dalam kaitannya dengan Timnas Indonesia. Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi bahwa Liam telah dipanggil atau masuk skuad Timnas Indonesia.

Perjalanan karier Liam Oetoehganal sendiri cukup menarik. Ia menghabiskan masa pembinaan yang panjang di akademi Feyenoord. Berdasarkan profil pemain yang tersedia, Liam mulai bergabung dengan Feyenoord sejak usia tujuh tahun dan bertahan hingga level junior. Setelah meninggalkan Feyenoord, ia melanjutkan perkembangan kariernya di Belgia bersama Beerschot U23.

Di Beerschot, Liam mendapatkan kesempatan untuk berkembang di sepak bola Belgia. Dokumen profil pemain yang diterbitkan Voetbal CV menyebut dirinya sebagai gelandang yang dapat bermain di sejumlah posisi.

Selain gelandang bertahan dan gelandang tengah, Liam juga dapat dimainkan sebagai gelandang serang serta bek kanan. Dokumen tersebut mencatat kontribusi 9 gol dan 8 assist dalam 20 pertandingan bersama Beerschot U23 pada periode tersebut. 

Kemampuan bermain di beberapa posisi menjadi salah satu karakteristik penting dalam profil Liam Oetoehganal. Ia dikenal sebagai pemain berkaki kanan yang dapat ditempatkan di area tengah lapangan maupun ditarik ke sisi kanan. Profil Transfermarkt juga mencatat posisi utamanya sebagai gelandang tengah dengan opsi sebagai gelandang bertahan dan bek kanan.

Setelah periode di Belgia, Liam kembali ke Belanda dan bergabung dengan Excelsior U21. Pada musim 2024/2025, ia mencatat 21 penampilan untuk tim muda Excelsior menurut keterangan resmi Sparta Rotterdam ketika mengumumkan kedatangannya.

Baca Juga: 2 Laga Tanpa Gol, Rafinha Mulai Dievaluasi PSIS Semarang, Bakal Dicoret?

Perjalanan Liam kemudian berlanjut ke Jong Sparta Rotterdam pada musim panas 2025. Ia awalnya bergabung dengan status pemain amatir setelah menjalani masa percobaan dalam persiapan tim. Tidak membutuhkan waktu lama, performanya membuat Sparta memberikan kontrak profesional pertamanya.

Pada 20 November 2025, Sparta Rotterdam secara resmi mengumumkan bahwa Liam Oetoehganal mendapatkan kontrak profesional hingga pertengahan 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Klub juga menyebut bahwa ketika kapten utama Jong Sparta absen, Liam dipercaya mengenakan ban kapten.

Keputusan Sparta tersebut menjadi tonggak penting dalam karier Liam. Ia bukan hanya menjadi bagian dari skuad Jong Sparta, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan perkembangan di kompetisi Tweede Divisie, kasta kompetisi yang diikuti Jong Sparta.

Statistik Liam pada musim 2025/2026 menunjukkan peran yang cukup konsisten. Berdasarkan data BeSoccer, ia mencatat 32 pertandingan bersama Jong Sparta dengan total 2.549 menit bermain dan empat assist.

Data tersebut berbeda sedikit dengan sejumlah penyedia statistik lain karena metode pencatatan pertandingan dan kompetisi dapat berbeda, sehingga angka statistik sebaiknya dipahami berdasarkan sumber dan pembaruan terakhir masing-masing. BeSoccer

Data Transfermarkt juga mencatat Liam sebagai salah satu gelandang Jong Sparta pada musim 2025/2026, sedangkan FootballDatabase mencatat 26 penampilan dan empat assist hingga pembaruan April 2026. Perbedaan jumlah penampilan antarsumber dapat terjadi karena pencatatan pertandingan resmi, babak playoff, atau pembaruan database yang tidak dilakukan pada waktu yang sama.

Memasuki musim 2026/2027, Liam masih terdaftar sebagai bagian dari Jong Sparta Rotterdam. Transfermarkt mencantumkan posisinya sebagai gelandang tengah dan kontraknya bersama klub hingga 30 Juni 2027. Sofascore juga mencatat Jong Sparta Rotterdam sebagai klubnya saat ini.

Dari sisi fisik, dokumen profil pemain mencatat Liam memiliki tinggi sekitar 1,77 meter dan berat 67 kilogram. Ia menggunakan kaki kanan sebagai kaki dominan. Karakter permainannya mencakup kemampuan passing, kontrol bola, dribel, visi permainan, umpan terobosan, hingga kemampuan melakukan tembakan dari luar kotak penalti. VVCS

Profil tersebut membuat Liam tidak hanya bisa berfungsi sebagai gelandang bertahan murni. Ia dapat membantu membangun serangan dari lini tengah, mengalirkan bola ke area yang lebih berbahaya, sekaligus menjalankan peran defensif ketika tim kehilangan penguasaan bola.

Kemampuan multiposisi tersebut menjadi salah satu aspek yang menarik dari perjalanan kariernya. Ketika masih di level junior, Liam juga mendapat pengalaman bermain sebagai bek kanan. Fleksibilitas seperti ini memberikan opsi bagi pelatih untuk memanfaatkannya sesuai kebutuhan pertandingan.

Baca Juga: PSIS Semarang Tahan Semen Padang 1-1, Perubahan Klasemen Liga 2 Jadi Sorotan

Selain perkembangan di level klub, perhatian terhadap Liam juga tidak lepas dari latar belakang keluarganya. Sejumlah media Indonesia melaporkan bahwa Liam memiliki garis keturunan dari Indonesia, termasuk hubungan keluarga dengan Kalimantan Selatan, sementara dari sisi ibu terdapat keturunan Jawa dan Suriname.

Informasi mengenai garis keturunan tersebut menjadi salah satu alasan namanya kerap dikaitkan dengan peluang membela Timnas Indonesia.

Dalam konteks tim nasional, situasinya perlu dilihat secara hati-hati. Liam memang pernah memiliki pengalaman bersama kelompok usia muda Belanda menurut dokumen profil pemain, tetapi pemberitaan terbaru mengenai peluangnya ke Timnas Indonesia masih berada pada tahap pemantauan dan pembahasan media. Belum ada pengumuman resmi dari PSSI maupun Timnas Indonesia mengenai pemanggilan Liam ke skuad senior.

Kabar mengenai pemantauan John Herdman terhadap pemain diaspora Eropa membuat nama Liam kembali menjadi perhatian. Suara.com pada Februari 2026 memberitakan bahwa Herdman tengah melakukan pemantauan pemain diaspora di Eropa dan menyebut Liam sebagai salah satu prospek yang menarik untuk diperhatikan.

Sementara itu, media lain juga mengaitkan Liam dengan peluang memperkuat Timnas Indonesia. Namun, kabar pemantauan tidak sama dengan keputusan pemanggilan pemain. 

Secara statistik, Liam memiliki catatan yang menunjukkan perkembangan bertahap. Ia tidak dikenal semata-mata sebagai pencetak gol, tetapi lebih sebagai gelandang yang berfungsi menjaga keseimbangan permainan.

Pada musim 2025/2026, data FootballDatabase mencatat empat assist dari 26 pertandingan, sedangkan BeSoccer mencatat empat assist dari 32 pertandingan untuk Jong Sparta. 

Pada awal musim 2026/2027, data BeSoccer mencatat Liam telah mendapatkan satu penampilan resmi di Tweede Divisie. Sementara itu, pada September 2026 ia masih tercantum dalam skuad Jong Sparta. Dalam pertandingan melawan Spakenburg pada 19 September 2026, Liam berada di bangku cadangan Jong Sparta.

Baca Juga: Jadwal Liga 2 2026/2027 Pekan ke-3 Lengkap, Ada Persiku Kudus vs PSIS Semarang

Profil lengkap Liam Oetoehganal

Nama lengkap: Liam Otmar Irvan Oetoehganal
Tanggal lahir: 4 Mei 2004
Usia: 22 tahun
Tempat lahir: Nijmegen, Belanda
Kewarganegaraan: Belanda
Kewarganegaraan lain yang tercatat dalam sejumlah database: Suriname
Tinggi badan: sekitar 177 cm
Berat badan: sekitar 67 kg
Kaki dominan: kanan
Posisi utama: gelandang tengah
Posisi alternatif: gelandang bertahan, gelandang serang, bek kanan
Klub saat ini: Jong Sparta Rotterdam
Kompetisi: Tweede Divisie
Kontrak: hingga 30 Juni 2027
Mantan klub: Feyenoord, Beerschot U23, Excelsior U21
Status Timnas Indonesia: belum dipanggil secara resmi ke tim senior berdasarkan sumber yang tersedia.

Statistik Liam Oetoehganal

Musim 2024/2025 bersama Excelsior U21: 21 penampilan menurut pengumuman resmi Sparta Rotterdam. Sparta Rotterdam

Musim 2025/2026 bersama Jong Sparta: 32 pertandingan, 2.549 menit dan 4 assist menurut BeSoccer. BeSoccer

Musim 2025/2026 menurut FootballDatabase: 26 pertandingan, 2.083 menit, 4 assist dan 6 kartu kuning hingga pembaruan April 2026. footballdatabase.eu

Musim 2026/2027: satu penampilan resmi dan 34 menit bermain menurut data BeSoccer yang diperbarui pada September 2026. BeSoccer

Baca Juga: Jadwal Liga 2 Championship 2026/2027 Grup A Terbaru, Ada Persiku vs PSIS dan 4 Laga Lain

Dengan usianya yang baru memasuki 22 tahun, perjalanan Liam Oetoehganal masih cukup panjang. Dari akademi Feyenoord, pengalaman di Beerschot U23, kembali ke Belanda bersama Excelsior U21, hingga mendapatkan kontrak profesional bersama Sparta Rotterdam, kariernya menunjukkan perkembangan secara bertahap.

Bagi publik Indonesia, nama Liam menarik untuk terus dipantau bukan hanya karena latar belakang keturunannya, tetapi juga karena perkembangan kariernya di Belanda. Jika performanya bersama Jong Sparta terus berkembang dan kemudian mendapatkan kesempatan di level yang lebih tinggi, pembicaraan mengenai peluangnya memperkuat Timnas Indonesia dapat kembali mengemuka.(dka)

 

Editor : Baskoro Septiadi
profil Liam Oetoehganal statistik Liam Oetoehganal Liam Oetoehganal piala asean timnas indonesia