Update Transfer Liga 2 2026/2027, PSPS Pekanbaru Bikin Gebrakan! Tiga Wonderkid Resmi Direkrut

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 12:20 WIB
PSPS Pekanbaru pemain baru
PSPS Pekanbaru pemain baru

 

RADARSEMARANG.ID – PSPS Pekanbaru menunjukkan keseriusannya dalam menyambut Championship Liga Indonesia 2026/2027. Klub berjuluk Asykar Bertuah itu tidak hanya fokus mendatangkan pemain berpengalaman dan legiun asing, tetapi juga mulai membangun fondasi jangka panjang melalui perekrutan pemain-pemain muda potensial.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa PSPS tidak sekadar ingin bersaing pada musim ini, tetapi juga menyiapkan regenerasi agar tetap kompetitif dalam beberapa musim mendatang.

Di tengah persaingan ketat bursa transfer, manajemen PSPS mengambil langkah strategis dengan mengamankan tiga talenta muda yang dinilai memiliki prospek cerah.

Mereka adalah Mohammad As'ad Zidan yang berposisi sebagai winger, Jenico Raski Nijaya sebagai gelandang, dan penjaga gawang muda Dian Rizkiana. Ketiganya direkrut dari Ari Batavia FC dan diproyeksikan menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang klub asal Riau tersebut.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Persis Solo Gemparkan Transfer, Novan Setya Sasongko Diharapkan Jadi Kunci

Kehadiran tiga pemain muda tersebut bukan sekadar pelengkap skuad. Manajemen melihat mereka sebagai investasi masa depan yang mampu berkembang menjadi pemain inti apabila mendapat kesempatan dan pembinaan yang tepat.

Apalagi, regulasi Championship Liga Indonesia musim 2026/2027 juga mengharuskan setiap klub memberikan ruang lebih besar bagi pemain muda.

Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Jenico Raski Nijaya. Gelandang muda tersebut bukan sosok asing bagi pendukung PSPS Pekanbaru. Ia merupakan lulusan Elite Pro Academy (EPA) U-20 PSPS yang sempat menimba pengalaman bersama Ari Batavia FC selama satu musim.

Kini, Jenico kembali ke klub yang membesarkan namanya dengan harapan mampu menunjukkan perkembangan yang lebih matang. Sementara itu, Mohammad As'ad Zidan dipersiapkan untuk menambah kreativitas di sektor sayap.

Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan keberaniannya dalam duel satu lawan satu menjadi modal penting untuk memperkuat lini serang PSPS.

Di sisi lain, Dian Rizkiana hadir untuk memperkuat persaingan di bawah mistar gawang sekaligus menjadi aset masa depan klub. Kebijakan mendatangkan pemain muda ini dinilai selaras dengan filosofi pelatih kepala Akhyar Ilyas.

Selama berkarier sebagai pelatih, Akhyar dikenal sebagai sosok yang tidak ragu memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang. Ia percaya bahwa talenta muda akan mampu menunjukkan kualitas terbaik apabila diberikan kepercayaan bermain secara konsisten di level kompetitif.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pemain senior dan pemain muda di dalam skuad. Kehadiran pemain-pemain berpengalaman akan menjadi mentor bagi generasi baru sehingga proses regenerasi berjalan lebih efektif.

Dengan demikian, PSPS tidak hanya membangun tim untuk satu musim kompetisi, tetapi juga menyiapkan kekuatan yang berkelanjutan. Persiapan menuju musim baru pun terus dimatangkan.

Saat ini seluruh tim tengah menjalani pemusatan latihan atau training camp di Jakarta. Program latihan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kekompakan tim sekaligus meningkatkan kondisi fisik seluruh pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.

Sebagian besar pemain lokal telah bergabung mengikuti seluruh agenda latihan yang dipimpin langsung oleh Akhyar Ilyas bersama jajaran staf pelatih. Intensitas latihan terus ditingkatkan agar seluruh pemain mampu memahami skema permainan yang akan diterapkan sepanjang musim nanti.

Meski demikian, skuad PSPS masih belum sepenuhnya lengkap. Seluruh pemain asing hingga kini belum mengikuti sesi latihan bersama tim.

Mereka diperkirakan akan segera bergabung setelah seluruh proses administrasi dan kedatangan ke Indonesia selesai. Kehadiran para legiun asing tentu akan membuat komposisi tim semakin lengkap sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi pelatih.

Di bursa transfer musim ini, PSPS termasuk salah satu klub yang bergerak cukup agresif. Manajemen memilih mempertahankan sejumlah pemain yang menjadi tulang punggung tim musim lalu sebagai bentuk menjaga chemistry dan kestabilan permainan.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Persis Solo Lepas 18 Pemain, PSMS Medan Tambah Kekuatan, Semen Padang dan PSIS Tak Mau Ketinggalan

Nama-nama seperti Asir Asiz, Alfin Tuasalamony, Antonio Gamaroni, Vieri Donny, Ilham Fathoni, Ilham Syafri, Misbakus Solikin, hingga Pramudya Dwi tetap menjadi bagian dari skuad Asykar Bertuah. Pengalaman mereka diharapkan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan panjang di Championship Liga Indonesia.

Selain mempertahankan pemain lama, PSPS juga aktif menambah amunisi baru di berbagai lini. Untuk sektor pemain lokal, manajemen berhasil mendatangkan Aulia Ramadan Lubis yang berposisi sebagai gelandang bertahan dari Persikad Depok. Bersama dirinya, hadir pula Hamzah Depa yang juga berasal dari Persikad Depok untuk memperkuat lini tengah.

Di sektor pertahanan, Muhammad Revan direkrut dari Persiraja Banda Aceh untuk memperkuat posisi bek tengah. Sementara itu, Andik Rendika Rama didatangkan dari Persekat Tegal guna menambah pilihan di sisi kiri pertahanan.

Persaingan di posisi penjaga gawang juga semakin ketat setelah hadirnya Januarius Toa Meka dari Deltras Sidoarjo dan Dicki Agung Setiawan yang sebelumnya membela Sumsel United.

Ditambah Dian Rizkiana sebagai penjaga gawang muda, PSPS kini memiliki kedalaman skuad yang cukup menjanjikan di bawah mistar. Tak hanya pemain lokal, PSPS juga berhasil mengamankan satu nama yang cukup mencuri perhatian di sektor asing. Klub resmi merekrut penyerang asal Brasil, Matheus Henrique Machado de Santana atau yang lebih dikenal sebagai Matheus Machado.

Matheus datang dengan reputasi yang cukup baik setelah tampil impresif bersama Persiraja Banda Aceh pada musim sebelumnya. Ketajamannya di depan gawang membuat manajemen PSPS optimistis bahwa sang striker mampu menjadi ujung tombak utama dalam upaya membawa klub bersaing di papan atas klasemen.

Kehadiran Matheus Machado diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lini serang PSPS. Kombinasinya bersama pemain lokal dan para winger muda diyakini dapat menghadirkan variasi serangan yang lebih berbahaya sepanjang musim.

Dengan komposisi pemain yang semakin lengkap, optimisme mulai tumbuh di lingkungan klub. Manajemen percaya perpaduan antara pemain senior, talenta muda, dan legiun asing berkualitas dapat menjadi kekuatan utama PSPS dalam mengarungi Championship Liga Indonesia 2026/2027.

Kompetisi kasta kedua sepak bola nasional tersebut dijadwalkan mulai bergulir pada 18 September 2026. Persaingan diprediksi berlangsung ketat karena banyak klub memiliki target yang sama, yakni merebut tiket promosi menuju Super League Indonesia musim 2027/2028.

Selain mempersiapkan kualitas tim, seluruh peserta juga harus memenuhi regulasi kompetisi yang telah ditetapkan operator liga. Setiap klub diwajibkan mendaftarkan sedikitnya delapan pemain berusia di bawah 21 tahun.

Tidak hanya itu, setiap pertandingan juga mewajibkan klub memainkan minimal dua pemain U-21 dengan total akumulasi waktu bermain mencapai 180 menit.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, PSIS Semarang Mencuri Perhatian, Lorensius Amanat Diproyeksikan Jadi Pembeda

Regulasi tersebut menjadi peluang besar bagi pemain muda PSPS untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dengan filosofi pelatih yang terbuka terhadap regenerasi, bukan tidak mungkin nama-nama seperti Mohammad As'ad Zidan, Jenico Raski Nijaya, maupun Dian Rizkiana akan memperoleh kesempatan tampil lebih banyak sepanjang musim.

Bergabung di Grup Barat, PSPS Pekanbaru memiliki target yang jelas, yakni tampil konsisten sejak awal kompetisi hingga akhir musim. Klub ingin kembali menjadi kekuatan besar sepak bola Indonesia sekaligus mengakhiri penantian promosi ke kasta tertinggi.

Manajemen optimistis proyek pembangunan skuad yang memadukan pengalaman pemain senior dengan energi pemain muda akan menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang panjang.

Dukungan suporter juga diyakini menjadi faktor penting yang mampu meningkatkan motivasi seluruh pemain ketika menjalani pertandingan kandang maupun tandang.

Dengan strategi transfer yang terukur, program pembinaan pemain muda yang semakin serius, serta hadirnya pemain asing berkualitas, PSPS Pekanbaru kini memiliki alasan kuat untuk menatap Championship Liga Indonesia 2026/2027 dengan penuh percaya diri.

Ambisi mengembalikan kejayaan Asykar Bertuah dan membawa klub kembali ke Super League Indonesia bukan lagi sekadar harapan, melainkan target nyata yang terus diperjuangkan sejak awal persiapan musim.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
Liga 2 2026/2027 bursa transfer Liga Indonesia 2026/2027 transfer Liga 2 Indonesia 2026 Championship Indonesia Bursa Transfer Liga 2