Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bursa Transfer Super League 2026/2027, Banyak yang Tak Menyangka, Persik Kediri Justru Lepas Pemain yang Sempat Jadi Andalan di Dua Musim T

Deka Yusuf Afandi • Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB
Bursa transfer Super League 2026
Bursa transfer Super League 2026

 

RADARSEMARANG.ID –  Persik Kediri terus melakukan pembenahan skuad menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Setelah lebih dulu mengakhiri kerja sama dengan sejumlah pemain senior, kini giliran enam pemain muda yang dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari tim berjuluk Macan Putih tersebut pada musim depan.

Sebelumnya, Persik Kediri telah melepas tiga pemain berpengalaman, yakni Rodrigo Dias asal Brasil, Syahrian Abimanyu, dan Yusuf Meilana. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi menyeluruh yang dilakukan manajemen guna membentuk tim yang lebih kompetitif menghadapi persaingan musim baru.

Kini, enam pemain muda juga harus mengucapkan salam perpisahan kepada Persik Kediri. Mereka adalah Rifqi Ray Farandi, Haikal Riza, Hugo Samir, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani Lubis, dan Zidane Afreza.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Alfeandra Dewangga Tinggalkan Persib Bandung Meski Kontrak Masih Panjang

Dari enam nama tersebut, dua pemain merupakan produk asli pembinaan Elite Pro Academy (EPA) Persik Kediri. Keputusan ini menunjukkan bahwa manajemen klub tengah melakukan penyegaran skuad secara menyeluruh, baik di level pemain senior maupun pemain muda.

Manajer tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berkontribusi selama membela tim. Menurutnya, keputusan berpisah bukan berarti para pemain tersebut tidak memiliki kualitas, melainkan bagian dari kebutuhan tim untuk menyusun komposisi yang lebih sesuai dengan target musim depan.

"Sebenarnya, mereka pemain muda yang punya potensi besar. Masing-masing punya kesempatan besar untuk berkembang di masa depan. Harapan terbaik untuk karier sepak bola mereka selanjutnya. Semua pihak di klub berterima kasih atas perjuangan dan dedikasi selama berkostum Persik Kediri," ujar Rachmad Tri Kuncara.

Dari seluruh pemain yang dilepas, keputusan melepas Rifqi Ray Farandi dan Hugo Samir menjadi salah satu yang paling menyita perhatian publik.

Kedua pemain tersebut dalam dua musim terakhir cukup sering mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama dan mengisi slot pemain muda yang diwajibkan dalam regulasi kompetisi.

Namun, perubahan regulasi yang dilakukan operator liga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kebijakan Persik Kediri. Mulai musim 2026/2027, aturan mengenai kewajiban memainkan pemain U-22 tidak lagi diberlakukan. Kondisi ini membuat klub harus lebih selektif dalam mempertahankan pemain muda.

Persik kini membutuhkan pemain muda yang tidak hanya memiliki potensi, tetapi juga siap bersaing secara langsung untuk memperebutkan tempat di susunan pemain utama. Persaingan yang semakin ketat membuat setiap pemain harus mampu menunjukkan kualitas terbaiknya agar tetap menjadi bagian dari skuad.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Garudayaksa Siapkan Sejumlah Pemain Untuk Kompetisi Musim Depan, Inilah Daftarnya

Rifqi Ray Farandi sebenarnya sempat menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan bersama Persik Kediri. Pemain asal Sukoharjo tersebut dikenal memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi, termasuk sebagai bek kiri maupun sayap kanan.

Selama membela Macan Putih, Rifqi Ray mencatatkan 24 penampilan dan menyumbangkan satu gol. Catatan tersebut cukup baik untuk pemain muda yang sedang berproses mengembangkan kariernya di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Performa impresif Rifqi bahkan membawanya mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas Indonesia U-23 pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Pengalaman membela tim nasional menjadi bukti bahwa pemain berusia muda tersebut memiliki kualitas yang diakui di tingkat nasional.

Meski demikian, keputusan manajemen tetap mengarah pada perombakan skuad. Persik Kediri tampaknya ingin memberikan ruang bagi komposisi baru yang dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan tim dalam menghadapi kompetisi musim depan.

Selain Rifqi Ray, nama Haikal Riza juga masuk dalam daftar pemain yang dilepas. Haikal merupakan salah satu talenta muda hasil pembinaan Elite Pro Academy Persik Kediri sejak tahun 2022.

Perjalanan Haikal menuju tim utama terbilang cukup baik. Ia berhasil menembus skuad senior dan menjalani debut bersama Persik pada kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Namun, ketatnya persaingan di dalam tim membuat kesempatan bermain Haikal cukup terbatas. Untuk menambah pengalaman dan jam terbang, Persik kemudian meminjamkannya ke Persela Lamongan yang berlaga di kasta Championship.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persib Bandung dan Bali United Mulai Coret Pemain

Bersama Persela, Haikal berhasil mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Tercatat, ia tampil dalam sembilan pertandingan selama masa peminjaman. Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi perkembangan kariernya sebagai pemain profesional.

Nama lain yang juga harus meninggalkan Persik adalah Zidane Afreza. Kiper muda berusia 20 tahun tersebut baru saja mendapatkan promosi ke tim utama setelah menunjukkan performa menjanjikan bersama tim EPA Persik Kediri.

Sebagai penjaga gawang muda, Zidane menghadapi persaingan yang tidak mudah untuk mendapatkan tempat di skuad utama. Persik memiliki beberapa pemain yang lebih berpengalaman di posisi tersebut sehingga peluang tampil masih cukup terbatas.

Meski harus berpisah, perjalanan karier Zidane diprediksi masih panjang. Dengan usia yang masih sangat muda, peluang untuk berkembang dan mendapatkan menit bermain di klub lain tetap terbuka lebar.

Sementara itu, Hugo Samir, Zikri Ferdiansyah, dan Aulia Ramadhani Lubis juga menjadi bagian dari gelombang perpisahan pemain muda Persik Kediri. Ketiganya dinilai memiliki potensi, namun kebutuhan tim dan arah pembangunan skuad membuat manajemen mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kerja sama.

Langkah yang dilakukan Persik Kediri menunjukkan keseriusan klub dalam menatap Super League 2026/2027. Manajemen tampaknya ingin membangun tim yang lebih kompetitif dengan mengombinasikan pemain berpengalaman dan pemain muda yang benar-benar siap memberikan kontribusi maksimal.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Garudayaksa FC Buat Kejutan di Bursa Transfer, Lebih dari 20 Pemain Dilepas

Perombakan skuad menjadi hal yang lazim dilakukan klub sepak bola setiap akhir musim. Evaluasi terhadap performa pemain, kebutuhan taktik pelatih, hingga perubahan regulasi kompetisi menjadi faktor utama yang memengaruhi keputusan tersebut.

Bagi para pemain yang dilepas, perpisahan dengan Persik Kediri bukanlah akhir perjalanan karier. Sebaliknya, momen ini bisa menjadi awal baru untuk mendapatkan kesempatan yang lebih besar bersama klub lain.

Dengan usia yang masih muda dan potensi yang dimiliki, Rifqi Ray Farandi, Haikal Riza, Hugo Samir, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani Lubis, serta Zidane Afreza masih memiliki peluang besar untuk berkembang di dunia sepak bola profesional Indonesia.

Kini, perhatian suporter Persik Kediri tertuju pada langkah berikutnya yang akan diambil manajemen. Setelah melepas sejumlah pemain senior dan muda, publik tentu menantikan siapa saja pemain baru yang akan direkrut untuk memperkuat Macan Putih dalam menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026/2027.

Dengan proses restrukturisasi yang terus berjalan, Persik Kediri berharap dapat membentuk skuad yang lebih solid, kompetitif, dan mampu bersaing di papan atas klasemen musim depan.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Bursa transfer Super League 2026 #Transfer pemain Liga Indonesia terbaru #Bursa transfer sepak bola Indonesia #Super League 2026 2027 #transfer pemain