RADARSEMARANG.ID – PSS Sleman kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Klub berjuluk Super Elang Jawa itu resmi memperkenalkan winger berpengalaman asal Makedonia Utara, Stefan Ashkovski, sebagai rekrutan asing terbaru.
Kehadiran pemain berusia 34 tahun tersebut menjadi sinyal bahwa PSS tidak hanya mencari pemain dengan kualitas teknis, tetapi juga sosok yang mampu membawa pengalaman serta mentalitas kompetitif ke dalam skuad.
Rekrutmen Ashkovski pun langsung menyita perhatian suporter karena rekam jejaknya yang panjang di berbagai kompetisi Eropa hingga level tim nasional.
Stefan Ashkovski datang ke Sleman dengan modal pengalaman yang tidak dimiliki banyak pemain asing di Liga Indonesia. Sepanjang karier profesionalnya, ia telah mencicipi atmosfer kompetisi di berbagai negara seperti Serbia, Belanda, Bulgaria, Rumania, Yunani, Armenia, Turki, hingga Iran.
Pengalaman tersebut diyakini menjadi nilai lebih bagi PSS Sleman yang tengah membangun tim agar mampu bersaing di papan atas Super League musim 2026/2027.
Ashkovski dikenal sebagai pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi di lapangan. Posisi utamanya adalah sayap kiri, tetapi ia juga mampu dimainkan sebagai sayap kanan maupun bek kiri.
Kemampuan bermain di beberapa posisi sekaligus memberikan banyak pilihan bagi pelatih dalam merancang strategi sesuai kebutuhan pertandingan. Fleksibilitas inilah yang membuat Ashkovski dipandang sebagai pemain yang dapat memberikan keseimbangan di sektor sayap PSS Sleman.
Karier Ashkovski juga dihiasi perjalanan bersama sejumlah klub yang memiliki nama cukup dikenal di Eropa. Ia pernah memperkuat Partizan Belgrade, Strømsgodset, Fortuna Sittard, Górnik Łęczna, Slavia Sofia, FC Botoșani, Sepsi OSK, Lamia, Alashkert, Şanlıurfaspor, Radnički Niš, hingga Mes Rafsanjan yang menjadi klub terakhirnya sebelum berstatus tanpa klub pada awal Juli 2026.
Berpindah dari satu liga ke liga lainnya telah membentuk Ashkovski menjadi pemain yang terbiasa menghadapi berbagai karakter permainan dan tekanan kompetisi.
Salah satu periode terbaik dalam kariernya terjadi ketika membela Fortuna Sittard di Belanda. Bersama klub tersebut, Stefan Ashkovski mencatatkan 49 penampilan dan sukses mencetak 12 gol.
Statistik tersebut menjadi bukti bahwa dirinya bukan sekadar pemain sayap yang bertugas membuka ruang, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam urusan mencetak gol dan membantu produktivitas lini depan.
Catatan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan efektivitas serangan PSS Sleman pada musim mendatang.
Tidak hanya sukses di level klub, Ashkovski juga memiliki pengalaman panjang bersama Tim Nasional Makedonia Utara. Sejak menjalani debut bersama tim senior pada 2015, ia terus menjadi bagian dari skuad negaranya.
Hingga akhir 2025, pemain kelahiran Skopje tersebut telah mengoleksi 40 penampilan bersama tim nasional senior setelah sebelumnya memperkuat kelompok usia U-17, U-19, dan U-21.
Pengalaman tampil di panggung internasional menjadi modal berharga yang diharapkan mampu membantu PSS Sleman menghadapi persaingan ketat di kompetisi domestik.
Prestasi juga menjadi bagian penting dari perjalanan karier Ashkovski. Ia pernah merasakan gelar juara Liga Serbia bersama Partizan Belgrade pada musim 2012/2013. Selain itu, dirinya juga menjadi bagian dari skuad Sepsi OSK yang berhasil menjuarai Piala Rumania musim 2021/2022.
Raihan tersebut menunjukkan bahwa Ashkovski merupakan pemain yang terbiasa berada dalam lingkungan kompetitif dan memiliki pengalaman meraih trofi di level profesional.
Meski kini telah berusia 34 tahun, kualitas Ashkovski masih dinilai mampu bersaing di level tertinggi. Pengalaman yang dimilikinya justru menjadi nilai tambah yang sulit digantikan. Selain memberikan kontribusi di atas lapangan, Ashkovski juga diharapkan dapat menjadi panutan bagi para pemain muda PSS Sleman.
Mentalitas profesional serta pengalaman bermain di berbagai liga Eropa diyakini dapat membantu proses perkembangan skuad Super Elang Jawa.
Data dari Transfermarkt mencatat nilai pasar Stefan Ashkovski saat ini berada di kisaran Rp1,3 miliar. Sebelum resmi bergabung dengan PSS Sleman, ia berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kebersamaan dengan Mes Rafsanjan.
Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh manajemen PSS untuk mendapatkan pemain yang memiliki pengalaman internasional tanpa harus mengeluarkan biaya transfer.
Kedatangan Ashkovski sekaligus menambah daftar pemain asing yang didatangkan PSS Sleman dalam menyongsong musim baru. Manajemen klub terus bergerak aktif di bursa transfer dengan tujuan memperkuat hampir seluruh lini agar mampu tampil lebih kompetitif. Langkah ini menunjukkan ambisi Super Elang Jawa untuk memperbaiki performa sekaligus bersaing lebih serius pada kompetisi Super League 2026/2027.
Bagi suporter PSS Sleman, kehadiran Stefan Ashkovski tentu membawa harapan baru. Sosok pemain yang telah malang melintang di kompetisi Eropa diharapkan mampu memberikan warna berbeda bagi permainan tim, terutama dalam membangun serangan dari sisi sayap.
Kemampuan menggiring bola, mengirim umpan matang, hingga mencetak gol menjadi kualitas yang dinantikan dapat segera terlihat setelah kompetisi resmi dimulai.
Adaptasi tentu menjadi tantangan pertama bagi Ashkovski. Sepak bola Indonesia memiliki karakter permainan yang berbeda dibandingkan liga-liga Eropa yang pernah ia jalani.
Namun, pengalaman panjangnya menghadapi berbagai kultur sepak bola diyakini akan mempermudah proses penyesuaian tersebut. Jika mampu beradaptasi dengan cepat, bukan tidak mungkin Ashkovski akan menjadi salah satu pemain asing yang paling berpengaruh di Super League musim 2026/2027.
Kini publik Sleman menaruh harapan besar kepada winger asal Makedonia Utara tersebut. Rekam jejaknya bersama klub-klub Eropa, pengalaman membela tim nasional, hingga koleksi gelar juara menjadi modal kuat untuk menjawab ekspektasi tinggi suporter.
Menarik untuk dinantikan apakah Stefan Ashkovski mampu membuktikan kualitasnya bersama PSS Sleman dan menjadi sosok pembeda yang membawa Super Elang Jawa meraih hasil lebih baik sepanjang musim 2026/2027.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi