RADARSEMARANG.ID – Bali United FC kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan baru menyambut musim kompetisi 2026/2027. Klub berjuluk Serdadu Tridatu tersebut terus melakukan perombakan komposisi skuad dengan menghadirkan pemain-pemain berkualitas, termasuk mendatangkan gelandang asal Brasil, Queven da Silva Inacio.
Kehadiran Queven menjadi langkah strategis Bali United dalam memperkuat sektor tengah yang menjadi salah satu kunci permainan sebuah tim.
Manajemen klub menilai pemain berusia asal Brasil tersebut memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan tim, terutama dalam hal kreativitas, distribusi bola, serta membangun serangan dari lini kedua.
Sebelumnya, Bali United telah memperkenalkan sejumlah pemain asing anyar untuk menghadapi ketatnya persaingan musim depan. Kini, kedatangan Queven da Silva semakin mempertegas ambisi Serdadu Tridatu untuk tampil lebih kompetitif dan bersaing dalam perebutan target besar di kompetisi sepak bola Indonesia.
Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan bahwa perekrutan pemain baru dilakukan setelah melalui pertimbangan matang dari tim manajemen dan jajaran pelatih.
"Kami dari manajemen dan tim kepelatihan terus menyiapkan komposisi terbaik kami jelang musim kompetisi yang baru, salah satunya adalah mendatangkan gelandang baru untuk Bali United," ujar Yabes Tanuri.
Menurut Yabes, posisi gelandang menjadi salah satu sektor penting yang harus diperkuat. Bali United membutuhkan pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu memberikan warna berbeda dalam pola permainan tim.
Queven da Silva Inacio datang ke Bali United dengan membawa pengalaman bermain di berbagai kompetisi internasional. Sebelum resmi menjadi bagian dari Serdadu Tridatu, pemain berkaki kiri tersebut memperkuat Chonburi FC di Liga Thailand.
Bersama klub asal Thailand itu, Queven tampil cukup menjanjikan. Pada musim sebelumnya, ia mencatatkan 23 penampilan dengan torehan lima gol dan lima assist.
Statistik tersebut menunjukkan bahwa Queven bukan hanya memiliki kemampuan sebagai pengatur permainan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan peluang maupun mencetak gol.
Dengan postur 176 sentimeter, Queven memang bukan tipe gelandang dengan karakter fisik dominan. Namun, ia dikenal memiliki kualitas teknik yang baik, visi bermain yang matang, serta kemampuan memberikan umpan akurat yang dapat membuka ruang bagi pemain depan.
Gaya bermain tersebut dinilai cocok dengan kebutuhan Bali United yang selama ini mengandalkan permainan cepat dan kombinasi antarlini.
Kehadiran gelandang Brasil itu diharapkan mampu meningkatkan kreativitas serangan sekaligus memberikan variasi dalam skema permainan tim.
Perjalanan karier Queven da Silva Inacio sendiri cukup panjang sebelum akhirnya berlabuh di Indonesia. Ia memulai perjalanan sepak bolanya di Brasil bersama akademi Mirassol U20 pada 2016. Dari sana, ia perlahan membangun pengalaman hingga mendapatkan kesempatan tampil bersama tim senior.
Setelah meninggalkan Mirassol, Queven sempat memperkuat beberapa klub Brasil seperti AD Guarulhos, Tres Coracoes, Monte Azul, Maringa, Marcilio Dias, hingga Portuguesa. Pengalaman bermain di berbagai klub tersebut menjadi modal penting dalam perkembangan kariernya sebagai seorang gelandang.
Ambisi untuk mendapatkan pengalaman baru kemudian membawa Queven mencoba atmosfer sepak bola Eropa. Ia sempat bermain bersama FC Shkupi di Makedonia Utara serta FC Ballkani di Kosovo. Perjalanan tersebut membuatnya memiliki pengalaman menghadapi berbagai karakter permainan dari beberapa negara berbeda.
Setelah berkelana di Eropa, Queven melanjutkan kariernya ke Asia Tenggara. Thailand menjadi negara pertama yang menjadi tempatnya berkompetisi di kawasan ini melalui Chonburi FC. Performa positifnya di Liga Thailand kemudian membuka peluang baginya untuk melanjutkan perjalanan ke Indonesia bersama Bali United.
Bergabungnya Queven da Silva Inacio membuat daftar pemain asing baru Bali United semakin bertambah menjelang musim 2026/2027. Sebelumnya, Serdadu Tridatu telah mengumumkan kedatangan Jort van der Sande dan winger Remco Balk sebagai bagian dari proyek pembentukan skuad baru.
Manajemen Bali United berharap ketiga pemain asing tersebut mampu memberikan dampak besar terhadap performa tim. Tidak hanya dari sisi kualitas individu, tetapi juga dalam meningkatkan persaingan internal serta membantu pemain lokal berkembang.
Yabes Tanuri menegaskan bahwa proses perekrutan pemain dilakukan untuk menghadirkan tim yang lebih solid dan siap menghadapi tantangan musim baru.
"Kami melihat Queven memiliki kualitas di lini tengah dan harapannya bisa segera beradaptasi hingga memberikan prestasi terbaiknya untuk tim ini," pungkas Yabes Tanuri.
Kedatangan Queven menjadi salah satu transfer menarik Bali United pada bursa pemain musim 2026/2027. Dengan pengalaman bermain di Brasil, Eropa, hingga Asia Tenggara, gelandang berusia tersebut diharapkan mampu menjadi motor baru permainan Serdadu Tridatu.
Bali United kini tidak hanya berupaya mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu klub besar Indonesia, tetapi juga terus melakukan pembenahan agar mampu kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional. Musim 2026/2027 pun menjadi momentum penting bagi Serdadu Tridatu untuk membuktikan kualitas skuad barunya.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi