RADARSEMARANG.ID –PSIS Semarang kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun skuad yang kompetitif untuk menyongsong kompetisi musim 2026/2027.
Kali ini, tim yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu resmi mendatangkan gelandang senior, Fitra Ridwan, untuk menambah amunisi di lini tengah.
Mantan pengatur serangan Persiraja Banda Aceh ini diharapkan mampu menjadi motor permainan sekaligus membawa pengalaman berharga bagi skuad asuhan Widodo Cahyono Putro
Kepastian bergabungnya Fitra Ridwan ke PSIS Semarang diumumkan secara resmi oleh manajemen klub pada Minggu, 12 Juli 2026. Pemain kelahiran Banda Aceh, 16 Maret 1994, itu kini berusia 32 tahun dan masih berada di puncak kariernya sebagai seorang gelandang serbabisa .
Ia didatangkan dari sesama kontestan Championship, Persiraja Banda Aceh, setelah sebelumnya tampil impresif sebagai kapten tim dan menjadi motor permainan Laskar Rencong .
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, PSMS Medan Gerak Cepat, 4 Pemain Baru Masuk Sekaligus
Kedatangan Fitra Ridwan ke PSIS bukan tanpa alasan. Asisten Manajer PSIS, Moch. Reza Handhika, menyatakan bahwa pengalaman panjang serta fleksibilitas pemain dalam bermain di beberapa posisi menjadi pertimbangan utama manajemen.
Fitra dikenal sebagai gelandang yang memiliki kemampuan mumpuni tidak hanya sebagai gelandang tengah, tetapi juga mampu menjalankan tugas sebagai gelandang bertahan (nomor 6) maupun gelandang serang (nomor 10) sesuai dengan kebutuhan taktik tim .
“Selamat datang kepada Fitra Ridwan di keluarga besar PSIS Semarang. Fitra merupakan pemain yang memiliki pengalaman panjang di kompetisi sepak bola Indonesia. Selain kualitas individu yang dimiliki, ia juga memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi di lini tengah sehingga memberikan banyak opsi bagi tim,” ujar Reza dalam keterangan resminya .
Manajemen berharap Fitra dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaiknya untuk membantu PSIS mencapai target promosi ke Super League musim depan .
Perjalanan karier Fitra Ridwan di sepak bola Indonesia terbilang panjang dan penuh warna. Sebelum merapat ke PSIS Semarang, ia telah malang melintang memperkuat sejumlah klub papan atas dan menengah di Tanah Air.
Karier profesionalnya dimulai bersama Persiraja Banda Aceh pada musim 2013/2014, sebelum kemudian merantau ke Gresik United . Ia juga pernah memperkuat Bhayangkara FC, Persija Jakarta, PSS Sleman, Persik Kediri, dan PSPS Riau .
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Semen Padang FC Tancap Gas, Datangkan Bek Tengah asal Montenegro
Pengalamannya berkompetisi di level tertinggi sepak bola Indonesia bersama Persija Jakarta menjadi modal berharga yang diharapkan mampu menambah ketangguhan mental skuad Mahesa Jenar di musim 2026/2027 .
Di sisi lain, Fitra Ridwan mengaku sangat antusias dan bersyukur bisa bergabung dengan klub sebesar PSIS Semarang. Ia datang dengan motivasi tinggi untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik bagi tim barunya.
Baginya, PSIS adalah klub besar dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia, dan ia siap untuk berjuang bersama demi mengembalikan kejayaan Mahesa Jenar ke kasta tertinggi.
“Saya bersyukur dan senang bisa menjadi bagian dari PSIS Semarang. PSIS adalah klub besar dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Saya datang dengan motivasi tinggi untuk bekerja keras, beradaptasi dengan tim, dan memberikan yang terbaik untuk membantu PSIS mencapai target promosi ke Super League,” ujar Fitra dengan penuh optimisme .
Ia juga berharap mendapatkan dukungan penuh dari manajemen, tim pelatih, rekan-rekan pemain, dan seluruh suporter PSIS untuk bersama-sama melewati musim yang lebih baik .
Kedatangan Fitra Ridwan menjadi bagian dari strategi besar PSIS Semarang dalam membangun skuad yang solid dan berdaya saing tinggi untuk musim 2026/2027.
Dengan target utama promosi ke Super League, manajemen terus bergerak aktif di bursa transfer. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Fitra diharapkan dapat memberikan keseimbangan dan kedalaman skuad, terutama di sektor tengah yang vital .
Langkah ini juga menjadi sinyal positif bahwa PSIS tidak main-main dalam upaya mereka untuk segera kembali ke kasta teratas sepak bola Indonesia dan meraih dukungan penuh dari para pendukung setianya .(dka)
Editor : Deka Yusuf Afandi