RADARSEMARANG.ID – Bursa transfer Liga 2 September 2026 masih menjadi perhatian pencinta sepak bola Indonesia meski kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 sudah resmi dimulai. Sejumlah klub masih menjadi sorotan karena aktivitas perekrutan pemain, perubahan komposisi skuad, hingga langkah manajemen dalam membangun tim untuk menghadapi persaingan musim ini.
Nama PSIS Semarang, Persis Solo, dan Persipura Jayapura termasuk yang paling banyak mendapat perhatian. Ketiganya memiliki cerita berbeda dalam menyusun kekuatan untuk menghadapi kompetisi Liga 2 2026/2027.
PSIS menjadi sorotan karena melakukan perubahan komposisi cukup besar sejak persiapan musim baru. Persis Solo juga melakukan pembangunan ulang skuad setelah turun kasta, sedangkan Persipura hadir dengan kombinasi pemain lama dan wajah baru untuk menjaga daya saing Mutiara Hitam.
Situasi tersebut membuat pembahasan mengenai bursa transfer Liga 2 2026/2027 belum berhenti meski pertandingan pertama sudah dimainkan. Perkembangan skuad, pemain baru, pemain yang dipertahankan, hingga perpindahan pemain menjadi informasi yang terus dicari suporter.
PSIS Semarang menjadi salah satu klub yang menarik perhatian sejak awal persiapan. Mahesa Jenar mendatangkan sejumlah pemain untuk membentuk tim yang lebih kompetitif setelah hasil yang kurang memuaskan pada musim sebelumnya.
Data ILeague mencatat PSIS telah memperkenalkan enam pemain anyar hingga akhir Juni 2026, yakni Jack Brown, Komang Tri Arta Wiguna, Agus Nova, Ray Redondo, Syahrian Abimanyu, dan Hari Nur Yulianto. Klub juga mempertahankan Krisna Jhon serta Rizky Darmawan dan menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala.
Pergerakan tersebut kemudian berlanjut pada periode berikutnya. PSIS juga mendatangkan pemain seperti Andy Setyo, Ricki Ariansyah, hingga Akbar Arjunsyah untuk memperkuat sejumlah sektor.
Akbar Arjunsyah menjadi salah satu tambahan di lini pertahanan. Bek berusia 24 tahun tersebut sebelumnya memperkuat Dewa United dan pernah membela Persija Jakarta serta menjalani peminjaman di Persijap Jepara. Perekrutan Akbar diumumkan PSIS pada Juli 2026.
Sementara itu, Ricki Ariansyah didatangkan dari Semen Padang untuk menambah opsi di lini tengah. Pemain asal Medan tersebut mempunyai pengalaman bermain di sejumlah klub Indonesia sebelum bergabung dengan PSIS.
Menariknya, aktivitas PSIS tidak langsung berhenti setelah kompetisi mendekati kick-off. Pada awal September 2026, manajemen masih membuka peluang menambah pemain.
Ayo Semarang melaporkan pada 6 September 2026 bahwa PSIS masih mencari pemain muda, terutama untuk memenuhi kebutuhan regulasi pemain U-21. Saat itu, skuad PSIS disebut berisi sekitar 30 pemain dari maksimal 35 pemain yang dapat didaftarkan.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa bursa transfer PSIS September 2026 tetap menarik untuk dipantau. Perhatian tidak hanya tertuju kepada pemain bintang, tetapi juga kepada pemain muda yang dapat memenuhi kebutuhan regulasi sekaligus memperdalam skuad.
Kekuatan baru PSIS juga mulai terlihat ketika kompetisi resmi bergulir. Pada pertandingan pembuka Pegadaian Championship 2026/2027, PSIS mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1 di Stadion Jatidiri, Jumat, 11 September 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Akbar Arjunsyah bahkan mencetak gol untuk PSIS pada menit ke-27. Lorensius Amanat Sabda kemudian mencetak gol kedua, sedangkan PSPS membalas melalui Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho.
Komposisi starting XI PSIS pada pertandingan tersebut juga memperlihatkan sejumlah pemain yang menjadi bagian dari hasil aktivitas transfer dan pembangunan skuad musim baru. Andy Setyo, Komang Tri, Akbar Arjunsyah, Deri Corfe, hingga Rafael de Sa Rodrigues tampil sejak awal.
Perkembangan tersebut membuat PSIS tidak sekadar menjadi klub yang aktif di bursa transfer, tetapi juga menjadi salah satu tim yang menarik untuk diamati setelah kompetisi memasuki pertandingan resmi.
Di sisi lain, Persis Solo menjadi klub yang tidak kalah ramai dibicarakan dalam bursa transfer Liga 2 2026/2027. Persis memasuki musim ini setelah terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kondisi tersebut membuat manajemen melakukan perubahan besar terhadap komposisi tim.
Radar Solo melaporkan bahwa Persis melakukan pembangunan ulang skuad secara besar-besaran. Dari skuad musim sebelumnya, hanya empat pemain yang dipertahankan, sementara klub mendatangkan 23 pemain anyar, termasuk empat pemain asing.
Perombakan tersebut menunjukkan betapa besar perubahan yang terjadi di tubuh Laskar Sambernyawa. Persis tidak hanya melakukan penambahan beberapa pemain, tetapi membangun komposisi baru untuk menghadapi kompetisi Liga 2.
Persis kemudian secara resmi merilis skuad musim 2026/2027 pada 11 September 2026. Sebanyak 32 pemain dipersiapkan untuk mengikuti Pegadaian Championship dan League Cup.
Pelatih Persis, Ricky Nelson, menjelaskan bahwa komposisi tim menggabungkan pemain muda dan senior. Menurutnya, karakter kompetisi Liga 2 membutuhkan kekuatan fisik sehingga perpaduan pemain muda dan berpengalaman menjadi bagian dari komposisi tim.
Pada hari yang sama, Persis juga mengumumkan kedatangan penjaga gawang Risnanda Rafa dan bek tengah Rafa Abdurahman. Rafa Abdurahman merupakan pemain muda yang pernah memperkuat Persija U-20 dan Pekanbaru FC serta memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia U-19.
Daftar aktivitas transfer Persis juga cukup menarik karena sebelumnya klub mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Terens Puhiri, Juan Mera, Henry Doumbia, dan Slavko Damjanovic. Komposisi tersebut membuat Persis menjadi salah satu tim yang mendapatkan sorotan besar menjelang musim baru.
Namun, aktivitas transfer tidak otomatis menjadi jaminan hasil pertandingan. Persis langsung mendapat ujian pada awal kompetisi.
Dalam pertandingan pekan pertama, Persis menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya pada 13 September 2026. Berdasarkan data ILeague, Persela memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.
Hasil tersebut membuat perjalanan Persis pada awal Liga 2 2026/2027 menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan. Dengan skuad baru yang cukup besar, tim membutuhkan proses untuk membangun koneksi antarpemain dan menyesuaikan strategi yang diterapkan pelatih.
Persis selanjutnya dijadwalkan menghadapi PSBS Biak di Stadion Manahan pada 20 September 2026. Setelah itu, Persis akan menghadapi Persipura Jayapura pada 26 September 2026.
Duel Persis melawan Persipura bahkan berpotensi menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian karena mempertemukan dua klub dengan sejarah panjang dan basis suporter besar.
Nama Persipura Jayapura sendiri juga tidak dapat dilepaskan dari pembahasan bursa transfer Liga 2 September 2026.
Mutiara Hitam melakukan persiapan dengan membangun komposisi skuad yang memadukan pemain lama dan pemain baru. Pada 30 Agustus 2026, Persipura secara resmi memperkenalkan 35 pemain untuk musim 2026/2027.
Menurut ILeague, skuad tersebut terdiri dari sejumlah pemain berpengalaman dan pemain yang lebih muda. Beberapa nama yang diperkenalkan antara lain Ian Louis Kabes, Todd Rivaldo Ferre, Gunansar Papua Mandowen, Boaz Theofilus Erwin Solossa, Yohanes Ferinando Pahabol, Reno Salempessy, Jeam Kelly Sroyer, hingga Alexandro dos Santos Ferreira.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa Persipura tidak melakukan pembangunan tim dengan hanya mengandalkan wajah baru. Sejumlah pemain yang sudah mengenal karakter klub tetap menjadi bagian penting dari skuad musim ini.
Alexandro dos Santos Ferreira menjadi salah satu nama yang menarik perhatian. ILeague mencatat Persipura menaruh harapan kepada pemain asal Brasil tersebut untuk menambah kualitas dan daya saing tim pada Championship 2026/2027.
Di sisi lain, Persipura juga melakukan pergerakan keluar. Salah satu yang tercatat adalah peminjaman Markus Otto Alberti Madjar ke PSS Sleman. ILeague mengonfirmasi Markus bergabung dengan PSS untuk kompetisi Super League 2026/2027.
Situasi tersebut memperlihatkan bahwa bursa transfer tidak hanya berbicara mengenai siapa pemain yang datang. Perpindahan pemain keluar, peminjaman, serta penataan ulang skuad juga menjadi bagian dari strategi klub.
Persipura kemudian memulai kompetisi dengan menghadapi Barito Putera pada 12 September 2026. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan Barito Putera 3-2 atas Persipura.
Meskipun pertandingan pertama berakhir dengan kekalahan, Persipura masih memiliki rangkaian pertandingan panjang untuk membangun performa sepanjang musim. Salah satu laga yang paling dinantikan adalah pertemuan dengan Persis Solo pada 26 September 2026.
Pertandingan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian jadwal Persis yang cukup padat pada awal musim. Bagi kedua tim, duel tersebut bukan sekadar pertandingan biasa karena Persis dan Persipura sama-sama memiliki sejarah kuat dalam sepak bola Indonesia.
Jika melihat perkembangan hingga pertengahan September 2026, pembahasan bursa transfer Liga 2 mulai bergeser. Sebelumnya, perhatian tertuju pada siapa saja pemain yang direkrut. Setelah kompetisi berjalan, pertanyaan yang lebih banyak muncul adalah bagaimana para pemain baru tersebut memberikan dampak terhadap permainan tim.
PSIS sudah mendapatkan kemenangan pada laga pembuka. Persis harus menerima kekalahan dari Persela. Sementara Persipura kalah tipis dari Barito Putera. Tiga hasil tersebut memberikan gambaran awal, tetapi belum dapat menjadi ukuran akhir perjalanan masing-masing klub dalam kompetisi yang masih panjang.
Bagi PSIS, fokus berikutnya adalah mempertahankan momentum setelah menang atas PSPS. Kedalaman skuad juga menjadi perhatian karena kompetisi berlangsung dalam periode panjang dengan jadwal pertandingan yang harus dijalani secara konsisten.
Untuk Persis, tantangannya adalah menyatukan skuad yang mengalami perubahan besar. Banyaknya pemain baru memberikan pilihan lebih luas bagi pelatih, tetapi proses membangun chemistry juga menjadi bagian dari perjalanan tim.
Sedangkan Persipura mempunyai modal berupa perpaduan pemain berpengalaman dan pemain baru. Kehadiran nama-nama seperti Boaz Solossa, Ian Kabes, Todd Ferre, Pahabol, hingga pemain asing seperti Alexandro membuat skuad Mutiara Hitam tetap menarik untuk diikuti.
Karena itu, update bursa transfer Liga 2 September 2026 tidak hanya menarik bagi suporter tiga klub tersebut. Pergerakan PSIS, Persis, dan Persipura juga menjadi bagian dari persaingan lebih besar di Pegadaian Championship 2026/2027.
Perlu dicatat, daftar pemain dapat berubah apabila klub melakukan pendaftaran, peminjaman, pelepasan, atau perubahan komposisi sesuai regulasi kompetisi. Karena itu, informasi transfer sebaiknya dibedakan antara pemain yang sudah diumumkan resmi klub dengan nama yang baru sebatas rumor atau pemberitaan.
Bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan secara akurat, laman resmi ILeague dan kanal resmi masing-masing klub dapat menjadi rujukan utama. Data ILeague juga menjadi referensi penting untuk memantau skuad, jadwal, hasil pertandingan, dan status pemain.
Dengan kompetisi yang baru memasuki fase awal, bukan tidak mungkin masih ada perkembangan baru dari sejumlah klub. Namun, untuk PSIS, Persis Solo, dan Persipura Jayapura, perubahan skuad yang dilakukan sejak pramusim sudah menjadi salah satu cerita terbesar dalam bursa transfer Liga 2 2026/2027.
Kini perhatian mulai beralih dari siapa yang datang ke pertanyaan yang lebih penting dalam konteks kompetisi: bagaimana pemain-pemain tersebut mampu beradaptasi dan membantu klubnya meraih hasil maksimal.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi