Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

PSPS Pekanbaru Siapkan Kejutan Besar, Latihan Perdana Juli, Antonio Gamaroni Jadi Andalan

Deka Yusuf Afandi • Senin, 29 Juni 2026 | 12:47 WIB
Liga 2 2026/2027
Liga 2 2026/2027

 

RADARSEMARANG.ID –  PSPS Pekanbaru mulai mematangkan langkah awal dalam persiapan menghadapi kompetisi Pegadaian Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Klub berjuluk Askar Bertuah itu dijadwalkan segera menggelar latihan perdana sekaligus proses seleksi pemain yang akan menjadi fondasi skuad baru untuk menghadapi ketatnya persaingan musim depan.

Rencana tersebut disusun secara terstruktur oleh manajemen bersama jajaran pelatih yang kini telah lengkap. PSPS menargetkan seluruh rangkaian persiapan bisa berjalan efektif mulai pertengahan Juli 2026, dengan fokus utama membentuk kerangka tim yang solid sejak awal pramusim.

CEO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah, menegaskan bahwa seluruh komposisi staf kepelatihan telah resmi terpenuhi. Hal ini menjadi langkah penting sebelum tim memasuki fase latihan dan seleksi pemain.

“Rencananya kita akan latihan dan seleksi pemain ini paling lambat 15 Juli. Ya paling telatnya tanggal segitu kita sudah latihan,” ujar Edu, sapaan akrabnya, Senin (29/6/2026).

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Semen Padang FC Mulai Bentuk Skuad Baru, PSPS Pekanbaru Masih Mencari Pelatih Baru,

Pernyataan tersebut sekaligus menandai keseriusan PSPS dalam melakukan persiapan lebih awal dibanding musim sebelumnya. Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, manajemen berharap proses pembentukan tim bisa berjalan lebih matang dan terukur, terutama dalam menentukan komposisi pemain lokal maupun asing.

Perubahan besar juga terjadi di kursi kepelatihan. PSPS Pekanbaru resmi menunjuk Akhyar Ilyas sebagai pelatih kepala untuk menggantikan Aji Santoso. Pergantian ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh klub setelah menutup musim sebelumnya dengan berbagai catatan yang perlu diperbaiki, khususnya dalam hal konsistensi performa tim.

Akhyar Ilyas kini akan bekerja bersama jajaran staf pelatih yang telah disusun untuk mendukung kinerjanya di lapangan. Dalam struktur kepelatihan terbaru, ia akan dibantu oleh Ambrizal sebagai asisten pelatih, Roffy Sunaryo sebagai asisten pelatih lainnya, Abdul Rohman sebagai pelatih kiper, serta Abda Alief yang bertanggung jawab sebagai pelatih fisik.

Kelengkapan staf pelatih ini menjadi salah satu fondasi penting bagi PSPS Pekanbaru dalam menyongsong kompetisi Pegadaian Liga 2 Indonesia 2026/2027. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas, tim pelatih diharapkan mampu membangun sistem permainan yang lebih rapi, modern, dan sesuai dengan kebutuhan kompetisi saat ini.

Manajemen PSPS menilai bahwa kestabilan di sektor kepelatihan akan berdampak langsung terhadap kualitas tim secara keseluruhan. Oleh karena itu, proses seleksi pemain nantinya akan dilakukan langsung di bawah pengawasan tim pelatih yang sudah terbentuk lengkap.

Selain fokus pada pelatih, perhatian juga tertuju pada komposisi pemain yang akan memperkuat skuad musim depan. Hingga saat ini, manajemen PSPS Pekanbaru baru mengonfirmasi satu nama pemain yang telah resmi menandatangani kontrak, yakni Asir Asiz. Gelandang tersebut diproyeksikan tetap menjadi bagian penting dalam skema permainan tim.

Selain Asir Asiz, PSPS juga memastikan bahwa pemain asing mereka, Antonio Gamaroni, akan kembali memperkuat tim pada musim 2026/2027. Keputusan ini disambut positif oleh manajemen dan juga pendukung setia PSPS, mengingat kontribusi sang pemain pada musim sebelumnya dinilai cukup signifikan.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi klub, PSPS Pekanbaru mengonfirmasi bahwa pemain asal Brasil tersebut tetap menjadi bagian dari proyek tim untuk musim baru. Klub juga memberikan keyakinan bahwa Gamaroni akan kembali menjadi salah satu tumpuan utama di lini serang.

Antonio Gamaroni sendiri bukan nama baru dalam skuad PSPS. Ia bergabung pada musim 2025/2026 dan mulai memperkuat tim pada putaran ketiga kompetisi. Kehadirannya saat itu langsung memberikan dampak positif terhadap dinamika permainan tim, terutama dalam urusan mencetak gol dan membuka ruang serangan.

Di bawah arahan pelatih sebelumnya, Aji Santoso, Gamaroni mampu beradaptasi dengan cepat terhadap gaya permainan PSPS. Ia bahkan beberapa kali menjadi pembeda dalam pertandingan penting, berkat kemampuan teknis dan naluri menyerangnya yang tajam.

Menariknya, Gamaroni juga kerap dipasangkan dengan gelandang energik Asir Asiz, yang membuat lini tengah dan lini depan PSPS terlihat lebih hidup. Kombinasi keduanya dianggap sebagai salah satu kekuatan utama tim pada musim sebelumnya, dan diprediksi kembali menjadi andalan di musim mendatang.

PSPS Pekanbaru menaruh harapan besar pada musim 2026/2027 sebagai momentum kebangkitan klub. Dengan komposisi pelatih baru dan beberapa pemain kunci yang dipertahankan, klub ingin membangun tim yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga konsisten sepanjang musim.

Musim ini juga akan menjadi ajang pembuktian bagi Antonio Gamaroni. Setelah berhasil menunjukkan performa menjanjikan di musim sebelumnya, kini ia diharapkan mampu tampil lebih konsisten dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi PSPS dalam perburuan prestasi.

Dalam sebuah video singkat yang diunggah oleh klub, Antonio Gamaroni memberikan pernyataan yang langsung menarik perhatian para pendukung PSPS Pekanbaru. Dalam video tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan dan berjuang bersama tim.

"Hello PSPS fans. I'm Antonio Gamaroni and I'm still Blue. See you in Pekanbaru"

Pernyataan singkat tersebut menjadi sinyal kuat bahwa sang pemain masih memiliki semangat besar untuk melanjutkan kariernya bersama PSPS Pekanbaru. Ungkapan “still Blue” juga menjadi simbol kedekatannya dengan klub dan para pendukungnya.

Menariknya, sebelum bergabung dengan PSPS, Antonio Gamaroni telah memiliki pengalaman bermain di beberapa kompetisi luar negeri, termasuk bersama klub Taiwan Steel di liga Taiwan. Ia didatangkan PSPS pada 11 Januari 2026 dengan status transfer bebas, setelah kontraknya bersama klub sebelumnya berakhir.

Pengalaman bermain di level internasional membuat Gamaroni tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Ia bahkan sudah cukup familiar dengan gaya permainan klub-klub Indonesia karena sebelumnya kerap menghadapi tim asal Indonesia dalam ajang kompetisi Asia bersama Taiwan Steel.

Salah satu pengalamannya yang cukup berkesan adalah ketika menghadapi Madura United dalam pertandingan tingkat Asia. Pengalaman tersebut membuatnya memiliki gambaran tentang intensitas permainan dan atmosfer suporter sepak bola Indonesia yang terkenal sangat fanatik dan penuh tekanan.

Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa PSPS Pekanbaru merasa yakin untuk mempertahankan jasanya. Klub menilai bahwa Gamaroni tidak hanya memiliki kualitas individu yang baik, tetapi juga pengalaman internasional yang bisa membantu tim dalam situasi-situasi penting di kompetisi.

Manajemen PSPS Pekanbaru juga menilai bahwa keberadaan pemain seperti Gamaroni sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan. Dengan kombinasi pemain lokal seperti Asir Asiz dan pemain asing berpengalaman, PSPS berharap dapat bersaing lebih kuat di Pegadaian Liga 2 Indonesia 2026/2027.

Di sisi lain, proses seleksi pemain yang akan dimulai pada pertengahan Juli juga menjadi perhatian besar. Tim pelatih di bawah komando Akhyar Ilyas akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemain yang ada, sekaligus mencari tambahan amunisi baru yang sesuai dengan kebutuhan taktik.

Seleksi ini tidak hanya akan menentukan siapa yang bertahan, tetapi juga menjadi dasar dalam membangun identitas permainan PSPS musim depan. Dengan waktu persiapan yang cukup panjang, klub berharap dapat menemukan komposisi terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.

PSPS Pekanbaru juga menargetkan peningkatan prestasi dibanding musim sebelumnya. Dengan dukungan penuh manajemen, staf pelatih lengkap, serta pemain yang memiliki kualitas dan pengalaman, klub optimistis dapat tampil lebih kompetitif.

Kehadiran kembali Antonio Gamaroni menjadi salah satu simbol penting dalam proyek kebangkitan tersebut. Ia tidak hanya dianggap sebagai pemain asing biasa, tetapi juga bagian dari rencana jangka menengah klub dalam membangun tim yang lebih stabil dan produktif.

Dengan segala persiapan yang tengah dilakukan, PSPS Pekanbaru kini memasuki fase penting dalam perjalanan menuju musim baru. Semua elemen klub mulai bergerak dalam satu visi yang sama, yakni membawa Askar Bertuah tampil lebih kuat dan mampu bersaing di papan atas kompetisi.

Jika seluruh rencana berjalan sesuai target, PSPS Pekanbaru berpotensi menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam Pegadaian Liga 2 Indonesia 2026/2027. Kombinasi pelatih baru, pemain bertahan, dan pemain asing yang sudah paham karakter tim menjadi modal penting dalam menghadapi musim yang penuh tantangan ini.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Liga 2 2026/2027 #bursa transfer Liga Indonesia 2026/2027 #transfer Liga 2 Indonesia 2026 #Championship Indonesia #Bursa Transfer Liga 2