Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bursa Transfer Super League 2026/2027, Alfeandra Dewangga Tinggalkan Persib Bandung Meski Kontrak Masih Panjang

Deka Yusuf Afandi • Rabu, 24 Juni 2026 | 13:36 WIB
Bursa transfer Super League 2026
Bursa transfer Super League 2026

 

 

RADARSEMARANG.ID –  Transfer Alfeandra Dewangga ke Arema FC menjadi salah satu kabar yang paling banyak dibicarakan menjelang bergulirnya Super League Indonesia musim 2026/2027.

Kepindahan pemain Timnas Indonesia tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola nasional karena terjadi di tengah status Persib Bandung sebagai juara liga selama tiga musim berturut-turut.

Banyak penggemar sepak bola yang mempertanyakan alasan di balik keputusan tersebut. Tidak sedikit pula Bobotoh yang merasa terkejut melihat Alfeandra Dewangga memilih meninggalkan Persib Bandung meski klub berjuluk Maung Bandung itu sedang berada dalam periode terbaiknya. Apalagi, sang pemain sejatinya masih memiliki kontrak bersama Persib hingga Mei 2027.

Meski demikian, transfer tersebut akhirnya tetap terealisasi setelah Persib Bandung dan Arema FC mencapai kesepakatan yang dinilai menguntungkan semua pihak.

Keputusan ini bukan hanya membuka lembaran baru dalam karier Dewangga, tetapi juga menghadirkan keuntungan bagi kedua klub yang terlibat.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, PSIS Semarang Resmi Perpanjang Kontrak Rizky Darmawan, Target Promosi Liga 1

Kepindahan Alfeandra Dewangga ke Arema FC menjadi bukti bahwa dalam dunia sepak bola profesional, status juara tidak selalu menjadi jaminan bagi seorang pemain untuk bertahan. Kesempatan bermain secara reguler dan kebutuhan pengembangan karier sering kali menjadi faktor yang lebih penting dibandingkan sekadar berada di klub yang meraih prestasi.

Persib Bandung sendiri mengonfirmasi bahwa keputusan melepas Dewangga dilakukan melalui proses yang panjang. Manajemen klub mempertimbangkan berbagai aspek sebelum akhirnya menyetujui transfer pemain yang juga dikenal sebagai salah satu talenta terbaik Indonesia tersebut.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara profesional dan mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terlibat.

"Ketika terdapat peluang yang dinilai baik bagi semua pihak serta sejalan dengan kebutuhan klub, kami akan mempertimbangkannya secara profesional," ujar Adhitia Putra Herawan.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Persib Bandung tidak serta-merta melepas pemainnya tanpa pertimbangan matang. Klub menilai ada peluang yang dapat memberikan manfaat bagi pemain sekaligus sesuai dengan rencana tim untuk menghadapi musim mendatang.

Adhitia juga menegaskan bahwa proses transfer berlangsung melalui komunikasi yang intens antara manajemen, tim pelatih, dan pemain.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persib Bandung dan Bali United Mulai Coret Pemain

"Setelah melalui proses komunikasi dan diskusi bersama tim pelatih, kami memutuskan untuk menyetujui transfer Dewangga ke Arema FC," tambahnya.

Jika melihat perjalanan Dewangga selama musim lalu, keputusan ini sebenarnya tidak terlalu sulit dipahami. Meskipun berstatus pemain Timnas Indonesia dan memiliki kualitas yang tidak diragukan, ia belum mampu mengamankan tempat utama di skuad Persib Bandung.

Persaingan ketat di dalam tim membuat kesempatan bermain yang diperolehnya relatif terbatas. Sepanjang musim lalu, Dewangga hanya tampil dalam 12 pertandingan di semua kompetisi dengan total waktu bermain mencapai 676 menit.

Angka tersebut tergolong minim untuk pemain yang berada dalam usia emas perkembangan karier. Di level profesional, menit bermain menjadi salah satu faktor paling penting untuk menjaga performa sekaligus meningkatkan kualitas permainan.

Data statistik menunjukkan bahwa Dewangga masuk dalam daftar skuad pertandingan Persib sebanyak 29 kali sepanjang kompetisi Super League Indonesia. Namun dari jumlah tersebut, ia hanya enam kali dipercaya tampil sebagai starter.

Selain itu, ia tercatat tiga kali masuk sebagai pemain pengganti. Artinya, dari total 29 kesempatan berada dalam skuad pertandingan, Dewangga menghabiskan sebagian besar waktunya di bangku cadangan.

Bahkan terdapat 20 pertandingan di mana dirinya hanya menjadi pemain cadangan tanpa mendapatkan kesempatan tampil di lapangan. Situasi seperti ini tentu tidak ideal bagi seorang pemain yang ingin terus berkembang dan mempertahankan peluang untuk bersaing di level Timnas Indonesia.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Garudayaksa FC Buat Kejutan di Bursa Transfer, Lebih dari 20 Pemain Dilepas

Minimnya menit bermain akhirnya menjadi salah satu alasan utama yang membuat kepindahan ke Arema FC dianggap sebagai solusi terbaik. Di klub baru, peluang tampil secara reguler dinilai jauh lebih terbuka.

Arema FC diketahui tengah melakukan pembenahan skuad untuk menghadapi musim baru. Kehadiran pemain dengan pengalaman seperti Dewangga dipandang mampu memberikan tambahan kualitas yang signifikan bagi tim berjuluk Singo Edan tersebut.

Tidak hanya membawa pengalaman bermain di kompetisi tertinggi Indonesia, Dewangga juga memiliki rekam jejak yang kuat bersama Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang sangat berharga bagi Arema FC.

Bagi Singo Edan, transfer ini bukan sekadar mendatangkan pemain baru. Mereka memperoleh sosok yang memiliki fleksibilitas tinggi dan dapat dimainkan di berbagai posisi sesuai kebutuhan tim.

Selama berkarier, Alfeandra Dewangga dikenal sebagai pemain yang mampu menjalankan banyak peran di lapangan. Posisi utamanya memang sebagai gelandang bertahan, tetapi kemampuannya tidak berhenti di situ.

Dalam berbagai kesempatan, ia juga mampu bermain sebagai bek tengah. Selain itu, Dewangga beberapa kali dipercaya mengisi posisi bek kiri ketika tim membutuhkan opsi tambahan di sektor pertahanan.

Kemampuan bermain di banyak posisi inilah yang membuat Dewangga menjadi salah satu pemain paling fleksibel di sepak bola Indonesia saat ini. Karakter seperti itu sangat dibutuhkan dalam kompetisi yang panjang dan melelahkan.

Jadwal pertandingan yang padat sering kali memaksa pelatih melakukan rotasi pemain. Dalam kondisi tersebut, keberadaan pemain serbabisa menjadi keuntungan besar karena mampu memberikan solusi di berbagai situasi.

Arema FC diperkirakan akan memanfaatkan fleksibilitas Dewangga untuk memperkuat keseimbangan tim. Ia bisa menjadi gelandang bertahan yang melindungi lini belakang, tetapi juga dapat turun sebagai bek ketika dibutuhkan.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Masa Depan Riko Simanjuntak Usai Tinggalkan Persija Jakarta

Kemampuan membaca permainan, distribusi bola yang baik, serta pengalaman di level internasional membuatnya menjadi aset yang berharga bagi Arema FC dalam menghadapi persaingan musim 2026/2027.

Di sisi lain, transfer ini juga memberikan kesempatan bagi Dewangga untuk membuktikan kualitasnya. Selama berada di Persib Bandung, ia memang menjadi bagian dari skuad juara. Namun, kesempatan tampil yang terbatas membuat kontribusinya tidak terlalu terlihat.

Kini bersama Arema FC, pemain berusia 24 tahun tersebut memiliki peluang untuk mendapatkan peran yang lebih besar. Jika mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik, bukan tidak mungkin kariernya akan kembali menanjak.

Langkah ini juga dapat menjadi strategi penting untuk menjaga posisinya di Timnas Indonesia. Pelatih tim nasional umumnya lebih mempertimbangkan pemain yang mendapatkan menit bermain reguler bersama klub masing-masing.

Karena itu, keputusan pindah ke Arema FC dapat dipandang sebagai langkah logis demi menjaga perkembangan karier dalam jangka panjang. Bermain secara konsisten akan membantu Dewangga mempertahankan performa terbaiknya sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.

Meski meninggalkan Persib Bandung, Dewangga memastikan bahwa hubungannya dengan klub maupun Bobotoh tetap berjalan baik. Ia mengaku masih memiliki rasa cinta yang besar terhadap tim yang telah memberinya pengalaman berharga dan membantu meraih gelar juara.

Dalam pesan perpisahannya, Dewangga menyampaikan ucapan yang menyentuh kepada seluruh pendukung Persib Bandung.

"Saya pergi untuk memperbaiki performa saya dan semoga bisa bertemu di lain kesempatan. Saya sangat mencintai Persib, Bobotoh dan kota Bandung. Sampai jumpa semuanya," ucap Dewangga.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keputusannya meninggalkan Persib bukan karena adanya konflik atau hubungan yang buruk dengan klub. Sebaliknya, transfer ini lebih didorong oleh kebutuhan untuk mendapatkan kesempatan bermain yang lebih besar dan tantangan baru dalam karier profesionalnya.

Ucapan tersebut juga menjadi bukti bahwa Dewangga tetap menghormati Persib Bandung sebagai bagian penting dalam perjalanan kariernya. Hubungan baik dengan Bobotoh pun tetap terjaga meski kini ia akan mengenakan seragam berbeda.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persija Jakarta dan Persijap Jepara Mulai Bersih bersih

Menjelang dimulainya Super League Indonesia musim 2026/2027, transfer Alfeandra Dewangga ke Arema FC diprediksi akan menjadi salah satu perpindahan pemain yang paling menarik untuk disorot. Banyak pihak menantikan bagaimana peran yang akan dijalankannya bersama Singo Edan.

Apabila berhasil mendapatkan menit bermain yang lebih banyak, transfer ini berpotensi menjadi keputusan yang menguntungkan semua pihak. Dewangga memperoleh kesempatan mengembangkan karier, Arema FC mendapatkan pemain berkualitas, sementara Persib Bandung dapat melanjutkan rencana pembangunan tim sesuai kebutuhan pelatih.

Pada akhirnya, sepak bola selalu menghadirkan cerita tentang pilihan dan peluang. Dalam kasus Alfeandra Dewangga, meninggalkan klub juara bukan berarti mengambil langkah mundur. Justru sebaliknya, keputusan tersebut bisa menjadi jalan untuk menghidupkan kembali performa terbaiknya dan membuka babak baru yang lebih menjanjikan bersama Arema FC.

Kini seluruh mata tertuju pada bagaimana Dewangga menjawab tantangan tersebut di musim baru. Jika mampu tampil konsisten dan menjadi pemain kunci bagi Arema FC, bukan tidak mungkin transfer yang sempat mengejutkan publik ini akan dikenang sebagai salah satu keputusan terbaik dalam perjalanan kariernya.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Bursa transfer Super League 2026 #Transfer pemain Liga Indonesia terbaru #Bursa transfer sepak bola Indonesia #Super League 2026 2027 #transfer pemain