RADARSEMARANG.ID – DPMM FC Brunei Darussalam kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat skuad untuk menghadapi kompetisi Liga Super Malaysia dengan kembali memanfaatkan pasar pemain Indonesia.
Langkah terbaru yang diambil oleh klub kebanggaan negara Brunei ini adalah merekrut bek kanan berpengalaman, Muhammad Toha, yang sebelumnya menjadi kapten dan pilar utama Persita Tangerang selama hampir satu dekade.
Kabar perekrutan ini disampaikan langsung oleh DPMM FC melalui akun Instagram resmi mereka pada Rabu malam, 8 Juli waktu Indonesia Barat. Dalam unggahan tersebut, manajemen klub dengan antusias mengumumkan kedatangan pemain anyar mereka.
"Kami dengan senang hati mengumumkan perekrutan bek kanan Indonesia, Muhammad Toha,” tulis klub dalam pernyataan resminya.
Pengumuman ini langsung mendapat sambutan hangat dari para pendukung setia DPMM FC maupun pecinta sepak bola Indonesia yang bangga melihat salah satu pemain terbaiknya mendapat kesempatan berkarier di luar negeri.
Muhammad Toha bukanlah pemain biasa. Ia adalah sosok yang telah membuktikan konsistensinya di sepak bola Indonesia selama bertahun-tahun. Bergabung dengan Persita Tangerang pada tahun 2015, Toha menjelma menjadi salah satu bek kanan terbaik di Liga Indonesia
Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persijap Jepara dan Persik Kediri Kompak Lepas Pemain Senior
Ia dipercaya sebagai kapten tim dan mencatatkan lebih dari 200 penampilan resmi bersama klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut. Pengalaman panjang ini membentuknya menjadi pemain yang tenang, cerdas dalam membaca permainan, dan tangguh dalam bertahan. Tak heran jika DPMM FC begitu tertarik untuk mendatangkannya.
DPMM FC dalam pernyataan resminya turut memuji rekam jejak Toha selama membela Persita. “Sebagai bek kanan yang sangat berpengalaman, Toha bergabung setelah hampir satu dekade bersama Persita Tangerang, di mana ia menjadi kapten klub dan mencatatkan lebih dari 200 penampilan, membuktikan dirinya sebagai pemain yang konsisten di sepak bola Indonesia,” sambung klub tersebut.
Keputusan Toha untuk mengakhiri masa baktinya selama sembilan tahun di Persita Tangerang tentu bukan hal yang mudah. Ia telah menjadi bagian penting dari sejarah klub dan meninggalkan kenangan mendalam bagi para suporter. Namun, semangat untuk mencari tantangan baru dan menguji kemampuan di level yang lebih tinggi menjadi alasan utama kepergiannya.
DPMM FC sendiri bukanlah klub asing bagi pemain Indonesia. Sebelumnya, mereka juga pernah merekrut penyerang muda berbakat, Ramadhan Sananta, yang kini telah menjadi bagian dari Persebaya Surabaya. Sananta mencatatkan 21 penampilan selama membela DPMM FC di Liga Super Malaysia, dengan menyumbangkan dua gol dan satu assist.
Keberhasilan Sananta beradaptasi dan tampil apik di Brunei menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di kompetisi luar negeri. Kehadiran Toha diharapkan dapat mengulangi kesuksesan serupa, bahkan lebih, mengingat pengalaman dan kepemimpinannya yang jauh lebih matang.
Lebih lanjut, DPMM FC menekankan bahwa Toha membawa kualitas kepemimpinan yang sangat dibutuhkan tim. “Sebagai bek yang tenang dan dapat diandalkan dengan kepemimpinan dan pengalaman, Toha membawa kualitas yang terbukti dan kehadiran yang kuat di lini pertahanan kami,” tambah pernyataan klub.
Dari sisi taktik, peran bek kanan dalam sepak bola modern sangatlah penting. Toha tidak hanya dituntut untuk bertahan dengan disiplin, tetapi juga harus aktif membantu serangan dari sisi sayap. Selama di Persita, Toha sering menunjukkan kemampuannya dalam memberikan umpan silang akurat dan ikut membangun serangan. Gaya bermainnya yang dinamis ini diyakini cocok dengan strategi yang diusung pelatih DPMM FC. Kombinasi antara pengalaman bertahan dan kemampuan ofensif menjadikan Toha sebagai pemain serba bisa yang bisa diandalkan di berbagai situasi pertandingan.
Bagi sepak bola Indonesia, langkah Toha bermain di luar negeri adalah kebanggaan tersendiri. Ini menunjukkan bahwa pemain lokal memiliki kualitas yang diakui oleh klub-klub asing. Pengalaman bermain di Liga Super Malaysia akan memperkaya wawasan dan pengalaman Toha, yang pada gilirannya bisa ia bagikan kepada pemain-pemain muda di Tanah Air.
Selain itu, keberhasilan Toha di Brunei juga dapat membuka pintu bagi pemain Indonesia lainnya untuk mendapatkan kesempatan serupa di kancah internasional.
Secara keseluruhan, kepindahan Muhammad Toha ke DPMM FC adalah langkah strategis yang menguntungkan semua pihak. Toha mendapatkan tantangan baru dan pengalaman berharga, DPMM FC mendapatkan pemain berkualitas dengan kepemimpinan tinggi, dan sepak bola Indonesia semakin dikenal di mata dunia. Para penggemar di kedua negara pun sama-sama menantikan aksi perdana Toha bersama tim barunya.
Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, tidak ada keraguan bahwa Toha akan mampu memberikan kontribusi maksimal dan mengantarkan DPMM FC meraih kesuksesan di Liga Super Malaysia. Kini, semua mata tertuju pada penampilan perdana bek kanan tangguh asal Indonesia ini di pentas sepak bola Brunei Darussalam.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi