RADARSEMARANG.ID – Semen Padang FC terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan tim untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Klub berjuluk Kabau Sirah tersebut kembali aktif di bursa transfer dengan mendatangkan sejumlah pemain yang dinilai mampu meningkatkan kualitas skuad.
Terbaru, Semen Padang FC resmi mengamankan jasa mantan pemain muda Timnas Indonesia, Bagas Kaffa, yang sebelumnya memperkuat Barito Putera.
Kepastian bergabungnya Bagas Kaffa diumumkan melalui akun media sosial resmi Semen Padang FC pada Selasa, 23 Juni 2026. Kehadiran pemain berusia 24 tahun itu menambah daftar panjang rekrutan anyar Kabau Sirah menjelang bergulirnya musim baru.
Bagas menjadi pemain ke-14 yang diperkenalkan kepada publik dalam rangkaian aktivitas transfer yang dilakukan manajemen Semen Padang FC.
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Semen Padang FC Resmi Datangkan Esteban Vizcarra
Perekrutan Bagas Kaffa menjadi sinyal kuat bahwa Semen Padang FC tidak ingin sekadar menjadi peserta di Liga 2 musim depan. Klub asal Sumatera Barat tersebut memiliki ambisi besar untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional dan menjadikan musim 2026/2027 sebagai momentum kebangkitan.
Dalam unggahan resminya, Semen Padang FC menyambut kedatangan Bagas Kaffa dengan optimisme tinggi. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu dinilai memiliki pengalaman, kualitas, serta mental bertanding yang dapat membantu tim dalam menghadapi persaingan ketat sepanjang musim.
Menariknya, proses transfer Bagas Kaffa tidak dilakukan secara biasa. Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, mengungkapkan bahwa pihaknya terlebih dahulu meminta izin dan restu kepada Presiden Barito Putera, Haji Hasnuryadi Sulaiman, sebelum merekrut sang pemain.
Menurut Andre, langkah tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap hubungan baik antarklub sekaligus penghargaan kepada Barito Putera yang selama ini menjadi tempat berkembangnya karier Bagas Kaffa.
"Hari ini saya sebagai Presiden Klub Semen Padang FC datang bertemu dengan Presiden Klub Barito Putera Haji Hasnur dalam rangka meminta Bagas Kaffa agar bisa bermain di Semen Padang FC," kata Andre.
Ia menegaskan bahwa dukungan dan restu dari Barito Putera menjadi bagian penting dalam proses perpindahan pemain tersebut.
"Jadi kita sebagai bentuk dukungan dan restu agar Bagas Kaffa bisa melanjutkan kariernya di Semen Padang FC, jadi kita minta izin dulu kepada beliau," ujarnya.
Andre Rosiade juga menaruh harapan besar kepada pemain yang pernah menjadi bagian dari generasi muda Timnas Indonesia itu. Menurutnya, Bagas memiliki potensi untuk menjadi salah satu pilar penting dalam skuad Kabau Sirah pada musim-musim mendatang.
"InsyaAllah Bagas akan menjadi salah satu pemain kunci di Semen Padang FC ke depan," tambahnya.
Kehadiran Bagas Kaffa tentu menjadi tambahan amunisi yang sangat berharga bagi Semen Padang FC. Sebagai seorang bek kanan, ia dikenal memiliki kemampuan bertahan yang solid serta kontribusi yang cukup baik dalam membantu serangan dari sisi lapangan. Pengalaman bermain di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia juga menjadi modal penting yang diharapkan dapat membantu tim mencapai target besar musim depan.
Tidak hanya mendatangkan Bagas Kaffa, Semen Padang FC juga memperkenalkan pemain anyar lainnya, yakni Agim Fariansyah. Pemain yang juga beroperasi di posisi bek kanan tersebut resmi diumumkan sebagai bagian dari skuad Kabau Sirah pada Rabu, 24 Juni 2026.
Melalui akun media sosial resminya, manajemen Semen Padang FC menyampaikan sambutan hangat kepada pemain berusia 27 tahun tersebut.
"Welcome @agimfariansyah19. Energi baru untuk Kabau Sirah. Saatnya berjuang bersama Semen Padang FC," tulis manajemen Semen Padang FC.
Kedatangan Agim Fariansyah semakin memperlihatkan keseriusan Semen Padang FC dalam memperkuat sektor pertahanan. Pemain yang sebelumnya memperkuat Sumsel United itu dinilai memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan tim serta filosofi yang ingin diterapkan pelatih kepala Nilmaizar.
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Barito Putera dan PSIS Semarang Rekrut Pemain Belakang Yang Top
Transfer Agim juga memiliki cerita menarik tersendiri. Pada musim sebelumnya, ia merupakan salah satu pemain yang berada di bawah arahan Nilmaizar saat membela Sumsel United. Faktor kedekatan dan pemahaman terhadap gaya bermain sang pelatih diyakini menjadi salah satu alasan utama yang membuat Agim dipilih untuk bergabung dengan Semen Padang FC.
Kehadiran pemain asal Sumatera Selatan tersebut diyakini bukan keputusan yang muncul secara kebetulan. Agim disebut menjadi bagian dari rencana besar Nilmaizar dalam membangun skuad yang kompetitif, solid, dan siap bersaing untuk meraih tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Manajemen Semen Padang FC tampaknya memberikan keleluasaan kepada tim pelatih dalam menentukan kebutuhan pemain. Langkah tersebut terlihat dari sejumlah rekrutan yang dianggap sesuai dengan karakter permainan yang diinginkan Nilmaizar.
Agim Fariansyah sendiri memiliki rekam jejak yang cukup menarik di kompetisi Liga 2. Berdasarkan data Transfermarkt, pemain yang memiliki tinggi badan 1,65 meter tersebut mempunyai nilai pasar sekitar Rp869 juta. Nilai tersebut menunjukkan bahwa Agim merupakan salah satu pemain yang cukup diperhitungkan di level kompetisi nasional.
Sepanjang musim lalu bersama Sumsel United, Agim mencatatkan 15 penampilan dengan total waktu bermain mencapai 977 menit. Meski beroperasi sebagai pemain bertahan, kontribusinya di lapangan dinilai cukup konsisten dan membantu tim dalam menjalani berbagai pertandingan penting.
Sebelum memperkuat Sumsel United, Agim juga sempat menjadi bagian dari Persipal Palu. Bersama klub tersebut, ia tampil dalam 33 pertandingan di berbagai ajang Liga 2. Dari total 2.570 menit bermain, Agim berhasil menyumbangkan satu gol dan satu assist.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Agim bukan hanya memiliki kemampuan bertahan yang baik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi ketika tim membutuhkan dukungan dalam membangun serangan dari sisi lapangan.
Aktivitas transfer yang dilakukan Semen Padang FC hingga saat ini menunjukkan bahwa klub tidak ingin mengulang kegagalan pada musim sebelumnya.
Manajemen bersama tim pelatih tampak berusaha membangun fondasi tim yang lebih kuat dengan mendatangkan pemain-pemain yang memiliki pengalaman, kualitas, serta karakter kompetitif.
Dengan bergabungnya Bagas Kaffa dan Agim Fariansyah, persaingan di posisi bek kanan dipastikan akan semakin ketat. Kondisi tersebut justru menjadi keuntungan bagi tim karena dapat meningkatkan kualitas latihan sekaligus memberikan banyak pilihan kepada pelatih dalam menentukan komposisi terbaik di setiap pertandingan.
Ambisi Semen Padang FC untuk promosi ke Liga 1 juga semakin terlihat jelas dari langkah-langkah yang diambil selama bursa transfer. Kehadiran pemain berpengalaman dan mantan pemain Timnas Indonesia menjadi bukti bahwa klub ingin tampil lebih kuat dan lebih siap menghadapi tantangan musim depan.
Dukungan suporter Kabau Sirah tentu menjadi faktor penting yang diharapkan mampu mendongkrak semangat para pemain. Dengan kombinasi pemain baru dan kerangka tim yang terus dibangun, Semen Padang FC berharap dapat menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara Liga 2 musim 2026/2027.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi