Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persik Kediri Mulai Bangun Tim, Rekrutan Perdana usai Cuci Gudang

Deka Yusuf Afandi • Senin, 6 Juli 2026 | 10:41 WIB
Bursa transfer Super League 2026
Bursa transfer Super League 2026

 

RADARSEMARANG.ID –  Persik Kediri resmi memulai era baru dalam menyongsong kompetisi Super League musim 2026/2027. Setelah melakukan perombakan besar-besaran terhadap komposisi tim dengan melepas puluhan pemain, klub berjuluk Macan Putih itu akhirnya mengumumkan sosok pertama yang bergabung pada bursa transfer kali ini.

Menariknya, rekrutan perdana Persik bukan berasal dari jajaran pemain, melainkan seorang figur penting di balik layar yang dipercaya mampu membangun fondasi klub dalam jangka panjang.

Manajemen Persik Kediri secara resmi menunjuk Razzi Taruna sebagai direktur olahraga (sport director) yang baru. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi klub pada Minggu (5/7/2026) dan menjadi sinyal dimulainya proyek besar Persik untuk bangkit setelah menjalani musim yang kurang memuaskan.

Penunjukan Razzi Taruna tentu bukan tanpa alasan. Namanya sudah cukup dikenal di sepak bola Indonesia setelah sukses mengawal perjalanan PSIM Yogyakarta hingga meraih gelar juara Liga 2 musim 2024/2025 sekaligus memastikan promosi ke kasta tertinggi.

Pengalaman tersebut diharapkan mampu dibawa ke Persik Kediri yang kini tengah melakukan pembenahan di berbagai sektor. Musim lalu menjadi periode yang penuh tantangan bagi Persik Kediri.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persijap Jepara Resmi Datangkan Roman Paparyga, Striker Ukraina Eks Liga Belarus dan Uzbekistan

Tim asal Kota Kediri tersebut hanya mampu mengakhiri kompetisi Super League 2025/2026 di posisi ke-12 klasemen akhir dengan koleksi 39 poin. Hasil itu tentu jauh dari ekspektasi para pendukung yang berharap Macan Putih mampu bersaing di papan atas.

Performa yang tidak konsisten sepanjang musim membuat manajemen mengambil sejumlah keputusan penting. Salah satunya adalah pergantian pelatih di tengah kompetisi.

Ong Kim Swee yang sebelumnya dipercaya menangani tim akhirnya digantikan oleh Marcos Reina demi mengangkat performa Persik. Namun, perubahan tersebut belum mampu membawa hasil maksimal hingga kompetisi berakhir.

Usai musim selesai, Persik Kediri langsung bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuad. Langkah paling mencolok adalah melepas tidak kurang dari 21 pemain sekaligus.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu perombakan terbesar yang dilakukan klub peserta Super League menjelang musim baru. Keputusan melakukan cuci gudang menunjukkan bahwa manajemen ingin membangun tim dari awal dengan komposisi pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelatih dan filosofi klub.

Persik tampaknya tidak ingin mengulang hasil mengecewakan musim sebelumnya dan memilih memulai proyek baru dengan wajah yang berbeda.

Sejumlah nama besar dipastikan berpisah dengan Macan Putih. Di antaranya terdapat Hugo Samir, Syahrian Abimanyu, Leo Navacchio, Henhen Herdiana, Gavin Kwan Adsit, Rezaldi Hehanussa, Hamra Hehanussa, Novri Setiawan, Yusuf Meilana, Rodrigo, Adrian Luna, Castanheira, Yandi Sofyan, Irkham Mila, Vava Mario, Rifqi Ray, Haikal Rihka, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani, M Firli, hingga Zidane.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, 16 Pemain Adhyaksa FC Dilepas Rencanakan Markas Baru

Selama beberapa pekan terakhir, akun media sosial Persik Kediri lebih banyak dipenuhi unggahan perpisahan atau "thank you" kepada para pemain yang meninggalkan klub. Kini, fase tersebut mulai berganti dengan hadirnya unggahan bertajuk "welcome" sebagai tanda dimulainya pembentukan skuad baru.

Nama pertama yang diperkenalkan kepada publik ternyata bukan seorang pemain, melainkan sosok yang akan bertanggung jawab dalam menyusun arah pembangunan tim dari balik meja manajemen.

Dalam pernyataan resminya, Persik Kediri menyambut hangat kehadiran Razzi Taruna sebagai direktur olahraga baru.

"Persik Kediri dengan bangga menyambut Dyaradzi Aufa Taruna sebagai direktur olahraga."

Klub kemudian menegaskan harapan besarnya terhadap sosok yang akrab disapa Razzi tersebut.

"Dengan semangat, dedikasi, dan visi untuk membawa klub terus berkembang."

"Kehadiran Razzi Taruna diharapkan mampu memperkuat fondasi Persik Kediri dalam membangun tim yang kompetitif, berkelanjutan, dan berprestasi," tulis pihak Persik dalam pernyataan resminya.

Sebagai direktur olahraga, Razzi Taruna akan memiliki peran yang sangat strategis. Ia tidak hanya bertugas mengawasi aktivitas perekrutan pemain, tetapi juga memastikan pembangunan tim berjalan sesuai visi jangka panjang klub. Posisi ini menjadi salah satu elemen penting dalam menciptakan stabilitas dan kesinambungan prestasi sebuah klub profesional.

Rekam jejak Razzi Taruna menjadi alasan kuat mengapa Persik menjatuhkan pilihan kepadanya. Sebelum bergabung dengan Macan Putih, ia menghabiskan sekitar tiga tahun bersama PSIM Yogyakarta.

Selama periode tersebut, Razzi menjadi salah satu figur penting di balik transformasi Laskar Mataram dari tim peserta Liga 2 hingga akhirnya berhasil promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persib Bandung Siapkan Kejutan, Mariano Peralta hingga Ragnar Oratmangoen Menguat

Keberhasilan terbesar Razzi bersama PSIM terjadi pada musim 2024/2025 ketika klub asal Yogyakarta tersebut berhasil menjuarai Liga 2. Prestasi itu sekaligus mengakhiri penantian panjang PSIM untuk kembali tampil di kompetisi kasta tertinggi setelah bertahun-tahun berjuang.

Kesuksesan tersebut membuat nama Razzi semakin diperhitungkan di kalangan sepak bola nasional. Kemampuannya dalam membangun organisasi tim, menyusun strategi perekrutan, hingga menciptakan lingkungan kerja yang profesional menjadi nilai tambah yang kini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi Persik Kediri.

Meski demikian, perjalanan Razzi bersama PSIM berakhir menjelang berakhirnya musim Super League 2025/2026. Saat itu ia memilih mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer tim.

Keputusan tersebut diterima dengan baik oleh jajaran manajemen PSIM. Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, bahkan menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Razzi selama membangun klub.

"Kami mengucapkan terima kasih atas jerih payah dan perjuangan Razzi bersama Laskar Mataram."

"Kami sangat menghargai keputusan pribadinya dan mendoakan yang terbaik untuk Razzi ke depannya," ujar Liana Tasno ketika mengumumkan perpisahan tersebut.

Kini, tantangan baru telah menanti Razzi Taruna di Kediri. Ia akan menghadapi pekerjaan yang tidak ringan karena harus membantu membangun kembali skuad Persik yang kehilangan banyak pemain inti.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persib Bandung Siapkan Kejutan, Mariano Peralta hingga Ragnar Oratmangoen Menguat

Selain menentukan arah perekrutan pemain baru, ia juga dituntut mampu menyusun fondasi yang kuat agar Persik bisa kembali menjadi tim yang kompetitif di Super League.

Dengan banyaknya pemain yang telah hengkang, aktivitas transfer Persik Kediri diperkirakan masih akan berlangsung sangat aktif dalam beberapa pekan ke depan. 

Kehadiran Razzi Taruna sebagai direktur olahraga diyakini akan mempercepat proses pembentukan tim sehingga kebutuhan skuad dapat segera terpenuhi sebelum kompetisi dimulai.

Para pendukung Macan Putih tentu berharap pengalaman Razzi membawa PSIM promosi ke kasta tertinggi dapat menjadi modal berharga untuk membangkitkan prestasi Persik.

Apalagi, klub kini memasuki fase pembangunan ulang yang membutuhkan perencanaan matang, perekrutan pemain yang tepat, serta sinergi kuat antara manajemen dan tim pelatih.

Langkah awal Persik Kediri menunjuk Razzi Taruna juga menunjukkan bahwa pembenahan tidak hanya dilakukan di atas lapangan, tetapi dimulai dari struktur organisasi klub.

Strategi tersebut menjadi indikasi bahwa Macan Putih ingin membangun tim secara menyeluruh demi menciptakan prestasi yang lebih stabil dalam beberapa musim ke depan.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Mariano Peralta Dikabarkan Sepakat Gabung Persib Bandung

Berikut daftar aktivitas resmi Persik Kediri hingga saat ini.

Masuk:

·         Razzi Taruna (Direktur Olahraga)

Keluar:
Rodrigo, Syahrian Abimanyu, Yusuf Meilana, Rifqi Ray, Haikal Rihka, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani, Hugo Samir, Zidane, Novri Setiawan, Henhen Herdiana, Hamra Hehanussa, Rezaldi Hehanussa, Yandi Sofyan, Irkham Mila, M Firli, Gavin Kwan Adsit, Adrian Luna, Castanheira, Leo Navacchio, dan Vava Mario.

Dengan dimulainya perekrutan dari jajaran manajemen, publik kini menantikan langkah berikutnya dari Persik Kediri di bursa transfer Super League 2026/2027. Tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat Macan Putih akan mulai mengumumkan deretan pemain anyar yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim pada musim mendatang.

Kehadiran Razzi Taruna sebagai direktur olahraga menjadi fondasi awal yang diharapkan mampu membawa Persik kembali bersaing di papan atas kompetisi dan mengembalikan kejayaan klub kebanggaan masyarakat Kediri tersebut.dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Bursa transfer Super League 2026 #Transfer pemain Liga Indonesia terbaru #Bursa transfer Super League 2026 2027 #transfer pemain #bursa transfer liga 1