Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Update Transfer Liga 2 2026/2027, PSIS Semarang Disebut Tambah Tiga Pemain, Persis Solo Ganti Pelatih

Deka Yusuf Afandi • Rabu, 17 Juni 2026 | 13:18 WIB
Persiapan Liga 2 2026
Persiapan Liga 2 2026

 

 

RADARSEMARANG.ID –  PSIS Semarang terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Setelah lebih dulu mengamankan tanda tangan Hari Nur Yulianto dan Syahrian Abimanyu, klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu kini dikabarkan semakin dekat dengan tambahan amunisi baru yang berpengalaman di sepak bola nasional.

Langkah agresif yang dilakukan manajemen menjadi sinyal bahwa PSIS tidak ingin sekadar menjadi peserta kompetisi pada musim mendatang. Mereka berupaya membentuk skuad yang kompetitif dengan memadukan pemain berpengalaman dan sosok yang telah terbukti mampu tampil konsisten di berbagai level kompetisi Indonesia.

Sejumlah nama mulai mengemuka sebagai calon rekrutan anyar PSIS Semarang. Tiga pemain lokal yang santer disebut telah mencapai kesepakatan adalah Ahmad Nufiandani, Miftahul Hamdi, dan Fitra Ridwan.

Kehadiran ketiganya diyakini dapat menambah kedalaman skuad sekaligus meningkatkan kualitas permainan tim yang bermarkas di Stadion Jatidiri tersebut.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, PSMS Medan Bentuk Kekuatan, Semen Padang FC Pulangkan Ikram Al Giffari

Ahmad Nufiandani menjadi salah satu nama yang menarik perhatian publik Semarang. Winger berpengalaman itu bukanlah sosok asing bagi pendukung PSIS karena pernah menjadi bagian dari klub tersebut pada musim 2014.

Jika kabar bergabungnya Nufiandani benar terjadi, maka ini akan menjadi momen reuni yang cukup dinantikan oleh para suporter. Pada musim 2025/2026, Ahmad Nufiandani memperkuat Madura United di kompetisi Super League.

Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, kontribusinya tetap terlihat sepanjang musim. Ia mencatatkan 15 penampilan dengan torehan satu gol dan tiga assist.

Pengalaman Nufiandani di sepak bola Indonesia juga tidak bisa dianggap remeh. Sepanjang karier profesionalnya, pemain berusia matang itu telah membela sejumlah klub besar. Selain PSIS Semarang dan Madura United, ia pernah berseragam Dewa United, Persebaya Surabaya, Persikabo, Persik Kediri, Arema FC, hingga Persijap Jepara.

Baca Juga: Update Laga Liga 4, Jadwal dan Skenario Lolos Babak 16 Besar Piala Presiden 2026, Persaingan Grup Q, R dan S Masih Terbuka

Mobilitas tinggi serta kemampuannya bermain di beberapa posisi sektor sayap menjadi nilai tambah yang bisa dimanfaatkan PSIS. Kehadirannya dapat memberikan variasi serangan sekaligus menambah opsi bagi tim pelatih dalam merancang strategi.

Nama berikutnya yang dikabarkan merapat ke Kota Semarang adalah Miftahul Hamdi. Pemain yang dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan menusuk dari sisi lapangan tersebut tampil cukup baik bersama Adhyaksa FC pada musim lalu.

Bersama klub Championship itu, Miftahul Hamdi mencatatkan 26 pertandingan sepanjang musim 2025/2026. Dari jumlah penampilan tersebut, ia berhasil menyumbangkan empat gol dan tiga assist. Catatan itu menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Karier Miftahul Hamdi juga dipenuhi pengalaman membela berbagai klub dari sejumlah daerah. Sebelum memperkuat Adhyaksa FC, ia pernah menjadi bagian dari Persiraja Banda Aceh, PSS Sleman, Persik Kediri, Persis Solo, Persita Tangerang, Bali United, dan Persiba Balikpapan.

Kemampuan bermain di sektor sayap maupun lini serang membuat Hamdi menjadi aset yang berharga bagi tim mana pun. Apabila bergabung dengan PSIS, kehadirannya dapat meningkatkan kreativitas permainan dan membantu memperkuat produktivitas serangan.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, PSMS Medan Resmi Pertahankan Eko Purdjianto, PSIS Semarang Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Syahrian Ab

Sementara itu, nama ketiga yang masuk dalam radar PSIS Semarang adalah Fitra Ridwan. Gelandang berpengalaman tersebut tampil impresif bersama Persiraja Banda Aceh pada Championship 2025/2026.

Selama musim lalu, Fitra Ridwan mencatatkan 22 penampilan dengan kontribusi empat gol dan lima assist. Statistik tersebut cukup mengesankan untuk seorang pemain yang beroperasi di lini tengah.

Selain piawai membantu serangan, Fitra juga dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik serta visi permainan yang matang. Karakteristik tersebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak klub tertarik menggunakan jasanya.

Sepanjang karier profesionalnya, Fitra Ridwan telah mengumpulkan pengalaman bersama sejumlah tim. Ia pernah memperkuat PSPS Pekanbaru, Persik Kediri, PSS Sleman, Persija Jakarta, Gresik United, hingga Bhayangkara FC. Pengalaman bermain di berbagai klub besar membuatnya dinilai mampu membawa pengaruh positif di ruang ganti maupun di atas lapangan.

Jika ketiga pemain tersebut benar-benar bergabung, maka PSIS Semarang akan mendapatkan tambahan kualitas yang signifikan. Kombinasi pengalaman, jam terbang tinggi, dan kemampuan teknis yang dimiliki Ahmad Nufiandani, Miftahul Hamdi, serta Fitra Ridwan berpotensi membuat skuad Mahesa Jenar semakin kompetitif.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Barito Putera Fokus Mengamankan Pilar Lama, Persis Solo Bangun Departemen Analisis Baru

Di tengah aktivitas transfer yang dilakukan sejumlah klub, kabar menarik juga datang dari Solo. Rival sesama Jawa Tengah, Persis Solo, resmi memulai babak baru setelah mengumumkan sosok pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027.

Setelah sempat menjadi bahan spekulasi, manajemen akhirnya memperkenalkan Ricky Nelson sebagai pelatih yang akan memimpin Laskar Sambernyawa pada musim mendatang. Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi pada Senin, 15 Juni 2026.

Penunjukan Ricky Nelson menjadi langkah penting bagi Persis Solo yang sedang berusaha bangkit setelah mengalami degradasi dari Super League. Klub yang memiliki basis suporter besar itu kini mengusung target utama kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.

Tantangan yang dihadapi Ricky Nelson tentu tidak mudah. Selain harus membangun kembali kepercayaan diri para pemain, ia juga dituntut mampu membentuk tim yang kompetitif dalam persaingan Championship yang terkenal ketat.

Bagi Ricky, Persis Solo memiliki daya tarik tersendiri. Ia memandang klub tersebut sebagai salah satu kekuatan tradisional sepak bola Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan dukungan suporter yang luar biasa.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Kendal Tornado FC Datangkan Diego Pires dari Brasil, Persela Lamongan Pulangkan Dendi Sulistiawan

Dalam pernyataannya setelah menerima kepercayaan dari manajemen, Ricky Nelson menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan Persis Solo. Ia melihat peluang besar bagi klub untuk segera kembali bersaing di level tertinggi apabila seluruh elemen tim dapat bekerja sama dengan baik.

Sebelum menerima tugas sebagai pelatih kepala Persis, Ricky Nelson menjabat sebagai Direktur Teknik Akademi Persija Jakarta. Jabatan tersebut menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan kepadanya dalam pengembangan pemain muda dan pembinaan sepak bola.

Meski demikian, pengalaman Ricky sebagai pelatih kepala sudah cukup panjang. Namanya mulai dikenal publik sepak bola Indonesia ketika dipercaya menjadi pelatih interim Borneo FC pada tahun 2017.

Setahun berselang, ia memperoleh kesempatan untuk menangani Persika Karawang sebagai pelatih kepala. Dari sana, karier kepelatihannya terus berkembang hingga dipercaya menangani sejumlah klub lain.

Pada musim 2020/2021, Ricky Nelson melanjutkan perjalanan kariernya bersama Sulut United. Setelah itu, ia juga sempat menjadi pelatih Persipura Jayapura di kompetisi Liga 2.

Baca Juga: Update Laga Liga 4 Babak 32 Besar, Persiharjo Sukoharjo Punya Modal Penting Kontra Pasuruan United

Pengalaman melatih di berbagai level kompetisi membuat Ricky memahami karakter persaingan sepak bola Indonesia. Pengetahuan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan bersama Persis Solo.

Sebelum menerima pinangan Laskar Sambernyawa, Ricky sempat kembali ke Persija Jakarta dan dipercaya menjadi pelatih interim tim senior pada Mei 2025. Pengalaman bekerja di klub besar seperti Persija tentu menambah kapasitasnya sebagai pelatih.

Kini, fokus Ricky Nelson sepenuhnya tertuju kepada Persis Solo. Dukungan besar dari suporter dan manajemen menjadi modal penting dalam upaya mengembalikan klub kebanggaan Kota Bengawan tersebut ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Bursa transfer dan persiapan pramusim masih akan terus berjalan. Namun satu hal, baik PSIS Semarang maupun Persis Solo sama-sama menunjukkan ambisi besar untuk meraih hasil lebih baik pada musim 2026/2027. (dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Liga 2 2026/2027 #update transfer pemain Liga Indonesia #Persiapan Liga 2 2026 #Liga 2 #Bursa Transfer Liga 2