RADARSEMARANG.ID – Nama Stefano Lilipaly kembali menjadi perbincangan hangat di bursa transfer sepak bola Indonesia. Gelandang serang naturalisasi Timnas Indonesia ini dikaitkan dengan tiga klub sekaligus, yakni PSIS Semarang, PSMS Medan, dan satu klub dari kasta tertinggi Super League yang disebut-sebut tengah mengincarnya.
Situasi kontraknya yang tak pasti membuat perburuan tanda tangannya semakin memanas. Dengan pengalaman dan kualitas yang dimilikinya, tak heran jika Lilipaly menjadi incaran banyak klub yang ingin menambah amunisi di lini tengah.
Stefano Lilipaly saat ini berstatus sebagai pemain pinjaman dari Borneo FC di Dewa United. Masa peminjamannya diperkirakan berakhir pada tanggal 30 Juni 2026, yang membuatnya akan kembali ke Borneo FC jika tidak ada perpanjangan atau kepindahan permanen.
Informasi dari berbagai sumber menyebutkan bahwa kontrak utamanya juga akan berakhir pada periode yang sama. Hal ini membuka peluang bagi klub lain untuk mendekatinya, terutama jika tidak ada perpanjangan kontrak dari Borneo FC .
Status bebas transfer yang akan segera disandangnya menjadi daya tarik tersendiri. Klub-klub tidak perlu mengeluarkan biaya transfer yang besar untuk mendapatkan jasanya.
Ini tentu menjadi peluang emas, terutama bagi klub-klub yang memiliki anggaran terbatas namun ingin mendatangkan pemain berkualitas. PSIS Semarang menjadi salah satu klub yang paling santer dikaitkan dengan Stefano Lilipaly. Rumor ini sebenarnya bukanlah hal baru.
Sebelumnya, pada bursa transfer Liga 1 tahun 2023, CEO PSIS Yoyok Sukawi pernah mengakui adanya komunikasi dengan pihak pemain untuk mendatangkannya dari Borneo FC. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian resmi mengenai transfer tersebut.
Ketertarikan PSIS terhadap pemain kelahiran Arnhem, Belanda, ini cukup masuk akal. Klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut membutuhkan pemain berpengalaman yang bisa menjadi pemimpin di lapangan.
Gaya bermain Lilipaly yang kreatif dan kemampuannya dalam mengatur serangan bisa menjadi nilai tambah bagi skuad PSIS. PSMS Medan menjadi klub kedua yang disebut-sebut menginginkan jasa Lilipaly. Klub berjuluk Ayam Kinantan ini berlaga di kasta kedua Liga Indonesia, Liga 2.
Ketertarikan PSMS menunjukkan ambisi mereka untuk kembali ke jalur kompetisi dan membangun skuad yang kompetitif. Mendatangkan pemain sekaliber Lilipaly tentu akan menjadi langkah besar bagi PSMS.
Selain PSIS dan PSMS, ada satu wakil dari kasta tertinggi Super League yang juga disebut-sebut memburu Lilipaly. Informasi terbaru menyebutkan bahwa Persis Solo bergerak agresif di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.
Klub berjuluk Laskar Sambernyawa ini dikabarkan membidik enam pemain sekaligus untuk memperkuat tim, dan salah satu nama yang masuk dalam daftar belanja adalah Stefano Lilipaly .
Situasi kontrak Lilipaly yang belum jelas menjadi peluang emas bagi Persis Solo untuk merekrutnya. Langkah agresif ini dilakukan untuk menambal kelemahan tim dan meningkatkan performa di sisa kompetisi .
Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit sebagai salah satu dari tiga klub dalam perburuan terkini, PSS Sleman juga pernah dikaitkan dengan Stefano Lilipaly. Pemain naturalisasi ini disebut-sebut sebagai target utama PSS Sleman untuk meningkatkan kualitas lini tengah .
Stefano Lilipaly bukanlah nama asing di sepak bola Indonesia. Pemain yang akrab disapa Lili ini memiliki karier yang panjang dan gemilang. Lahir di Arnhem, Belanda, pada 10 Januari 1990, ia memulai karier profesionalnya di Eropa sebelum akhirnya memutuskan untuk berkarier di Indonesia dan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Oktober 2011 .
Sepanjang kariernya, Lilipaly telah membela beberapa klub besar di Indonesia, termasuk Persija Jakarta, Bali United, dan Borneo FC. Ia juga pernah merasakan atmosfer kompetisi di Belanda bersama klub-klub seperti FC Utrecht, Almere City, SC Telstar, dan Cambuur .
Di level internasional, Lilipaly telah mengoleksi 30 caps dan mencetak 3 gol untuk Timnas Indonesia. Ia menjadi salah satu pilar penting dalam skuat Garuda di berbagai ajang, termasuk Asian Games 2018 di mana ia mencetak empat gol dan membawa Indonesia melaju hingga babak 16 besar .
Statistiknya di Liga 1 Indonesia juga cukup impresif. Di Borneo FC, ia mencatatkan 11 gol dan 16 assist dari 35 penampilan pada musim 2023/2024 . Angka ini menunjukkan bahwa meskipun usianya sudah tidak muda lagi (kini 36 tahun), kontribusinya di lapangan masih sangat signifikan.
Hingga saat ini, belum ada kepastian resmi mengenai ke mana Stefano Lilipaly akan berlabuh. Persaingan antara PSIS Semarang, PSMS Medan, Persis Solo, dan mungkin klub-klub lain diprediksi akan berlangsung sengit. Semua pihak tentu ingin mendapatkan tanda tangan pemain berkelas ini dengan status bebas transfer yang sangat menguntungkan.
Para suporter pun terus menantikan pengumuman resmi dari klub maupun sang pemain. Keputusan Lilipaly akan sangat menentukan arah kariernya ke depan dan bisa menjadi salah satu transfer paling menarik di bursa transfer kali ini.
Dengan statusnya yang akan segera bebas transfer dan kualitas yang tak diragukan lagi, Stefano Lilipaly adalah salah satu pemain paling menarik di bursa transfer sepak bola Indonesia saat ini. Perburuan oleh tiga klub dari kasta berbeda menunjukkan betapa diinginkannya pemain ini. Kita tunggu saja keputusan akhir yang akan diambil oleh sang gelandang serang berpengalaman tersebut.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi