Update Transfer Liga 2 2026/2027, PSIS Semarang Paling Agresif Demi Misi Kembali ke Liga 1

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 10:39 WIB
Skuad PSIS Semarang
Skuad PSIS Semarang

 

RADARSEMARANG.ID – PSIS Semarang menunjukkan keseriusannya untuk segera bangkit usai terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027, klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar menjadi salah satu tim yang paling aktif dan agresif di bursa transfer.

Perombakan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jajaran pelatih hingga komposisi pemain, sebagai langkah nyata membangun kekuatan baru demi mewujudkan target kembali ke Liga 1.

Langkah pertama yang dilakukan manajemen PSIS adalah menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala. Keputusan tersebut dinilai tepat mengingat Widodo baru saja mencatatkan prestasi gemilang dengan membawa Garudayaksa FC menjadi juara Liga 2 musim 2025/2026 sekaligus promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional.

Pengalaman dan rekam jejaknya diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam membangun kembali kekuatan Mahesa Jenar. Widodo bukan sosok asing di dunia sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Kendal Tornado FC Datangkan Pemain Timnas U-20 hingga Gelandang Brasil

Mantan pelatih Persita Tangerang itu dikenal memiliki karakter kepelatihan yang disiplin, mampu membangun organisasi permainan yang solid, serta piawai mengembangkan pemain muda maupun pemain berpengalaman. Dengan pengalaman tersebut, PSIS berharap dapat segera menemukan kembali identitas permainan yang sempat menghilang pada musim sebelumnya.

Untuk memperkuat tim pelatih, Widodo akan didampingi Agam Haris Pambudi dan Hamka Hamzah sebagai asisten pelatih. Sementara itu, posisi pelatih fisik dipercayakan kepada Gaselly Jun Panam yang diharapkan mampu meningkatkan kondisi kebugaran para pemain selama menjalani musim yang panjang dan kompetitif.

Tak berhenti di sektor kepelatihan, PSIS juga bergerak cepat di bursa transfer dengan mendatangkan banyak pemain baru dari berbagai klub. Hingga Minggu (26/7), Mahesa Jenar telah memperkenalkan sejumlah nama yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim musim depan.

Di lini depan, PSIS mengamankan jasa Hari Nur Yulianto dari PSPS Pekanbaru. Kehadiran striker berpengalaman tersebut diharapkan memberikan ketajaman sekaligus kepemimpinan di ruang ganti.

Selain Hari Nur, PSIS juga berhasil memboyong Syahrian Abimanyu dari Persik Kediri yang dikenal sebagai gelandang kreatif dengan kemampuan mengatur tempo permainan.

Widodo juga membawa beberapa pemain yang pernah menjadi bagian dari kesuksesannya bersama Garudayaksa FC. Nama-nama seperti Komang Tri, Agus Nova, dan Ray Redondo resmi bergabung ke Mahesa Jenar.

Kehadiran mereka diyakini akan mempermudah proses adaptasi terhadap filosofi permainan yang akan diterapkan pelatih anyar PSIS tersebut.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Resmi! PSMS Medan Datangkan Bintang Arrahim dari Dewa United

Perombakan besar juga terjadi di sektor pertahanan. PSIS memperkuat lini belakang dengan mendatangkan Andy Setyo dari PSIM Jogja, Akbar Arjunsyah dari Persijap Jepara, Amirul Amin Fisabillah dari Deltras FC, Abduh Lestaluhu dari Malut United, serta Nuri Fasya yang sebelumnya memperkuat PSS Sleman.

Deretan pemain ini diharapkan mampu memperbaiki rapuhnya lini pertahanan yang menjadi salah satu kelemahan PSIS pada musim lalu. Sementara itu, sektor tengah mendapat suntikan tenaga baru melalui perekrutan Muammar Khadafi dari PSIM Jogja, Ricki Ariansah dari Semen Padang, serta Fitra Ridwan yang musim lalu memperkuat Persiraja Banda Aceh.

Kombinasi pemain muda dan berpengalaman di lini tengah diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan antara kreativitas, distribusi bola, hingga kekuatan dalam duel.

Di lini serang, PSIS benar-benar menunjukkan ambisinya dengan menghadirkan sejumlah pemain yang memiliki karakter berbeda. Lorensius Amanat Sabda didatangkan dari Persiba Balikpapan, Ahmad Nufiandani direkrut dari Madura United, Bayu Fiqri diboyong dari Kendal Tornado FC, sementara Miftahul Hamdi bergabung dari Adhyaksa FC.

Tak hanya itu, Mahesa Jenar juga merekrut striker asal Inggris, Deri Corfe, yang sebelumnya tampil bersama PSIM Jogja. Kehadiran Deri Corfe menjadi salah satu transfer yang paling menarik perhatian karena diharapkan mampu menjadi mesin gol utama PSIS sepanjang musim.

Posisi penjaga gawang juga tidak luput dari perhatian manajemen. Reky Rahayu resmi didatangkan dari PSMS Medan untuk menambah persaingan sekaligus memperkuat kedalaman skuad di bawah mistar gawang.

Dengan kompetisi yang berlangsung panjang, kualitas di sektor penjaga gawang menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi performa tim.

Di tengah derasnya arus pemain masuk, hingga kini PSIS baru mengumumkan satu pemain yang resmi meninggalkan klub. Gelandang serang Esteban Viscara memilih melanjutkan karier bersama Semen Padang pada musim 2026/2027

Kepergian pemain senior tersebut menjadi salah satu perubahan penting dalam proses regenerasi yang tengah dilakukan Mahesa Jenar. Meski melakukan perombakan besar-besaran, PSIS tetap mempertahankan sejumlah sosok yang dinilai masih memiliki peran penting di dalam tim

 I Komang Putra masih dipercaya menangani para penjaga gawang sebagai pelatih kiper. Keputusan mempertahankan sosok yang telah memahami karakter pemain ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan dalam proses pembinaan.

Selain itu, manajemen juga memberikan perpanjangan kontrak kepada Krisna Sulistia Budianto, Taufan Hidayat, dan Habil Akbar. Ketiganya diproyeksikan tetap menjadi bagian penting dalam skuad PSIS untuk menghadapi persaingan di Pegadaian Championship 2026/2027.

Aktivitas transfer yang sangat masif memperlihatkan bahwa PSIS tidak ingin berlama-lama berada di kasta kedua sepak bola Indonesia. Setelah mengalami musim yang mengecewakan hingga harus terdegradasi,

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Persis Solo Lepas 18 Pemain, PSMS Medan Tambah Kekuatan, Semen Padang dan PSIS Tak Mau Ketinggalan

 manajemen tampak memilih melakukan evaluasi total dibanding hanya melakukan perubahan kecil. Strategi tersebut menunjukkan tekad kuat untuk membangun tim yang lebih kompetitif sejak awal musim.

Kehadiran Widodo Cahyono Putro bersama sejumlah pemain yang pernah sukses bersamanya juga menjadi sinyal bahwa PSIS ingin membangun tim dengan fondasi yang telah terbukti berhasil.

Chemistry antara pelatih dan beberapa pemain diharapkan mampu mempercepat proses adaptasi sehingga performa tim bisa langsung stabil sejak kompetisi dimulai.

Di sisi lain, kombinasi pemain berpengalaman, talenta lokal, hingga pemain asing seperti Deri Corfe memberikan variasi dalam komposisi skuad.

Persaingan sehat di setiap posisi diperkirakan akan meningkatkan kualitas permainan sekaligus memberi banyak pilihan strategi bagi tim pelatih sepanjang musim.

Dengan komposisi pemain yang terus diperkuat, PSIS Semarang kini menjadi salah satu klub yang paling banyak menyita perhatian pada bursa transfer Pegadaian Championship 2026/2027.

Publik sepak bola nasional pun menantikan sejauh mana hasil perombakan besar tersebut mampu mengembalikan kejayaan Mahesa Jenar. 

Jika seluruh rekrutan baru mampu beradaptasi dengan cepat dan konsisten menunjukkan performa terbaiknya, peluang PSIS untuk bersaing di papan atas sekaligus merebut tiket promosi menuju Liga 1 akan semakin terbuka lebar.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
Liga 2 2026/2027 bursa transfer Liga Indonesia 2026/2027 transfer Liga 2 Indonesia 2026 Championship Indonesia Bursa Transfer Liga 2