RADARSEMARANG.ID – Tim Nasional Malaysia datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah menetapkan target bagi Harimau Malaya untuk melaju hingga partai final turnamen perdana tersebut. Target itu membuat Malaysia harus tampil konsisten sejak fase grup, termasuk ketika menghadapi Indonesia yang menjadi salah satu lawan mereka di Grup A.
Presiden baru FAM, Ab Ghani Hassan, menyatakan Harimau Malaya memiliki kualitas untuk mencapai partai final. Target tersebut kini mulai diuji di lapangan. Pelatih interim Malaysia, Tan Cheng Hoe, menyebut ambisi yang diberikan federasi sebagai sebuah tantangan bagi skuadnya dan meminta para pemain fokus menghadapi pertandingan satu demi satu.
Pernyataan tersebut disampaikan Cheng Hoe dalam konferensi pers jelang pertandingan Malaysia menghadapi Bangladesh. “Ya, sudah tentu ini satu cabaran,” ujar Cheng Hoe, seperti dilaporkan Bernama.
Baca Juga: Jelang Indonesia vs Singapura, Gavin Lee Akui Skuad Garuda Kini Berbeda dan Lebih Kuat
Meski menyadari target tinggi yang diberikan FAM, Cheng Hoe menegaskan perhatian Malaysia saat ini tidak boleh terlalu jauh. Pertandingan melawan Bangladesh menjadi prioritas karena merupakan laga pertama mereka di Grup A. Menurutnya, pertandingan pembuka dalam sebuah turnamen selalu memiliki tantangan tersendiri sehingga Malaysia ingin mengawali kiprahnya dengan hasil positif.
“Perkara paling penting ialah kami bermula dengan keputusan yang baik menentang Bangladesh esok,” kata Cheng Hoe.
23 Pemain Malaysia Siap Diturunkan
Kabar positif datang dari kondisi skuad Malaysia. Cheng Hoe memastikan seluruh 23 pemain berada dalam kondisi bugar dan siap dipilih untuk menghadapi Bangladesh. Malaysia juga membawa sejumlah wajah baru yang diharapkan dapat memberikan tambahan kekuatan dalam persaingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Brad Tapp masuk dalam skuad setelah memperoleh status naturalisasi atau kewarganegaraan Malaysia. Kehadiran ketiganya memberikan tambahan pilihan bagi Cheng Hoe dalam menyusun komposisi tim untuk menghadapi lawan-lawannya di Grup A.
Namun, Malaysia sebelumnya juga harus melakukan perubahan komposisi setelah Faris Danish Asrul, Sergio Aguero, dan Romel Morales dipastikan absen karena cedera. Ketiga pemain tersebut kemudian digantikan Harith Haiqal Adam Afkar, Muhamad Syahir Bashah, dan Paulo Josue.
Baca Juga: Herdman Waspadai Singapura, Strategi Khusus Disiapkan Timnas Indonesia untuk Raih 3 Poin
Bangladesh Jadi Ujian Pertama
Malaysia akan menghadapi Bangladesh pada Jumat (25/9/2026). Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB di SUGBK dan menjadi laga pertama mereka di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Berdasarkan laporan Bernama, Bangladesh saat ini berada di peringkat 181 FIFA, sedangkan Malaysia menempati peringkat 136. Meski secara peringkat Malaysia berada di atas Bangladesh, Cheng Hoe tetap meminta anak asuhnya memberikan respek kepada lawan yang telah melakukan persiapan menghadapi turnamen.
Setelah menghadapi Bangladesh, Malaysia akan menjalani pertandingan yang lebih berat dengan menghadapi Indonesia pada 28 September. Harimau Malaya kemudian akan bertemu Singapura pada 1 Oktober. Rangkaian pertandingan tersebut akan menentukan posisi Malaysia dalam persaingan Grup A sekaligus memengaruhi peluang mereka mengejar target yang telah ditetapkan FAM.
Target Final Malaysia
Format FIFA ASEAN Cup 2026 membuat target final yang dicanangkan FAM memiliki jalur yang jelas. Juara Grup A akan bertemu juara Grup B dalam pertandingan final yang dijadwalkan berlangsung 5 Oktober di SUGBK. Sementara itu, runner-up masing-masing grup akan bertanding untuk memperebutkan tempat ketiga.
Karena itu, hasil pertandingan pertama melawan Bangladesh menjadi bagian penting dari perjalanan Malaysia dalam mengejar target tersebut. Kemenangan pada laga pembuka akan menjadi modal untuk menghadapi pertandingan berikutnya, termasuk duel melawan Indonesia yang berpotensi menjadi salah satu laga penentu persaingan Grup A.
Meski demikian, Cheng Hoe belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai pertandingan melawan Indonesia. Pelatih interim Malaysia tersebut memilih mengarahkan perhatian anak asuhnya kepada laga terdekat melawan Bangladesh sebelum memikirkan pertandingan berikutnya.
“Fokus saya adalah perlawanan esok. Selepas itu, kita akan lihat perkembangan dan keputusan yang dicapai,” kata Cheng Hoe.
Dengan target final yang telah dicanangkan FAM, setiap pertandingan Malaysia di Grup A memiliki arti penting. Harimau Malaya kini harus membuktikan ambisi tersebut melalui hasil di lapangan, dimulai dari pertandingan melawan Bangladesh sebelum menghadapi Indonesia dan Singapura. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi