RADARSEMARANG.ID – Musim Championship 2026/2027 mulai memunculkan berbagai cerita menarik dari klub-klub yang bersiap mengejar tiket promosi ke Liga 1. Salah satu kabar yang menyita perhatian datang dari Semen Padang yang resmi merekrut striker berpengalaman Irvan Mofu.
Di saat yang sama, Sumsel United juga mulai bergerak menyusun fondasi tim dengan memburu sosok pelatih kepala yang tepat untuk menghadapi ketatnya persaingan musim depan.
Kehadiran Irvan Mofu di Semen Padang menjadi salah satu transfer yang cukup menarik perhatian publik sepak bola nasional. Penyerang berusia 31 tahun tersebut dikenal sebagai pemain yang memiliki rekam jejak istimewa dalam mengantar klub-klub promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Manajemen Semen Padang secara resmi memperkenalkan Irvan Mofu kepada publik pada Senin, 22 Juni 2026. Pemain asal Pinrang, Sulawesi Selatan itu dikontrak selama satu musim dan langsung menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim berjuluk Kabau Sirah.
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Semen Padang FC Kembali Bikin Kejutan, Ini Rekrutan Terbarunya
Bagi Irvan, bergabung dengan Semen Padang menjadi awal petualangan baru setelah sebelumnya memperkuat PSS Sleman. Ia mengaku bersyukur karena masih mendapatkan kepercayaan dari klub yang memiliki ambisi besar untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
"Ya, saya sudah resmi jadi pemain Semen Padang untuk musim depan. Saya dikontrak satu tahun saja. Tentu saya bersyukur dan siap memulai petualangan di klub baru. Minta doanya," ujar Irvan kepada Bola.com, Rabu (24/6/2026).
Perekrutan Irvan bukan tanpa alasan. Dalam beberapa musim terakhir, namanya identik dengan keberhasilan klub-klub yang dibelanya meraih promosi. Catatan tersebut membuatnya mendapatkan julukan sebagai spesialis promosi karena mampu membawa sejumlah tim naik kasta.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting yang diharapkan mampu membantu Semen Padang mencapai target besar pada Championship 2026/2027. Klub asal Sumatera Barat itu ingin kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan dan berusaha merebut tiket menuju Liga 1.
Irvan sendiri menyadari status spesial yang melekat pada dirinya. Sepanjang karier profesionalnya, ia sudah beberapa kali menjadi bagian dari tim yang sukses mengamankan promosi.
"Saya sudah hattrick membawa klub promosi. Dua musim terakhir dengan PSIM Jogja dan PSS Sleman. Sebelumnya sama Persiraja juga bantu naik ke Liga 1," katanya.
Perjalanan sukses Irvan sebagai pemain yang akrab dengan promosi dimulai saat memperkuat Persiraja Banda Aceh pada musim 2018/2019. Saat itu, Persiraja berhasil finis di posisi ketiga kompetisi dan mengamankan tiket promosi ke Liga 1.
Setelah sukses bersama Persiraja, karier Irvan kembali bersinar ketika membela PSIM Yogyakarta. Pada musim 2024/2025, ia menjadi bagian penting dari skuad yang berhasil menjuarai Pegadaian Liga 2 sekaligus memastikan promosi ke kasta tertinggi.
Kesuksesan tersebut berlanjut pada musim berikutnya ketika Irvan memperkuat PSS Sleman. Bersama Super Elja, ia kembali mencatatkan pencapaian impresif dengan membawa tim tersebut meraih status runner-up Pegadaian Championship 2025/2026 dan memastikan tiket promosi ke Super League.
Rentetan prestasi itu membuat banyak suporter Semen Padang optimistis. Mereka berharap sentuhan magis yang selama ini dimiliki Irvan kembali hadir dan mampu membantu Kabau Sirah meraih target besar musim depan.
Meski demikian, Irvan menegaskan bahwa fokus utamanya tetap memberikan kontribusi terbaik bagi tim yang dibelanya. Ia tidak ingin terbebani dengan label spesialis promosi, tetapi justru menjadikannya sebagai motivasi tambahan.
"Untuk Semen Padang ya target saya tetap memberikan yang terbaik di mana pun saya bermain. InsyaAllah lolos lagi membawa promosi ke Liga 1," harap mantan pemain Karketu Dili FC tersebut.
Apabila target tersebut berhasil diwujudkan, Irvan akan mencatatkan sejarah pribadi yang sangat istimewa. Ia berpeluang menjadi pemain yang sukses membawa empat klub berbeda promosi ke Liga 1, sebuah pencapaian yang tentunya tidak mudah diraih oleh banyak pesepak bola Indonesia.
Sementara itu, persaingan menuju promosi musim depan dipastikan semakin menarik karena sejumlah klub juga mulai melakukan persiapan serius. Salah satunya adalah Sumsel United yang tengah menyusun kekuatan baru untuk menghadapi Championship 2026/2027.
Klub yang dijuluki Laskar Juaro tersebut bergerak cepat dengan memprioritaskan pencarian pelatih kepala sebelum membentuk komposisi pemain. Langkah ini dilakukan agar proses pembangunan tim berjalan sesuai visi dan target yang telah ditetapkan manajemen.
Direktur Utama PT Cahaya Sumsel United, Erick Yunisman, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang mempertimbangkan beberapa nama untuk mengisi posisi pelatih kepala.
"Kami sudah menginventarisasi beberapa kandidat pelatih. Saat ini ada sekitar empat nama yang sedang kami pertimbangkan dan kemungkinan besar keputusan final akan diumumkan pada Juli mendatang," ujar Erick, Rabu (24/6/2026).
Menariknya, salah satu kandidat yang masuk radar Sumsel United disebut memiliki pengalaman menangani tim nasional Indonesia kelompok umur. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah karena klub ingin membangun skuad yang tidak hanya kompetitif dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mengembangkan potensi pemain muda.
Menurut Erick, seluruh kandidat yang sedang dipertimbangkan memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Ada yang berpengalaman di kompetisi Liga 2, sementara ada pula yang pernah berkecimpung di lingkungan tim nasional.
"Ada kandidat yang pernah melatih tim nasional kelompok umur. Semua masih kami kaji dan sesuaikan dengan kebutuhan tim," katanya.
Manajemen Sumsel United tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pilihan. Mereka ingin memastikan sosok yang ditunjuk benar-benar sesuai dengan filosofi permainan dan target yang ingin dicapai klub pada musim mendatang.
Karena itu, berbagai aspek sedang dipelajari secara mendalam, mulai dari pengalaman kepelatihan, kemampuan membangun tim, hingga kecocokan dengan proyek jangka panjang yang sedang disiapkan.
Erick juga mengungkapkan bahwa komunikasi awal dengan sejumlah kandidat sudah dilakukan. Respons yang diterima pun cukup positif karena para pelatih tersebut menunjukkan ketertarikan terhadap proyek yang ditawarkan Sumsel United.
"Mereka sudah berkomunikasi dengan kami dan pada prinsipnya tertarik untuk bergabung bersama Sumsel United," jelasnya.
Setelah posisi pelatih kepala terisi, langkah berikutnya adalah menyusun komposisi pemain. Proses perekrutan akan dilakukan berdasarkan kebutuhan yang ditentukan oleh pelatih terpilih sehingga pembangunan skuad bisa berjalan lebih efektif.
Baca Juga: Update Terbaru Bansos PKH dan BPNT 2026, Status KPM Berubah dari Gagal Rekening ke SPM dan Siap Cair
Menurut Erick, manajemen ingin memberikan ruang yang cukup bagi pelatih untuk menentukan karakter dan kebutuhan tim. Dengan demikian, pemain yang direkrut benar-benar sesuai dengan strategi yang akan diterapkan selama kompetisi berlangsung.
"Kami ingin pelatih terlebih dahulu yang menentukan kebutuhan tim. Setelah itu baru proses perekrutan pemain dilakukan sesuai rekomendasi pelatih," tegasnya.
Championship 2026/2027 diprediksi menjadi salah satu musim yang paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah klub memiliki ambisi besar untuk meraih promosi ke Liga 1, termasuk Semen Padang dan Sumsel United yang sama-sama menunjukkan keseriusan dalam membangun kekuatan sejak awal.
Bagi Semen Padang, hadirnya Irvan Mofu diharapkan menjadi salah satu faktor pembeda yang mampu meningkatkan produktivitas lini depan sekaligus menghadirkan mental juara dalam skuad. Sementara bagi Sumsel United, keputusan memilih pelatih yang tepat akan menjadi fondasi penting untuk membangun tim yang kompetitif dan mampu bersaing di papan atas.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi