RADARSEMARANG.ID – Klasemen Liga 2 Grup A terbaru September 2026 mulai menjadi perhatian setelah seluruh pertandingan pekan pertama Pegadaian Championship 2026/2027 selesai digelar. Persikad Depok untuk sementara berada di posisi teratas, sementara PSIS Semarang dan Semen Padang FC membuntuti dari papan atas dengan koleksi poin yang sama.
Persaingan Liga 2 2026/2027 Grup A langsung berlangsung ketat sejak pertandingan pertama. Lima pertandingan yang dimainkan pada 11-13 September 2026 menghasilkan sejumlah kejutan, terutama karena beberapa klub harus memulai kompetisi dengan pengurangan poin akibat keputusan operator kompetisi.
Berdasarkan klasemen terbaru per 17 September 2026, Persikad Depok menjadi pemuncak Grup A dengan tiga poin. Persikad mendapatkan tiga angka setelah mengalahkan PSGC Ciamis dengan skor 2-1 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Sabtu, 12 September 2026.
Di bawah Persikad, PSIS Semarang menempati posisi kedua dengan dua poin. Mahesa Jenar sebenarnya mengawali musim dengan kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Jumat, 11 September 2026. Namun, PSIS terkena pengurangan satu poin sebelum kompetisi sehingga kemenangan tersebut membuat koleksi poin akhirnya menjadi dua.
Semen Padang FC juga berada di papan atas dengan dua poin. Tim asal Sumatera Barat tersebut menang 1-0 ketika bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada Minggu, 13 September 2026.
Sama seperti PSIS, Semen Padang harus menerima pengurangan satu poin sehingga hasil kemenangan pada pertandingan pertama belum membuat mereka mengoleksi tiga poin di klasemen.
Posisi berikutnya ditempati PSMS Medan dan Adhyaksa FC Bekasi yang sama-sama mengoleksi satu poin. PSMS mendapatkan satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Sumsel United, sedangkan Adhyaksa FC Bekasi bermain imbang 1-1 dengan Persiku Kudus.
Sementara itu, Sumsel United, PSGC Ciamis dan PSPS Pekanbaru sama-sama mengoleksi nol poin. Sumsel United sebenarnya meraih hasil imbang melawan PSMS Medan, tetapi harus menerima konsekuensi pengurangan satu poin. PSGC dan PSPS sama-sama mengalami kekalahan pada pertandingan pembuka.
Persiku Kudus berada di posisi bawah dengan minus satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi. Persiraja Banda Aceh juga berada di posisi terbawah dengan minus satu poin setelah kalah 0-1 dari Semen Padang FC.
Dengan demikian, klasemen Liga 2 Grup A terbaru September 2026 memperlihatkan situasi yang cukup unik. Tidak semua tim yang menang pada pekan pertama langsung mengoleksi tiga poin. Sebaliknya, ada klub yang bermain imbang tetapi tetap harus memulai pekan kedua dari posisi yang kurang menguntungkan karena adanya sanksi pengurangan poin.
Berikut klasemen sementara Liga 2 Grup A 2026/2027 setelah pekan pertama:
1. Persikad Depok – 1 pertandingan, 1 menang, 0 seri, 0 kalah, selisih gol +1, 3 poin.
2. PSIS Semarang – 1 pertandingan, 1 menang, 0 seri, 0 kalah, selisih gol +1, 2 poin.
3. Semen Padang FC – 1 pertandingan, 1 menang, 0 seri, 0 kalah, selisih gol +1, 2 poin.
4. PSMS Medan – 1 pertandingan, 0 menang, 1 seri, 0 kalah, selisih gol 0, 1 poin.
5. Adhyaksa FC Bekasi – 1 pertandingan, 0 menang, 1 seri, 0 kalah, selisih gol 0, 1 poin.
6. Sumsel United – 1 pertandingan, 0 menang, 1 seri, 0 kalah, selisih gol 0, 0 poin.
7. PSGC Ciamis – 1 pertandingan, 0 menang, 0 seri, 1 kalah, selisih gol -1, 0 poin.
8. PSPS Pekanbaru – 1 pertandingan, 0 menang, 0 seri, 1 kalah, selisih gol -1, 0 poin.
9. Persiku Kudus – 1 pertandingan, 0 menang, 1 seri, 0 kalah, selisih gol 0, -1 poin.
10. Persiraja Banda Aceh – 1 pertandingan, 0 menang, 0 seri, 1 kalah, selisih gol -1, -1 poin.
Data klasemen tersebut menunjukkan bahwa Persikad Depok menjadi satu-satunya klub Grup A yang mengawali musim dengan tiga poin bersih. Persikad menang 2-1 atas PSGC Ciamis sehingga langsung membuka jarak satu poin dari PSIS Semarang dan Semen Padang FC.
Namun, jarak tersebut masih sangat tipis. Kompetisi baru memasuki awal musim sehingga satu pertandingan saja bisa mengubah posisi sejumlah klub secara signifikan. Terlebih, PSIS dan Semen Padang hanya terpaut satu poin dari Persikad.
Situasi ini membuat pertandingan pekan kedua menjadi sangat penting. PSIS Semarang akan menghadapi Semen Padang FC dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu, 20 September 2026 pukul 19.00 WIB.
Pertandingan PSIS Semarang vs Semen Padang FC menjadi salah satu duel yang paling menarik perhatian di Grup A karena kedua tim sama-sama memulai musim dengan kemenangan. PSIS menang 2-1 atas PSPS, sedangkan Semen Padang menang 1-0 atas Persiraja.
Keduanya juga memiliki koleksi dua poin akibat pengurangan satu poin. Artinya, kemenangan pada pertandingan pekan kedua berpotensi membawa salah satu tim naik dan memberikan tekanan kepada Persikad Depok yang sementara memimpin klasemen.
Selain duel PSIS vs Semen Padang, pertandingan lain pada pekan kedua juga berpotensi mengubah susunan klasemen. Adhyaksa FC Bekasi akan menghadapi Persikad Depok pada Jumat, 18 September 2026 di Stadion Patriot Candrabhaga.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Persikad untuk mempertahankan posisi puncak. Persikad datang sebagai pemuncak klasemen dengan tiga poin, sedangkan Adhyaksa FC Bekasi baru mengoleksi satu poin setelah bermain imbang pada pekan pertama.
Jika Persikad kembali meraih kemenangan, mereka akan semakin kokoh di papan atas. Namun, hasil pertandingan tentu masih harus ditentukan di lapangan karena seluruh klub Grup A baru memainkan satu pertandingan.
Pertandingan lainnya mempertemukan PSGC Ciamis melawan Sumsel United pada Sabtu, 19 September 2026. Kedua klub sama-sama membutuhkan kemenangan setelah gagal meraih tiga poin pada pekan pertama.
PSGC Ciamis kalah 1-2 dari Persikad Depok, sedangkan Sumsel United bermain imbang 2-2 melawan PSMS Medan. Akan tetapi, Sumsel United harus memperhitungkan pengurangan poin yang membuat mereka memulai pertandingan pekan kedua dari posisi nol poin.
PSPS Pekanbaru juga akan berusaha bangkit ketika menghadapi Persiraja Banda Aceh. Kedua klub sama-sama belum mendapatkan poin positif setelah pertandingan pertama. PSPS kalah 1-2 dari PSIS, sementara Persiraja kalah 0-1 dari Semen Padang.
Pertandingan PSMS Medan melawan Persiku Kudus kemudian dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026. PSMS membawa satu poin dari hasil imbang 2-2 kontra Sumsel United, sedangkan Persiku memiliki minus satu poin akibat sanksi pengurangan poin.
Jadwal pekan kedua Grup A tersebut sudah tercantum dalam informasi pertandingan kompetisi. Pertandingan dimulai pada Jumat, 18 September 2026 dan berlanjut hingga Minggu, 20 September 2026.
Menariknya, persoalan pengurangan poin menjadi salah satu warna penting dalam klasemen Liga 2 Grup A musim 2026/2027. Pada musim ini, sejumlah klub harus memulai kompetisi dengan beban poin yang berbeda.
Laporan mengenai klasemen Grup A menyebut PSIS Semarang, Semen Padang FC, Persiku Kudus dan Persiraja Banda Aceh mendapatkan pengurangan poin sebelum kompetisi berlangsung. Karena itu, pembaca perlu melihat kolom poin secara hati-hati dan tidak hanya mengandalkan hasil pertandingan terakhir.
Sebagai contoh, PSIS Semarang menang pada pertandingan pertama. Secara normal, kemenangan tersebut menghasilkan tiga poin. Akan tetapi, setelah pengurangan satu poin, poin yang tercatat di klasemen menjadi dua.
Hal serupa terjadi pada Semen Padang FC. Kemenangan 1-0 atas Persiraja seharusnya menghasilkan tiga poin, tetapi setelah pengurangan satu poin, mereka berada di angka dua.
Kondisi berbeda dialami Persiku Kudus. Mereka bermain imbang 1-1 dengan Adhyaksa FC Bekasi sehingga secara hasil pertandingan memperoleh satu poin. Namun, setelah dikurangi dua poin, posisi Persiku menjadi minus satu poin.
Persiraja Banda Aceh juga harus memulai perjalanan musim dengan minus satu poin. Kekalahan dari Semen Padang membuat posisi mereka semakin berat karena bukan hanya belum memperoleh angka dari pertandingan, tetapi juga memiliki defisit poin akibat sanksi.
Situasi tersebut membuat persaingan Grup A tidak sekadar ditentukan oleh jumlah kemenangan dan kekalahan. Posisi klasemen juga dipengaruhi oleh pengurangan poin yang sudah ditetapkan sebelum kompetisi berlangsung.
Bagi klub-klub yang mendapatkan sanksi, setiap pertandingan memiliki nilai yang sangat penting. Kemenangan menjadi salah satu cara paling cepat untuk menghapus defisit dan memperbaiki posisi klasemen.
Sementara itu, klub seperti Persikad Depok yang tidak memulai musim dengan defisit memiliki keuntungan dalam hal posisi angka. Kemenangan pada pekan pertama langsung membawa mereka ke puncak klasemen dengan tiga poin.
Meski demikian, posisi puncak setelah pekan pertama belum bisa dijadikan gambaran akhir perjalanan kompetisi. Liga 2 2026/2027 masih panjang dan setiap klub masih akan menjalani banyak pertandingan.
Persikad bahkan sudah memiliki jadwal pertandingan berikutnya melawan Adhyaksa FC Bekasi pada 18 September. Setelah itu, mereka dijadwalkan menghadapi Persiraja Banda Aceh pada 26 September dan PSMS Medan pada 3 Oktober.
Rangkaian pertandingan tersebut akan menjadi ujian bagi konsistensi Persikad. Sebab, mempertahankan posisi teratas tentu membutuhkan hasil positif secara berkelanjutan, bukan hanya kemenangan pada pertandingan pembuka.
PSIS Semarang juga menjadi klub yang patut diperhatikan dalam perkembangan klasemen Liga 2 Grup A. Mahesa Jenar memulai musim dengan kemenangan atas PSPS Pekanbaru dan saat ini berada di posisi kedua dengan dua poin.
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Semen Padang Bangun Skuad Mewah untuk Pegadaian Championship
Pertandingan melawan Semen Padang pada pekan kedua akan menjadi salah satu laga penting bagi PSIS. Jika mampu meraih kemenangan, perolehan angka mereka akan berubah secara signifikan dan persaingan papan atas semakin terbuka.
Semen Padang juga mempunyai situasi serupa. Kemenangan di Banda Aceh menunjukkan bahwa mereka mampu mendapatkan hasil positif di pertandingan pembuka. Namun, pertandingan melawan PSIS akan menjadi tantangan berbeda karena menghadapi salah satu tim yang juga berada di papan atas.
Sementara itu, PSMS Medan berada di posisi keempat dengan satu poin. Hasil imbang 2-2 melawan Sumsel United membuat mereka belum mendapatkan kemenangan, tetapi juga belum menelan kekalahan.
Posisi kelima ditempati Adhyaksa FC Bekasi dengan satu poin. Mereka memiliki hasil yang sama dengan PSMS, tetapi berbeda lawan pada pertandingan pembuka. Adhyaksa bermain imbang 1-1 melawan Persiku Kudus.
Di papan tengah bawah, Sumsel United berada di posisi keenam dengan nol poin setelah pengurangan poin. Padahal, pertandingan melawan PSMS berakhir 2-2.
PSGC Ciamis dan PSPS Pekanbaru sama-sama belum mendapatkan poin setelah menelan kekalahan. PSGC kalah 1-2 dari Persikad, sementara PSPS kalah 1-2 dari PSIS.
Dua posisi terbawah ditempati Persiku Kudus dan Persiraja Banda Aceh. Kedua klub sama-sama memiliki minus satu poin, tetapi perjalanan kompetisi masih sangat panjang sehingga posisi tersebut masih sangat mungkin berubah.
Bagi pembaca yang mencari informasi "klasemen Liga 2 Grup A terbaru September 2026", "klasemen Liga 2 2026/2027", atau "klasemen Pegadaian Championship Grup A", perubahan tabel akan sangat bergantung pada hasil pertandingan pekan kedua dan pertandingan-pertandingan berikutnya.
Operator kompetisi ILeague juga menyediakan jadwal dan hasil pertandingan Pegadaian Championship 2026/2027, termasuk pertandingan Grup A dan Grup B. Pada laman resmi tersebut, hasil pekan pertama Grup A tercatat PSIS menang 2-1 atas PSPS, Persikad menang 2-1 atas PSGC, Persiku imbang 1-1 dengan Adhyaksa FC, Sumsel United imbang 2-2 dengan PSMS, serta Persiraja kalah 0-1 dari Semen Padang.
Dengan hasil tersebut, persaingan klasemen Liga 2 Grup A September 2026 masih sangat terbuka. Persikad memang berada di posisi pertama, tetapi selisih dengan dua klub di bawahnya hanya satu poin.
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Resmi Gabung Persis Solo, Terens Puhiri Langsung Pasang Target
PSIS dan Semen Padang bahkan memiliki kesempatan untuk mengubah posisi dalam waktu dekat. Pertemuan keduanya pada pekan kedua akan menjadi salah satu pertandingan yang dapat memengaruhi persaingan papan atas.
Di sisi lain, klub-klub yang masih berada di papan bawah juga memiliki peluang memperbaiki posisi. Pertandingan pekan kedua memberikan kesempatan untuk mengumpulkan poin pertama atau mengurangi defisit yang sudah ada.
Karena kompetisi baru memasuki pekan kedua, klasemen saat ini sebaiknya dibaca sebagai gambaran awal perjalanan Liga 2 2026/2027, bukan posisi akhir musim. Perubahan dapat terjadi setiap pekan seiring bertambahnya jumlah pertandingan.
Untuk sementara, Persikad Depok memimpin Grup A dengan tiga poin, disusul PSIS Semarang dan Semen Padang FC dengan dua poin. PSMS Medan serta Adhyaksa FC Bekasi menguntit dengan satu poin.
Sementara Sumsel United, PSGC Ciamis dan PSPS Pekanbaru masih berada di angka nol. Persiku Kudus dan Persiraja Banda Aceh harus berjuang dari posisi minus satu poin.
Perkembangan klasemen Liga 2 Grup A terbaru September 2026 akan semakin menarik memasuki pekan kedua. Pertandingan Adhyaksa FC Bekasi vs Persikad Depok, PSGC Ciamis vs Sumsel United, PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh, serta PSMS Medan vs Persiku Kudus akan menjadi penentu perubahan papan klasemen sebelum duel PSIS Semarang vs Semen Padang FC.
Dengan begitu, perhatian pencinta sepak bola nasional tidak hanya tertuju pada siapa yang berada di puncak klasemen, tetapi juga bagaimana klub-klub yang terkena pengurangan poin mampu mengejar ketertinggalan. Awal musim Liga 2 2026/2027 sudah menunjukkan bahwa persaingan Grup A berlangsung ketat dan setiap poin memiliki arti penting.
Klasemen sementara per 17 September 2026 masih menempatkan Persikad Depok sebagai pemimpin Grup A. Namun, posisi tersebut belum aman karena jarak poin dengan PSIS Semarang dan Semen Padang FC sangat tipis. Pekan kedua berpotensi menghadirkan perubahan besar dalam susunan klasemen Liga 2 Grup A 2026/2027.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi