RADARSEMARANG.ID – Bhayangkara FC kembali membuat gebrakan menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Klub berjuluk The Guardian itu berhasil mendatangkan pemain keturunan Indonesia-Australia, Luke Xavier Keet, untuk memperkuat skuad menghadapi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Kehadiran Luke Xavier Keet menjadi salah satu langkah Bhayangkara FC dalam memperkuat lini tengah. Pemain berusia 22 tahun tersebut dikenal sebagai gelandang kreatif yang memiliki kemampuan mengatur permainan serta aktif membantu serangan dari area tengah hingga sisi kanan lapangan.
Kabar bergabungnya Luke Xavier Keet bersama Bhayangkara FC mencuat setelah akun X @Indosfc mengunggah informasi mengenai kedatangan pemain tersebut. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa Luke Keet telah resmi menjalin kontrak bersama Bhayangkara FC untuk Super League 2026/2027.
“BHAYANGKARA FC resmi ikat kontrak pemain keturunan Indonesia-Australia, 🇮🇩Luke Xavier Keet (22/MF),” tulis unggahan akun tersebut.
Luke Xavier Keet bukan nama asing bagi pencinta sepak bola yang mengikuti perkembangan pemain keturunan Indonesia. Sebelum bergabung dengan Bhayangkara FC, ia tercatat bermain untuk klub Yunani, Ilioupoli, yang berkompetisi di kasta kedua Liga Yunani pada musim 2025/2026.
Pengalaman bermain di Eropa menjadi modal penting bagi Luke Keet sebelum akhirnya melanjutkan karier profesionalnya di Indonesia. Dengan latar belakang sepak bola Eropa, ia diharapkan mampu memberikan warna baru bagi permainan Bhayangkara FC, terutama dalam kreativitas dan keseimbangan lini tengah.
“Gelandang kreatif di sisi sayap tersebut sebelumnya bermain untuk klub Yunani, 🇬🇷Ilioupoli (2nd tier) pada musim 2025/26 lalu,” sebut unggahan tersebut.
Selain pengalaman bersama klub Yunani, nama Luke Keet juga sempat mencuri perhatian karena pernah mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-23 untuk persiapan SEA Games 2025. Meski saat itu belum menjadi bagian utama skuad Garuda Muda, kesempatan tersebut menunjukkan bahwa dirinya masuk dalam radar sepak bola Indonesia.
“Nama Luke Keet sebelumnya sempat mengikuti seleksi tim Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025 lalu,” paparnya.
Bergabungnya Luke Xavier Keet ke Bhayangkara FC juga memiliki cerita menarik dari sisi perjalanan hidup. Meski lahir di Jakarta, ia tidak kembali ke ibu kota ketika memilih melanjutkan karier di Indonesia. Luke justru akan memperkuat Bhayangkara FC yang memiliki keterkaitan dengan Lampung.
Luke Keet diketahui memiliki darah Indonesia dari sang ibu, sementara ayahnya berasal dari Australia. Kombinasi dua latar belakang tersebut membuat dirinya memiliki status sebagai pemain keturunan Indonesia-Australia.
Masa kecil Luke Xavier Keet juga tidak sepenuhnya dihabiskan di Indonesia. Ia sempat tinggal dan tumbuh di Jakarta hingga usia sembilan tahun sebelum akhirnya pindah ke Eropa bersama keluarganya.
Perjalanan sepak bolanya kemudian berkembang di Eropa. Luke sempat menjalani pendidikan sepak bola junior di Spanyol, negara yang dikenal memiliki sistem pembinaan pemain muda berkualit
Karier di Eropa memberikan pengalaman berharga bagi Luke Keet dalam menghadapi persaingan sepak bola modern. Ia terbiasa dengan permainan cepat, penguasaan bola, serta tuntutan taktik yang tinggi.
Kini, Luke Xavier Keet akan menghadapi tantangan baru bersama Bhayangkara FC di Super League 2026/2027. Kompetisi sepak bola Indonesia tentu memiliki karakter berbeda dibandingkan liga Eropa, sehingga adaptasi menjadi salah satu hal penting bagi sang pemain.
Bhayangkara FC berharap kehadiran pemain keturunan Indonesia tersebut mampu meningkatkan kualitas permainan tim. Dengan kemampuan sebagai gelandang kreatif, Luke Keet diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan The Guardian musim depan.
Transfer Luke Xavier Keet juga menjadi bagian dari tren klub-klub Liga Indonesia yang mulai aktif mendatangkan pemain keturunan. Selain memiliki kualitas teknis, pemain dengan latar belakang Indonesia dinilai memiliki peluang adaptasi lebih cepat karena memiliki ikatan emosional dengan Tanah Air.
Bagi Luke Keet sendiri, bergabung dengan Bhayangkara FC menjadi kesempatan untuk kembali mengenal akar Indonesia sekaligus membangun karier di negara tempat ia dilahirkan.
Super League 2026/2027 diprediksi akan menjadi panggung pembuktian bagi pemain muda berusia 22 tahun tersebut. Publik sepak bola Indonesia kini menantikan bagaimana kiprah Luke Xavier Keet bersama Bhayangkara FC dan apakah ia mampu menjadi salah satu pemain keturunan yang sukses berkarier di kompetisi nasional.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi