Pembagian Grup Liga Nusantara 2026/2027, 24 Klub Berebut 3 Tiket Menuju Championship Pakai Format Baru

Baskoro Septiadi • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 18:42 WIB
Owner’s Meeting Liga Nusantara 2026/27 yang digelar di Kantor I.League, Jakarta, Kamis (17/9).
Owner’s Meeting Liga Nusantara 2026/27 yang digelar di Kantor I.League, Jakarta, Kamis (17/9).

RADARSEMARANG.ID – Liga Nusantara 2026/27 akan hadir dengan format kompetisi baru. Sebanyak 24 klub bakal bersaing dalam kompetisi yang menjadi salah satu jalur menuju promosi ke Championship 2027/28.

Perubahan tersebut mencakup format pertandingan, regulasi kompetisi, hingga penerapan sistem club licensing.

Penyesuaian ini menjadi bagian dari upaya I.League membangun kompetisi yang lebih terstruktur sekaligus mendorong klub agar semakin profesional.

Baca Juga: Jadwal Super League Terbaru September: 9 Laga Panas Siap Digelar, Ada Persib dan Persija

Rencana tersebut dibahas dalam Owner’s Meeting Liga Nusantara 2026/27 yang digelar di Kantor I.League, Jakarta, Kamis (17/9).

Musim ini, 24 klub peserta akan dibagi ke dalam tiga grup berdasarkan wilayah geografis. Grup A dihuni klub-klub wilayah Barat, Grup B wilayah Tengah, sedangkan Grup C terdiri dari klub wilayah Timur.

Kompetisi dijadwalkan berlangsung mulai 30 Oktober 2026 hingga 6 Februari 2027.

Pada babak pendahuluan, masing-masing grup akan menggunakan format double round robin dengan sistem kandang dan tandang. Persaingan di fase ini menjadi penentu klub yang berhak melaju ke babak delapan besar.

Tiket delapan besar diberikan kepada tiga juara grup, satu runner-up terbaik, serta dua tim peringkat ketiga terbaik.

Memasuki babak delapan besar, delapan klub akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi empat tim. Pertandingan dimainkan secara sentralisasi menggunakan format single round robin.

Dua klub yang keluar sebagai juara grup delapan besar akan melaju ke final sekaligus mendapatkan hak promosi ke Championship 2027/28, dengan catatan memenuhi persyaratan Lisensi Championship.

Sementara itu, dua runner-up grup delapan besar masih memiliki kesempatan promosi. Mereka akan bertanding dalam playoff promosi untuk memperebutkan satu jalur tambahan menuju Championship.

Baca Juga: Klasemen Championship Grup A September 2026 Terbaru, Posisi PSIS Semarang Bikin Penasaran

Babak playoff promosi dan Grand Final akan dimainkan dalam satu pertandingan di venue netral yang ditentukan oleh I.League.

“Liga Nusantara 2026/27 kami siapkan bukan hanya sebagai kompetisi untuk menentukan prestasi di lapangan, tetapi juga sebagai bagian dari proses membangun klub yang semakin profesional. Karena itu, aspek sporting merit dan club licensing kami tempatkan sebagai dua bagian yang tidak terpisahkan.”

Format baru tersebut juga memberikan penekanan lebih besar terhadap kesiapan klub di luar aspek pertandingan. Klub dituntut mempersiapkan berbagai kebutuhan apabila nantinya memperoleh hak promosi.

“Kami ingin klub-klub memiliki waktu dan ruang yang cukup untuk mempersiapkan diri, baik dari sisi tim, infrastruktur, finansial, sumber daya manusia, legalitas, pemasaran, maupun program pengembangan dan keberlanjutan. Targetnya adalah ketika sebuah klub mendapatkan hak promosi, klub tersebut juga siap secara administratif dan struktural untuk bermain di level Championship,” ujar Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.

Dalam Owner’s Meeting tersebut, I.League juga memastikan penerapan Club Licensing Cycle 2026/27 yang akan menjadi dasar untuk kompetisi Championship 2027/28.

Ada tujuh aspek yang menjadi kriteria lisensi klub, yakni sporting, infrastructure, personnel, legal, financial, development & sustainability, serta marketing.

Seluruh 24 klub peserta Liga Nusantara wajib mengikuti proses Lisensi Liga Nusantara. Sementara itu, klub yang memperoleh hak promosi harus mengikuti proses Lisensi Championship.

Dengan demikian, hasil di lapangan bukan menjadi satu-satunya penentu promosi. Klub yang mendapatkan hak promosi berdasarkan sporting merit juga harus memenuhi persyaratan lisensi untuk dapat tampil di Championship.

Liga Nusantara 2026/27 memberikan hak prioritas promosi kepada klub yang menempati peringkat 1, 2, dan 3 berdasarkan sporting merit. Namun, hak tersebut tetap bergantung pada kepemilikan Lisensi Championship.

Apabila tidak ada klub yang memenuhi persyaratan Lisensi Championship, hak promosi dinyatakan gugur. Dampaknya, tiga klub yang seharusnya terdegradasi dari Championship tetap bertahan di kompetisi tersebut.

“Pesan yang ingin kami sampaikan kepada seluruh peserta adalah bahwa prestasi dan kesiapan klub harus berjalan bersama. Sporting merit memberikan hak berdasarkan hasil kompetisi, sementara lisensi memastikan klub yang naik level memenuhi standar yang diperlukan. Keduanya menjadi bagian dari ekosistem kompetisi yang ingin kami bangun,” kata Ferry Paulus.

Baca Juga: Persebaya Wajib Waspadai Amunisi Garudayaksa, Ada Winger Australia hingga Pemain Timnas Haiti

Dengan format tersebut, Liga Nusantara 2026/27 tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi tahapan bagi klub untuk mempersiapkan diri menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Kompetisi ini sekaligus diharapkan memperkuat struktur piramida sepak bola Indonesia dan memberikan jalur promosi yang lebih terukur bagi klub-klub peserta.

Pembagian Grup Liga Nusantara 2026/27

Grup A: Persikotas Nusantara, Pekanbaru FC, Persikota Tangerang, Persekat Tegal, Persitara Jakarta Utara, Sriwijaya FC, Batavia FC, Pesik Kuningan.

Grup B: Putra Sang Fajar FC, Persipa Pati, Persika Karanganyar, Persibo Bojonegoro, Persiba Bantul, Persibangga Purbalingga, Persinga Ngawi, Gresik United FC.

Grup C: Persinab FC, Persikutim Patriot United, Persekabpas, Perseden Denpasar, Donggala FC, Pasuruan United, Persipani Paniai, PSN Ngada.

Editor : Baskoro Septiadi
Liga Nusantara 2026/27 format Liga Nusantara promosi Championship 2027/28 I.League liga nusantara