RADARSEMARANG.ID – Persib Bandung kembali menjadi sorotan pada bursa transfer menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2026/2027. Setelah mempertahankan status sebagai juara bertahan, Maung Bandung justru harus kehilangan sejumlah pemain yang selama beberapa musim terakhir menjadi bagian penting dalam skuad.
Dua nama yang paling menyita perhatian adalah Robi Darwis dan Alfeandra Dewangga. Keduanya resmi berpisah dengan Persib, meski alasan di balik kepergian mereka berbeda.
Perpisahan Robi Darwis menjadi momen emosional bagi Bobotoh. Gelandang muda yang merupakan produk asli Akademi Persib itu memilih mengakhiri kebersamaannya setelah empat musim mengenakan seragam kebanggaan Pangeran Biru.
Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang seorang pemain binaan yang berhasil menembus tim utama dan ikut merasakan berbagai momen penting bersama klub asal Kota Bandung itu.
Robi menyampaikan salam perpisahan melalui pesan yang penuh rasa syukur. Pemain berusia 23 tahun tersebut mengaku Persib memiliki tempat yang sangat istimewa dalam perjalanan karier profesionalnya.
Selama berada di klub, ia merasa berkembang sebagai pesepak bola sekaligus memperoleh pengalaman berharga yang akan menjadi bekal menghadapi tantangan berikutnya.
“Persib akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan karier saya. Saya banyak belajar, berkembang, dan mendapatkan pengalaman berharga di PERSIB,” kata Robi, Kamis (25/6/2026), dikutip dari laman resmi klub.
Ucapan tersebut menjadi gambaran betapa besar arti Persib bagi pemain asal Cianjur tersebut. Sejak bergabung dari akademi hingga menjadi bagian tim senior, Robi tumbuh sebagai salah satu pemain muda potensial yang mendapat kepercayaan tampil di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Salah satu ciri khas permainan Robi Darwis adalah kemampuan melakukan lemparan ke dalam jarak jauh yang kerap menjadi senjata tambahan bagi Persib saat menyerang.
Keahlian tersebut beberapa kali menciptakan peluang berbahaya dan membuat namanya cukup dikenal di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Meski telah resmi berpisah dengan Persib Bandung, Robi belum mengungkapkan klub yang akan menjadi pelabuhan barunya pada musim depan.
Hingga saat ini, ia memilih merahasiakan langkah selanjutnya dan hanya menegaskan ingin fokus menghadapi tantangan baru dalam perjalanan karier profesionalnya.
“Saat ini saya memilih fokus pada langkah dan tantangan berikutnya, sambil tetap mendoakan yang terbaik untuk PERSIB, para pemain, staf, dan tentunya Bobotoh. Sepakbola terus berjalan, dan saya bersyukur atas setiap proses yang telah saya lalui,” pungkasnya.
Ucapan tersebut sekaligus menjadi salam perpisahan kepada seluruh elemen Persib, mulai dari rekan setim, jajaran pelatih, manajemen, hingga Bobotoh yang selama ini selalu memberikan dukungan dalam setiap pertandingan.
Selama memperkuat Persib Bandung, Robi Darwis mencatatkan statistik yang cukup baik untuk pemain muda. Dalam empat musim membela tim senior, ia tampil sebanyak 60 pertandingan di berbagai kompetisi. Dari total penampilannya tersebut, Robi berhasil mencetak satu gol dan menyumbangkan empat assist.
Meski statistiknya tidak terlalu mencolok, kontribusi Robi tetap mendapat apresiasi. Ia dikenal sebagai pemain pekerja keras yang mampu mengisi beberapa posisi di lini tengah dan selalu tampil penuh semangat setiap kali dipercaya pelatih.
Kepergian Robi Darwis menambah panjang daftar pemain yang meninggalkan Persib Bandung pada bursa transfer musim ini. Manajemen memang tengah melakukan evaluasi besar terhadap komposisi skuad demi menjaga daya saing sebagai juara bertahan sekaligus menghadapi padatnya jadwal kompetisi musim 2026/2027.
Di sisi lain, kabar yang tak kalah mengejutkan datang dari Alfeandra Dewangga. Bek serbabisa asal Semarang itu resmi meninggalkan Persib Bandung dan bergabung dengan Arema FC melalui mekanisme transfer permanen.
Kepindahan tersebut cukup mengejutkan mengingat Dewangga baru semusim memperkuat Maung Bandung dan masih memiliki kontrak hingga satu tahun ke depan.
Transfer ini menjadi salah satu pergerakan paling menarik dalam bursa transfer Liga Indonesia karena melibatkan dua klub besar dengan rivalitas yang cukup kuat.
Arema FC dikabarkan bersedia menebus sisa kontrak Dewangga sehingga Persib akhirnya memberikan lampu hijau atas proses transfer tersebut.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa keputusan melepas Dewangga bukan dilakukan secara tergesa-gesa. Manajemen terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan jajaran pelatih, termasuk pelatih kepala anyar Igor Tolic, sebelum mengambil keputusan final.
“Manajemen telah berkoordinasi dengan tim pelatih sebelum mengambil keputusan final. Ada peluang yang dinilai baik bagi semua pihak serta sejalan dengan kebutuhan klub, kami mempertimbangkannya secara profesional. Kami memutuskan menyetujui transfer Dewangga ke Arema FC,” ujar Adhitia dalam keterangan resminya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa transfer Dewangga merupakan keputusan profesional yang mempertimbangkan kepentingan seluruh pihak, baik pemain maupun klub.
Selama memperkuat Persib Bandung pada musim 2025/2026, Dewangga memang kesulitan mendapatkan tempat utama di lini belakang. Ketatnya persaingan membuat mantan pemain Timnas Indonesia itu lebih sering menghuni bangku cadangan dibandingkan tampil sejak menit awal.
Sepanjang musim lalu, Dewangga hanya mencatatkan sembilan penampilan bersama Persib. Dari jumlah tersebut, enam laga dijalaninya sebagai starter, sementara sisanya dimainkan sebagai pemain pengganti.
Minimnya kesempatan bermain diyakini menjadi alasan utama mengapa Dewangga memilih menerima pinangan Arema FC. Di klub barunya, ia berpeluang memperoleh menit bermain yang lebih banyak sekaligus menghidupkan kembali performanya sebagai salah satu bek muda terbaik Indonesia.
Persaingan di lini pertahanan Persib memang tidak mudah. Kehadiran sejumlah pemain berkualitas seperti Frans Putros dan Eliano Reijnders membuat persaingan memperebutkan tempat utama semakin ketat. Situasi tersebut membuat Dewangga kesulitan memperoleh kepercayaan secara konsisten sepanjang musim.
Bagi Arema FC, kedatangan Dewangga tentu menjadi tambahan kekuatan yang sangat berharga. Kemampuannya bermain di beberapa posisi, baik sebagai bek tengah, bek kiri maupun gelandang bertahan, menjadi nilai lebih yang dapat dimanfaatkan tim berjuluk Singo Edan tersebut.
Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persija Jakarta dan Persijap Jepara Mulai Bersih bersih
Sementara itu, Persib Bandung tampaknya masih akan terus bergerak aktif di bursa transfer. Kepergian sejumlah pemain memberi sinyal bahwa manajemen bersama pelatih Igor Tolic sedang menyusun komposisi baru untuk menghadapi ketatnya persaingan musim 2026/2027.
Bobotoh pun kini menantikan siapa saja pemain yang akan didatangkan sebagai pengganti Robi Darwis dan Alfeandra Dewangga. Hingga kini, berbagai spekulasi mengenai calon rekrutan baru masih terus berkembang, sementara manajemen Persib belum memberikan pengumuman resmi terkait tambahan amunisi.
Di sisi lain, perjalanan karier Robi Darwis dan Alfeandra Dewangga memasuki babak baru. Robi masih merahasiakan klub tujuan berikutnya, sedangkan Dewangga telah resmi memulai petualangan bersama Arema FC. Meski berpisah dengan Persib, keduanya dipastikan tetap membawa pengalaman berharga selama membela salah satu klub terbesar di Indonesia.
Bursa transfer musim 2026/2027 pun diprediksi masih akan menghadirkan berbagai kejutan lain. Persib Bandung sebagai juara bertahan diyakini belum selesai melakukan perombakan skuad. Sementara para pendukung setia berharap setiap keputusan yang diambil manajemen mampu menjaga kekuatan tim agar tetap menjadi kandidat utama peraih gelar pada musim mendatang.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi