RADARSEMARANG.ID – Persis Solo membuat langkah penting dalam memperkuat lini belakang jelang menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Laskar Sambernyawa resmi mendatangkan bek tengah asal Montenegro, Slavko Damjanovic, sebagai salah satu pemain asing yang diproyeksikan menjadi tembok kokoh pertahanan tim kebanggaan masyarakat Solo.
Pemain berusia 33 tahun tersebut diumumkan sebagai rekrutan asing kedua Persis Solo pada Minggu, 2 Agustus 2026. Kehadiran Slavko diharapkan mampu memberikan pengalaman, ketenangan, serta kualitas bertahan untuk membantu Persis menjalani musim penuh ambisi setelah harus berjuang di kasta kedua sepakbola Indonesia.
Slavko Damjanovic datang bukan sekadar untuk menambah jumlah pemain asing dalam skuad Persis Solo. Mantan pemain Bhayangkara FC itu membawa misi besar, yakni membantu Laskar Sambernyawa kembali ke kompetisi tertinggi Indonesia, Super League.
Bek dengan tinggi badan 189 sentimeter tersebut langsung menunjukkan tekad kuat setelah resmi menjadi bagian dari Persis Solo. Ia mengaku memiliki target utama untuk membawa klub asal Kota Bengawan itu kembali ke kasta tertinggi secepat mungkin.
"Tujuan utama saya di Persis adalah untuk membawa kembali ke divisi pertama secepat mungkin pada musim ini," kata Slavko
Pernyataan tersebut menunjukkan ambisi besar pemain yang memiliki pengalaman bermain di berbagai kompetisi Asia itu. Slavko memahami bahwa Persis Solo memiliki sejarah panjang dan basis suporter besar yang selalu menuntut prestasi.
Bergabung dengan Persis menjadi kesempatan baru bagi Slavko Damjanovic untuk kembali menunjukkan kualitasnya di sepakbola Indonesia. Ia pun menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan manajemen Laskar Sambernyawa.
Bek kelahiran Montenegro itu mengapresiasi keputusan Persis Solo yang memilih dirinya sebagai bagian dari proyek tim musim 2026/2027. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.
"Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan bergabung dengan Persis Solo. Saya berterima kasih kepada manajemen yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi bagian dari tim ini," ujar Slavko.
Persis Solo memang tengah melakukan pembenahan besar untuk menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Setelah gagal mempertahankan posisi di kasta tertinggi, Laskar Sambernyawa kini memiliki target utama kembali promosi ke Super League.
Untuk mewujudkan target tersebut, sektor pertahanan menjadi salah satu perhatian utama. Kehadiran Slavko Damjanovic diharapkan menjadi solusi bagi lini belakang Persis yang membutuhkan sosok pemimpin dengan pengalaman panjang.
Sebagai seorang bek tengah, Slavko memiliki karakter bermain yang mengandalkan kekuatan fisik, duel udara, serta kemampuan membaca permainan. Dengan postur mencapai 189 sentimeter, ia menjadi pemain yang memiliki keunggulan dalam menghadapi bola-bola atas maupun situasi bola mati.
Selain kemampuan bertahan, pengalaman Slavko bermain di berbagai negara menjadi nilai tambah bagi Persis Solo. Ia pernah memperkuat sejumlah klub di Asia sebelum akhirnya kembali berkarier di Indonesia.
Sebelum bergabung dengan Persis, Slavko Damjanovic sudah lebih dulu dikenal oleh pencinta sepakbola Tanah Air. Pada musim 2024, pemain Montenegro tersebut memperkuat Persebaya Surabaya setelah didatangkan dari klub India, Bengaluru FC.
updateBaca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Vukasin Vranes Resmi Tinggalkan Persis Solo, Pernah Berkarier di Eropa dan Berpotensi Jadi Rebutan
Bersama Persebaya Surabaya, Slavko tampil cukup konsisten di lini pertahanan Bajul Ijo. Ia tercatat bermain dalam 29 pertandingan dan berhasil menyumbangkan satu assist.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Slavko bukan hanya memiliki pengalaman, tetapi juga kemampuan untuk menjadi pemain utama dalam sebuah tim. Jumlah penampilan yang cukup tinggi bersama Persebaya menjadi bukti bahwa dirinya mampu bersaing dalam ketatnya kompetisi sepakbola Indonesia.
Sebelumnya, Slavko juga memiliki pengalaman bermain di kompetisi India bersama Bengaluru FC. Pengalaman bermain di luar negeri membuatnya memiliki pemahaman mengenai gaya permainan berbeda dan tuntutan profesional sebagai pemain asing.
Kini, pengalaman tersebut akan menjadi modal penting ketika memperkuat Persis Solo. Laskar Sambernyawa berharap Slavko mampu menjadi pemimpin baru di lini belakang sekaligus membantu pemain muda berkembang di bawah arahannya.
Selain kemampuan teknis, faktor mentalitas juga menjadi alasan Persis Solo memilih Slavko Damjanovic. Sebagai pemain yang sudah berusia 33 tahun, ia memiliki pengalaman menghadapi tekanan pertandingan dan persaingan tingkat tinggi.
Persis membutuhkan pemain seperti Slavko karena perjalanan menuju Super League tidak akan mudah. Kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 diprediksi berlangsung ketat dengan banyak klub yang juga memiliki ambisi promosi.
Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki, Slavko diharapkan mampu memberikan stabilitas pertahanan. Kehadirannya menjadi bagian dari strategi Persis Solo untuk membangun skuad lebih kompetitif.
Slavko sendiri sudah tidak sabar merasakan atmosfer Stadion Manahan Solo. Ia berharap dapat segera tampil di hadapan pendukung Persis dan merasakan dukungan langsung dari suporter Laskar Sambernyawa.
"Saya berharap banyak kepada pendukung datang ke stadion untuk mendukung kami, memberi kami kekuatan untuk mencapai tujuan kami," ujarnya.
Dukungan suporter memang menjadi salah satu kekuatan besar Persis Solo. Stadion Manahan selama ini dikenal memiliki atmosfer luar biasa ketika Laskar Sambernyawa menjalani pertandingan kandang.
Bagi Slavko, dukungan tersebut akan menjadi energi tambahan bagi pemain untuk bekerja lebih keras di lapangan. Ia berharap hubungan antara pemain dan suporter dapat menjadi kekuatan utama dalam perjuangan Persis mengejar tiket promosi.
Dengan bergabungnya Slavko Damjanovic, Persis Solo kini memiliki tambahan pengalaman di sektor pertahanan. Pemain Montenegro tersebut akan menjadi salah satu sosok penting dalam skema permainan Laskar Sambernyawa musim depan.
Statistik Slavko Damjanovic menunjukkan bahwa dirinya merupakan bek yang memiliki jam terbang tinggi. Saat memperkuat Persebaya Surabaya musim 2024, ia mencatatkan 29 penampilan dengan kontribusi satu assist. Catatan tersebut cukup menggambarkan perannya sebagai pemain bertahan yang tidak hanya fokus menghentikan serangan lawan, tetapi juga mampu membantu membangun serangan dari belakang.
Dengan tinggi badan 189 sentimeter, Slavko memiliki keunggulan dalam duel udara dan situasi bola mati. Kemampuan tersebut bisa menjadi senjata tambahan bagi Persis Solo, baik ketika bertahan maupun saat mendapatkan peluang dari sepak pojok atau tendangan bebas.
Selain itu, pengalaman menghadapi berbagai karakter permainan di Asia membuat Slavko memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Hal tersebut menjadi keuntungan bagi Persis Solo yang membutuhkan pemain asing yang mampu langsung memberikan dampak positif.
Kehadiran Slavko Damjanovic juga semakin memperkuat komposisi pemain asing Persis Solo untuk musim 2026/2027. Manajemen Laskar Sambernyawa tentu berharap seluruh pemain yang direkrut mampu memenuhi target besar klub.
Persis Solo tidak hanya ingin tampil sebagai peserta di Pegadaian Championship. Klub yang memiliki sejarah panjang tersebut ingin segera kembali bersaing di level tertinggi sepakbola Indonesia.
Perjalanan menuju Super League membutuhkan konsistensi, kerja keras, dan mental juara. Slavko Damjanovic memahami tantangan tersebut dan siap memberikan seluruh kemampuan untuk membantu Persis Solo mencapai target.
Dengan pengalaman, kualitas bertahan, serta motivasi besar yang dimilikinya, Slavko menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu membawa perubahan bagi Laskar Sambernyawa. Musim 2026/2027 akan menjadi kesempatan bagi bek Montenegro tersebut untuk membuktikan bahwa dirinya masih menjadi salah satu bek asing berkualitas di sepakbola Indonesia.
Persis Solo kini menaruh harapan besar kepada Slavko Damjanovic. Publik Solo menunggu bagaimana kontribusi sang bek tangguh dalam perjuangan panjang mengembalikan Laskar Sambernyawa ke panggung utama sepakbola nasional.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi