Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bursa Transfer Super League 2026/2027, Dimas Drajad Tinggalkan Persib Bandung

Deka Yusuf Afandi • Rabu, 15 Juli 2026 | 11:05 WIB
Dimas Drajat
Dimas Drajat

 

RADARSEMARANG.ID – Kebersamaan Dimas Drajad dengan Persib Bandung akhirnya resmi berakhir. Penyerang yang pernah menjadi andalan Tim Nasional Indonesia itu memutuskan mengakhiri perjalanannya bersama Maung Bandung menjelang bergulirnya Super League 2026-2027.

Kabar tersebut pertama kali disampaikan langsung oleh Dimas melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (14/7/2026) malam.

Unggahan tersebut sontak mengundang perhatian Bobotoh. Banyak yang menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Dimas selama mengenakan seragam biru kebanggaan Persib.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang menyayangkan berakhirnya kerja sama tersebut karena sang pemain sebenarnya masih memiliki sisa kontrak hingga tahun 2027.

Dalam pesan perpisahannya, Dimas mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya pernah menjadi bagian dari salah satu klub terbesar di Indonesia. Ia mengenang sambutan hangat yang diterimanya sejak pertama kali menginjakkan kaki di Kota Bandung.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persita Tangerang Datangkan Sutanto Tan, Persebaya Surabaya Rekrut 2 Pemain Brasil

"Setiap perjalanan pasti memiliki awal dan akhir. Awal yang indah saya bisa menginjakkan kaki di Kota Bandung dan disambut hangat oleh para Bobotoh," tulis Dimas.

Ia menegaskan bahwa kesempatan membela Persib merupakan sebuah kehormatan besar dalam perjalanan karier profesionalnya. Tidak hanya karena besarnya nama klub, tetapi juga karena ia berhasil ikut mengantarkan Persib meraih gelar juara Liga 1 2024-2025.

"Sebuah kehormatan buat saya bisa bergabung di tim besar Persib Bandung meraih satu bintang bersama. Dari pribadi mohon maaf jika saya mempunyai kesalahan. Sangat bangga bisa menjadi bagian dari itu. Saya pamit untuk melanjutkan perjalanan berikutnya," lanjutnya.

Ucapan tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan yang sesungguhnya diawali dengan penuh harapan. Saat didatangkan Persib pada awal musim Liga 1 2024-2025, Dimas diproyeksikan menjadi solusi di lini depan.

Persib saat itu memang membutuhkan penyerang lokal berkualitas yang mampu menjadi pelapis sekaligus pesaing bagi para pemain asing di lini depan.

Dimas dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim. Ia dikenal sebagai penyerang pekerja keras, memiliki mobilitas tinggi, kuat dalam duel udara, serta piawai membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Harapan tersebut sempat terjawab pada awal kompetisi. Di bawah arahan pelatih Bojan Hodak, Dimas beberapa kali dipercaya menjadi starter dan mampu menunjukkan kontribusi positif. Meski tidak selalu mencetak gol, pergerakannya di lini depan membantu Persib membangun variasi serangan.

Sayangnya, perjalanan yang awalnya menjanjikan berubah drastis ketika cedera robek ligamen engkel menghampirinya. Cedera tersebut membuat Dimas harus menjalani proses pemulihan dalam waktu yang cukup panjang. Ia kehilangan momentum terbaiknya dan harus absen dalam lebih dari sepuluh pertandingan.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Resmi Berpisah dengan PSIM Yogyakarta, Anton Fase Ungkap Kenangan yang Tak Akan Pernah Dilupakan

Cedera menjadi titik balik yang memengaruhi karier Dimas di Persib. Saat dirinya masih berjuang memulihkan kondisi, para pemain lain mulai menemukan ritme permainan. Persaingan di lini depan semakin ketat sehingga kesempatan bermain yang diperoleh Dimas semakin terbatas.

Meski demikian, kontribusinya pada musim pertama tetap menjadi bagian dari sejarah Persib. Bersama skuad asuhan Bojan Hodak, Dimas ikut membawa Maung Bandung menjuarai Liga 1 2024-2025. Gelar tersebut menjadi pencapaian penting, baik bagi klub maupun bagi karier pribadinya.

Secara statistik, Dimas mencatatkan 14 penampilan di Liga 1 dengan torehan dua gol dan dua assist. Di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2024-2025, ia tampil tiga kali dan menyumbangkan satu assist. Angka tersebut memang belum sepenuhnya mencerminkan kualitasnya, mengingat sebagian besar musim harus dilalui dengan proses pemulihan cedera.

Memasuki musim berikutnya, Persib dan Dimas sepakat mengambil langkah berbeda. Demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak, ia dipinjamkan ke Malut United. Keputusan tersebut diharapkan mampu mengembalikan kebugaran sekaligus kepercayaan dirinya setelah lama berkutat dengan cedera.

Namun, kenyataan di lapangan tidak berjalan sesuai harapan. Persaingan di Malut United juga tidak mudah. Dimas hanya tampil dalam 12 pertandingan dengan total waktu bermain sekitar 171 menit. Kesempatan yang terbatas membuatnya sulit menemukan performa terbaik maupun mengembalikan ketajamannya sebagai penyerang.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Resmi Gabung Persija Jakarta, Pratama Arhan Ungkap Alasan Pulang ke Indonesia

Minimnya menit bermain membuat spekulasi mengenai masa depan Dimas bersama Persib mulai bermunculan. Meski secara administratif masih terikat kontrak hingga 2027, peluangnya kembali menjadi pilihan utama dinilai semakin kecil. Terlebih, Persib memasuki era baru di bawah kepemimpinan pelatih Igor Tolic yang mulai membentuk skuad sesuai kebutuhan dan filosofi permainannya.

Ketika latihan pramusim Super League 2026-2027 dimulai, nama Dimas tidak terlihat dalam daftar pemain yang mengikuti persiapan. Ketidakhadirannya memunculkan berbagai spekulasi hingga akhirnya ia mengumumkan perpisahan secara terbuka melalui media sosial.

Hingga Rabu (15/7/2026) pagi, Persib Bandung belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai status Dimas. Belum diketahui apakah kerja sama kedua belah pihak berakhir melalui kesepakatan bersama, pemutusan kontrak, atau mekanisme lain mengingat kontraknya masih menyisakan satu musim.

Bagi Bobotoh, nama Dimas tetap memiliki tempat tersendiri. Meski kontribusinya di lapangan tidak sebesar yang diharapkan, banyak pendukung memahami bahwa cedera menjadi faktor utama yang menghambat performanya. Dukungan dan ucapan terima kasih membanjiri kolom komentar media sosial Dimas setelah pengumuman tersebut.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Resmi Berpisah dengan Dewa United, Stefano Lilipaly Tinggalkan Pesan Menyentuh

Perjalanan Dimas di Persib menjadi bukti bahwa dunia sepak bola tidak selalu berjalan sesuai rencana. Seorang pemain dapat datang dengan ekspektasi tinggi, memulai musim dengan baik, tetapi kemudian kehilangan momentum akibat cedera yang datang di waktu yang tidak tepat.

Kini, Dimas memasuki babak baru dalam karier profesionalnya. Di usia yang masih produktif, peluang untuk bangkit tetap terbuka lebar. Pengalaman bermain di Liga 1, kompetisi Asia, hingga memperkuat Timnas Indonesia menjadi modal berharga untuk kembali menemukan performa terbaik.

Sementara itu, bagi Persib Bandung, kepergian Dimas menjadi bagian dari proses regenerasi menjelang musim baru. Klub diperkirakan akan terus melakukan penyesuaian komposisi pemain agar sesuai dengan kebutuhan pelatih Igor Tolic dalam menghadapi persaingan Super League 2026-2027.

Publik kini menantikan dua hal penting. Pertama, ke mana Dimas Drajad akan melanjutkan kariernya. Kedua, bagaimana Persib akan mengisi kekosongan di lini depan setelah kepergian salah satu penyerang lokal berpengalaman tersebut.

Apa pun pelabuhan berikutnya, perjalanan Dimas di Persib akan dikenang sebagai kisah yang diawali dengan harapan besar, dihiasi momen manis berupa gelar juara, namun juga diwarnai ujian berat akibat cedera yang mengubah arah kariernya. Dalam sepak bola, setiap akhir selalu membuka awal yang baru.

Bagi Dimas Drajad, perpisahan dengan Persib mungkin bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk kembali membuktikan kualitasnya di klub berikutnya. (dka)

 

Editor : Baskoro Septiadi
Bursa transfer Super League 2026 Transfer pemain Liga Indonesia terbaru Bursa transfer Super League 2026 2027 transfer pemain bursa transfer liga 1