RADARSEMARANG.ID – Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho memastikan skuad Garuda tidak akan terpengaruh dengan tekanan maupun provokasi yang kemungkinan muncul saat menghadapi Vietnam pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026. Bek Persija Jakarta tersebut meminta seluruh pemain tetap menjaga fokus dan menjalankan strategi yang telah dipersiapkan tim pelatih demi mendapatkan hasil terbaik.
Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam pada Selasa (4/8/2026) pukul 20.30 WIB di Stadion Pakansari. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dinantikan karena diprediksi bakal menentukan persaingan kedua tim untuk lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026.
Pertemuan Indonesia kontra Vietnam selama ini memang selalu menghadirkan tensi tinggi. Rivalitas kedua negara di sepak bola Asia Tenggara membuat setiap pertandingan berjalan sengit, bahkan tidak jarang muncul berbagai situasi panas di dalam lapangan.
Namun, Rizky Ridho memastikan para pemain Indonesia sudah memahami karakter pertandingan melawan Vietnam. Ia meminta rekan-rekannya tidak kehilangan konsentrasi hanya karena permainan keras atau gangguan dari lawan.
"Kami harus fokus terhadap pertandingan saja, pada tim kami sendiri dan bermain dengan rencana yang diberikan pelatih," kata Ridho dalam konferensi pers jelang pertandingan, Minggu (2/8/2026).
Menurut Rizky Ridho, pengalaman menghadapi Vietnam menjadi modal penting bagi para pemain Timnas Indonesia. Ia mengaku sudah beberapa kali bertemu tim berjuluk The Golden Star Warriors tersebut, baik dalam ajang Piala AFF maupun Kualifikasi Piala Dunia.
Dari sejumlah pertemuan tersebut, Ridho melihat pertandingan Indonesia melawan Vietnam hampir selalu berlangsung dalam tekanan tinggi. Kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar untuk memenangkan pertandingan sehingga aspek mental dan ketenangan pemain menjadi faktor yang sangat menentukan.
Karena itu, pemain berusia muda tersebut memberikan pesan kepada seluruh anggota skuad Garuda agar tetap disiplin dan tidak masuk dalam permainan emosi yang bisa merugikan tim.
"Kami tahu pertandingan melawan Vietnam selalu berjalan dengan intensitas tinggi. Yang terpenting adalah tetap fokus, mengikuti instruksi pelatih, dan tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan tim," ujar Ridho.
Kehadiran teknologi Video Assistant Referee atau VAR juga dinilai Rizky Ridho dapat membuat pertandingan berjalan lebih terkendali. Menurutnya, kedua tim akan lebih berhati-hati karena setiap keputusan penting dapat kembali diperiksa melalui teknologi tersebut.
"Jadi, pasti mereka akan hati-hati, sama seperti kami," ujarnya.
Selain menjaga fokus di lapangan, Rizky Ridho juga berusaha membantu pemain lain dengan membagikan pengalaman menghadapi Vietnam.
Ia menyadari tidak semua pemain memiliki pengalaman bertanding dalam atmosfer panas ketika bertemu rival utama di Asia Tenggara tersebut.
Menurut Ridho, kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting agar Timnas Indonesia mampu tampil maksimal. Ia ingin seluruh pemain datang ke pertandingan bukan dengan rasa takut, melainkan dengan keyakinan bahwa mereka mampu bersaing.
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia John Herdman juga menegaskan bahwa skuad Garuda telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi kemungkinan pertandingan berlangsung dalam tekanan tinggi.
Pelatih asal Inggris tersebut menyebut kelompok kepemimpinan dalam tim telah melakukan evaluasi untuk menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi.
"Bagi kami, ini adalah tentang kembali ke diri kami sendiri. Selalu kembali ke identitas permainan kami, tetap fokus pada tugas yang ada," kata Herdman.
Herdman menilai kunci menghadapi Vietnam bukan hanya soal meredam kekuatan lawan, tetapi juga mempertahankan karakter permainan Indonesia. Ia ingin para pemain tetap percaya diri dengan gaya bermain yang telah dibangun selama turnamen berlangsung.
Dalam laga melawan Vietnam, Rizky Ridho mendapatkan tanggung jawab besar dari John Herdman. Bek tengah tersebut ditugaskan untuk mengawal salah satu pemain paling berbahaya milik Vietnam, Nguyen Xuan Son.
Penyerang Vietnam tersebut dianggap sebagai ancaman utama bagi pertahanan Indonesia karena memiliki kemampuan mencetak gol serta pengalaman menghadapi pertandingan besar.
"Pada pertandingan berikutnya melawan Vietnam, Rizky Ridho punya tugas besar untuk menghadapi penyerang besar, Nguyen Xuan Son," ujar Herdman.
Menurut Herdman, peran pemain bertahan sering kali tidak mendapatkan sorotan sebesar pemain depan. Padahal, keberhasilan sebuah tim meraih kemenangan tidak lepas dari kerja keras lini belakang dalam menjaga keseimbangan permainan.
Ia mencontohkan kontribusi penjaga gawang Cahya yang berhasil mencatatkan clean sheet pada pertandingan sebelumnya. Selain itu, penampilan Rizky Ridho ketika menghadapi Kamboja juga dinilai menunjukkan kualitas seorang pemimpin di lini pertahanan.
Herdman percaya Ridho memiliki kemampuan dan mental bertanding yang dibutuhkan untuk menghadapi tekanan besar. Selain kemampuan bertahan, kapten Timnas Indonesia tersebut juga dianggap mampu memberikan ketenangan kepada pemain lain ketika pertandingan berlangsung sulit.
Vietnam sendiri datang ke pertandingan ini dengan status sebagai juara bertahan Piala AFF. Kondisi tersebut membuat laga Indonesia vs Vietnam semakin menarik karena mempertemukan dua tim yang memiliki sejarah panjang persaingan di kawasan Asia Tenggara.
John Herdman mengakui Vietnam merupakan salah satu lawan terberat yang dihadapi Timnas Indonesia dalam turnamen kali ini. Meski demikian, ia percaya anak asuhnya memiliki motivasi besar untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan para pendukung Garuda.
"Anak-anak ini akan siap untuk bersaing melawan tim yang saya rasa merupakan lawan paling tangguh dalam turnamen. Mereka siap untuk bertarung dan siap menunjukkannya kepada para penggemar mereka," kata Herdman.
Pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026 dipastikan menjadi ujian besar bagi skuad Garuda. Selain membutuhkan strategi yang tepat, Indonesia juga harus mampu menjaga emosi dan konsentrasi selama 90 menit pertandingan.
Dengan kepemimpinan Rizky Ridho, arahan John Herdman, serta dukungan penuh dari para pemain, Timnas Indonesia berharap mampu mengamankan hasil positif. Kemenangan atas Vietnam tidak hanya membuka peluang besar menuju semifinal, tetapi juga menjadi bukti bahwa Garuda semakin siap bersaing menghadapi kekuatan terbaik Asia Tenggara.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi