RADARSEMARANG.ID – Nama Ikram Al Giffari kembali mencuri perhatian setelah tampil di bawah mistar Semen Padang FC saat menghadapi PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.
Kiper muda tersebut dipercaya menjadi penjaga gawang utama Kabau Sirah dalam pertandingan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026).
Ikram tampil dengan ketenangan dan refleks yang menjadi salah satu modal pentingnya sebagai penjaga gawang muda. Ia harus menghadapi tekanan dari lini serang PSIS yang datang dengan motivasi tinggi setelah meraih kemenangan pada laga perdana.
Baca Juga: Profil Lorensius Sabda: Perjalanan Karier Winger PSIS dari Persikutim hingga Jatidiri
Sebelum menghadapi PSIS, Ikram juga sudah menunjukkan performa menjanjikan ketika mengawal gawang Semen Padang dalam pertandingan pembuka Championship 2026/2027 kontra Persiraja Banda Aceh.
Dalam laga tersebut, Semen Padang menang 1-0. Ikram tercatat melakukan sejumlah penyelamatan penting dan membantu Kabau Sirah mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Performa tersebut menjadi modal bagi Ikram untuk kembali dipercaya menghadapi PSIS.
Kiper Muda dengan Pengalaman Timnas
Ikram Al Giffari bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Berdasarkan data Transfermarkt, pemain kelahiran Pesisir Selatan, 6 Januari 2006, tersebut kini berusia 20 tahun.
Ikram memiliki tinggi badan 1,82 meter dan berposisi sebagai kiper. Ia merupakan pemain asli Indonesia dan saat ini tercatat memperkuat Semen Padang FC. Kontraknya bersama Kabau Sirah berlaku hingga 31 Mei 2027.
Perjalanan Ikram di sepak bola dimulai dari sejumlah sekolah sepak bola di Sumatera Barat. Ia kemudian menimba pengalaman di Semen Padang U-14, PPLP Sumatera Barat hingga PSP Padang U-15 sebelum melanjutkan perjalanan ke level profesional.
Ikram juga memiliki pengalaman memperkuat Timnas Indonesia kelompok usia. Ia pernah menjadi bagian dari tim nasional U-16, U-17 hingga U-19.
Pada 2024, Ikram menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 yang berhasil menjuarai Piala AFF U-19. Pengalaman tersebut membuatnya memiliki jam terbang internasional sejak usia muda.
Sempat Dipinjamkan ke Bekasi City
Perkembangan karier Ikram semakin menarik setelah dirinya mendapatkan pengalaman bersama Bekasi City pada musim 2025/2026.
Ia tampil cukup reguler dan mencatat 22 penampilan di kompetisi Championship musim tersebut. Data ILeague mencatat Ikram membuat 87 penyelamatan sepanjang kompetisi.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Ikram ketika kembali ke Semen Padang.
Pada musim 2026/2027, manajemen Semen Padang kembali mempertahankan Ikram. Presiden klub Andre Rosiade menyebut Ikram sebagai salah satu dari sedikit pemain lama yang dipertahankan untuk musim baru. Ia juga disebut sebagai pemain muda terbaik Liga 2 Championship musim sebelumnya.
Kini, Ikram mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya bersama Semen Padang.
Dengan usia yang masih 20 tahun, pengalaman di kompetisi nasional dan timnas kelompok usia menjadi modal berharga bagi Ikram untuk terus berkembang.
Penampilannya saat menghadapi PSIS pun menjadi bagian dari proses tersebut. Bagi Semen Padang, keberadaan Ikram memberikan opsi pemain muda di posisi penjaga gawang sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi Kabau Sirah.
Editor : Baskoro Septiadi