Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Piala Presiden 2026 Resmi Dimulai Akhir Juli, Persib dan Persebaya Jadi Tuan Rumah, Klub Asia Tenggara Ikut Meramaikan

Deka Yusuf Afandi • Selasa, 7 Juli 2026 | 10:08 WIB
Erick Thohir memastikan Piala Presiden 2026 bukan sekadar turnamen pramusim dalam ajang bergengsi yang digelar di Bandung dan Surabaya.
Erick Thohir memastikan Piala Presiden 2026 bukan sekadar turnamen pramusim dalam ajang bergengsi yang digelar di Bandung dan Surabaya.

 

RADARSEMARANG.ID –  Turnamen pramusim Piala Presiden 2026 dipastikan kembali bergulir pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 dengan menghadirkan persaingan yang lebih menarik dibandingkan musim-musim sebelumnya. Edisi kedelapan ini akan digelar di dua kota besar, yaitu Bandung dan Surabaya, serta diikuti oleh delapan klub yang terbagi dalam dua grup dan memainkan total 16 pertandingan.

Kepastian penyelenggaraan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers yang berlangsung di Studio Emtek, SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).

Menurut Erick, Piala Presiden 2026 bukan sekadar ajang pemanasan menjelang kompetisi resmi, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sepak bola nasional melalui pertandingan yang kompetitif dan berstandar tinggi.

Turnamen ini akan diikuti oleh lima klub Indonesia, yakni Arema FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSMS Medan. Sementara itu, tiga klub dari Asia Tenggara yang turut meramaikan persaingan adalah Port FC, Tampines Rovers, dan DPMM FC.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, PSIS Semarang Bergerak Cepat di Bursa Transfer, Rekrut 6 Pemain Baru

Kehadiran klub-klub dari luar negeri membuat Piala Presiden 2026 diprediksi menjadi salah satu turnamen pramusim paling kompetitif di kawasan Asia Tenggara. Persib Bandung dan Persebaya Surabaya juga ditunjuk sebagai tuan rumah yang akan menjamu sejumlah pertandingan penting selama turnamen berlangsung.

"Turnamen ini akan sangat menarik karena mempertemukan klub-klub besar Indonesia dengan klub-klub terbaik dari Asia Tenggara. Kita akan melihat apakah klub-klub Indonesia mampu menjaga prestasi dan bersaing menghadapi tim-tim kuat, termasuk juara bertahan dari Thailand, Port FC," ujar Erick.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Piala Presiden 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi tolok ukur kekuatan klub-klub Indonesia dalam menghadapi tim-tim terbaik dari negara tetangga.

Kehadiran Port FC sebagai salah satu tim unggulan dari Thailand diperkirakan akan menjadi tantangan besar bagi peserta lokal.

Erick menegaskan bahwa penyelenggaraan Piala Presiden mendapat perhatian penuh dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari penguatan ekosistem sepak bola nasional.

Dukungan tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi level elite, tetapi juga menyentuh pembinaan usia dini melalui berbagai ajang seperti Liga 4 serta kompetisi kelompok umur U-10 hingga U-19.

Menurut Erick, keberhasilan sepak bola Indonesia tidak dapat dibangun hanya dari kompetisi profesional semata. Pembinaan pemain muda harus berjalan beriringan dengan kompetisi level tertinggi agar regenerasi pemain berlangsung secara berkelanjutan dan mampu menghasilkan talenta berkualitas untuk masa depan.

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menilai turnamen ini memiliki peran strategis dalam proses regenerasi pemain dan peningkatan kualitas kompetisi antarklub di Indonesia.

"Saya optimistis Piala Presiden tahun ini akan berlangsung lebih meriah. Terima kasih kepada Pak Erick Thohir yang memiliki jejaring sangat luas sehingga turnamen ini kembali menghadirkan klub-klub berkualitas.

Terima kasih juga kepada Emtek yang selama delapan musim terus mendukung penyelenggaraan Piala Presiden. Semoga stadion dipenuhi penonton, UMKM ikut merasakan manfaat ekonomi, dan masyarakat dapat menikmati pertandingan yang berkualitas," tutur Maruarar.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Pemain Persik Kediri Dilepas Giliran Yandi Sofyan dan Irkham Mila

Maruarar berharap Piala Presiden 2026 tidak hanya sukses dari sisi pertandingan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat.

Ia meminta panitia penyelenggara untuk melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar stadion agar dapat memperoleh manfaat ekonomi dari ramainya penyelenggaraan turnamen.

Selain aspek ekonomi, Maruarar juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah selama pertandingan berlangsung. Panitia diminta menerapkan prinsip daur ulang dan pengelolaan sampah berkelanjutan

sehingga penyelenggaraan turnamen dapat menjadi contoh positif dalam penerapan konsep ramah lingkungan di dunia olahraga. Dalam kesempatan tersebut, Maruarar turut mengumumkan peningkatan hadiah bagi juara Piala Presiden 2026.

Jika pada edisi sebelumnya juara memperoleh hadiah Rp5,5 miliar, maka pada tahun ini nominal tersebut dinaikkan menjadi Rp6 miliar.

"Hadiah juara Piala Presiden tahun ini kami tingkatkan menjadi Rp6 miliar dari sebelumnya Rp5,5 miliar," ungkapnya.

Kenaikan hadiah tersebut diharapkan dapat menambah motivasi klub peserta untuk tampil maksimal sejak fase grup hingga partai final.

 Dengan hadiah yang semakin besar, persaingan diperkirakan akan berlangsung lebih ketat karena setiap tim ingin memanfaatkan turnamen ini sebagai ajang pembuktian menjelang kompetisi resmi musim 2026/2027.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Bali United Resmi Rekrut Jort van der Sande Asal Belanda Pernah Satu Tim Bareng Jay Idz

Dukungan penuh juga datang dari pihak penyiaran. Direktur SCM, Harsiwi Ahmad, menyampaikan apresiasinya karena Emtek kembali dipercaya sebagai mitra penyiaran resmi Piala Presiden.

Menurutnya, edisi sebelumnya berhasil mencatat rating hingga 21,2 persen, dan pihaknya optimistis angka tersebut dapat meningkat pada tahun ini.

Harsiwi menjelaskan bahwa Emtek akan melakukan produksi siaran secara mandiri dengan kualitas yang lebih baik sehingga pengalaman menonton bagi masyarakat di seluruh Indonesia dapat semakin maksimal.

Tingginya animo penonton terhadap Piala Presiden menunjukkan bahwa turnamen ini telah menjadi salah satu tontonan olahraga paling diminati di tanah air.

Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, memastikan panitia akan menghadirkan penyelenggaraan turnamen dengan standar internasional.

Selain fokus pada kualitas pertandingan, panitia juga berkomitmen mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dan pemberdayaan UMKM di sekitar lokasi pertandingan.

Menurut Tsamara, manfaat penyelenggaraan turnamen harus dirasakan lebih luas oleh masyarakat, tidak hanya oleh klub peserta dan penonton di stadion

Karena itu, berbagai program pendukung akan disiapkan agar aktivitas ekonomi di sekitar venue pertandingan dapat meningkat selama Piala Presiden berlangsung.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, 16 Pemain Adhyaksa FC Dilepas Rencanakan Markas Baru

Piala Presiden 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia. Kehadiran klub-klub besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Arema FC dipastikan menarik perhatian jutaan suporter.

Ditambah lagi dengan partisipasi Port FC, Tampines Rovers, dan DPMM FC yang akan memberikan warna baru dalam persaingan.

Bagi klub-klub Indonesia, turnamen ini menjadi kesempatan penting untuk menguji komposisi pemain baru, strategi pelatih, serta kesiapan tim menghadapi musim kompetisi yang sesungguhnya.

Sementara bagi para suporter, Piala Presiden 2026 menawarkan kesempatan menyaksikan duel antarklub papan atas Indonesia melawan tim-tim kuat dari Asia Tenggara dalam atmosfer pertandingan yang kompetitif.

Dengan dukungan penuh dari PSSI, pemerintah, sponsor, dan mitra penyiaran, Piala Presiden 2026 diharapkan mampu menghadirkan pertandingan berkualitas tinggi sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola nasional.

Turnamen ini bukan hanya soal perebutan trofi dan hadiah miliaran rupiah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola Indonesia yang lebih profesional, berkelanjutan, dan kompetitif di tingkat regional.

Seluruh mata kini tertuju pada Bandung dan Surabaya yang akan menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola Indonesia selama akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Dengan persaingan yang semakin ketat, dukungan suporter yang besar, serta kehadiran klub-klub terbaik Asia Tenggara, Piala Presiden 2026 berpotensi menghadirkan banyak pertandingan menarik dan menjadi salah satu turnamen pramusim paling berkesan dalam sejarah sepak bola Indonesia. (dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Piala Presiden 2026 #Jadwal Piala Presiden 2026 #Peserta Piala Presiden 2026 #Piala Presiden terbaru #Berita sepak bola Indonesia