RADARSEMARANG.ID - Persija Jakarta resmi mendatangkan Marselino Ferdinan pada Rabu (23/9/2026), tepat pada hari terakhir pendaftaran pemain Super League 2026/2027.
Gelandang Timnas Indonesia tersebut dikontrak selama dua musim. Kepindahan ini sekaligus menandai kembalinya Marselino ke kompetisi Indonesia setelah menjalani perjalanan karier di Eropa.
Persija menyebut kehadiran pemain berusia 22 tahun itu menambah pilihan sekaligus memperkaya kekuatan lini tengah.
Lantas, apa saja perubahan yang menarik untuk diperhatikan setelah Marselino bergabung?
Baca Juga: Marselino Ferdinan Dapat Nomor 10 di Persija, Debut Bareng Shin Tae-yong Masih Jadi Tanda Tanya
1. Pilihan di Lini Tengah Bertambah
Marselino memiliki posisi utama sebagai gelandang serang, tetapi juga dapat dimainkan di area penyerangan.
Kehadirannya membuat Shin Tae-yong memiliki tambahan opsi untuk mengatur komposisi lini tengah maupun sektor depan.
Metro TV mencatat Persija juga memiliki Stjepan Loncar dan Rayhan Hannan di sektor tengah.
Artinya, Marselino akan menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan pelatih setelah kondisinya benar-benar siap.
2. Reuni dengan Shin Tae-yong
Transfer ini juga menghadirkan kembali hubungan profesional antara Marselino dan Shin Tae-yong.
Keduanya pernah bekerja sama di Timnas Indonesia. Shin menjadi salah satu pelatih yang memberikan kepercayaan kepada Marselino di level senior.
Kini, hubungan tersebut berlanjut di level klub bersama Persija.
Sebelum transfer resmi terjadi, nama Marselino memang sudah beberapa kali dikaitkan dengan Persija setelah Shin Tae-yong menangani klub ibu kota. Namun saat itu statusnya masih sebatas rumor.
Kini kabar tersebut telah berubah menjadi fakta setelah Persija mengumumkan perekrutan Marselino.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Belum Bisa Langsung Debut di Persija, Kapan Tampil di Super League 2026?
3. Persija Mendapat Pemain dengan Pengalaman Eropa
Marselino kembali ke Indonesia setelah menjalani pengalaman di beberapa klub Eropa.
Ia pernah memperkuat KMSK Deinze di Belgia, kemudian Oxford United di Inggris, sebelum dipinjamkan ke AS Trenčín di Slovakia.
Namun, perjalanan tersebut juga diwarnai keterbatasan menit bermain dan masalah cedera. Detik mencatat Marselino hanya mendapat sejumlah kesempatan bermain selama periode kariernya di Eropa.
Karena itu, tantangan berikutnya adalah bagaimana Marselino mengembalikan ritme pertandingan dan kebugarannya.
4. Debut Tidak Bisa Dipaksakan
Meski sudah resmi dikontrak, Marselino belum tentu langsung tampil bersama Persija.
Ia masih menjalani pemulihan cedera dan belum berada dalam kondisi untuk langsung bermain.
Marselino sendiri mengatakan fokusnya saat ini adalah mengembalikan performa dan kebugaran.
Kondisi tersebut membuat proses menuju debut menjadi hal yang patut dipantau. Persija tentu perlu melihat perkembangan fisiknya sebelum memberikan menit bermain.
5. Ekspektasi terhadap Marselino Ikut Naik
Kedatangan Marselino otomatis menambah perhatian terhadap Persija.
Ia datang sebagai pemain Timnas Indonesia yang sudah memiliki pengalaman internasional sekaligus pengalaman bermain di luar negeri.
Marselino juga menyampaikan harapan untuk memberikan yang terbaik dan membawa Persija meraih prestasi musim ini.
Namun, kontribusinya di lapangan tetap akan bergantung pada kondisi fisik, proses adaptasi, keputusan pelatih, serta kesempatan bermain yang diperoleh.
Dengan kontrak dua musim, Marselino kini memiliki waktu untuk membangun kembali performanya bersama Persija.
Menunggu Babak Baru Marselino
Transfer Marselino Ferdinan ke Persija membuka babak baru dalam karier pemain yang memulai perjalanan profesionalnya bersama Persebaya Surabaya.
Kini ia kembali ke kompetisi Indonesia dengan pengalaman berbeda setelah menjalani perjalanan di Belgia, Inggris, dan Slovakia.
Publik tinggal menunggu bagaimana Shin Tae-yong akan memanfaatkan kemampuan Marselino setelah sang pemain benar-benar pulih. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi