RADARSEMARANG.ID – PSMS Medan dan Semen Padang FC mulai menunjukkan keseriusan mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Kedua klub sama-sama bergerak aktif menyusun kekuatan sejak jauh hari, baik melalui pengumuman pemain yang dipertahankan maupun penyusunan jajaran pelatih yang akan mengawal perjalanan tim sepanjang musim mendatang.
PSMS Medan menjadi salah satu klub yang lebih dulu memperkenalkan sejumlah nama yang dipastikan tetap menjadi bagian dari skuad Ayam Kinantan.
Melalui akun Instagram resmi klub, manajemen mengumumkan empat pemain yang akan melanjutkan perjuangan bersama tim kebanggaan masyarakat Sumatera Utara tersebut.
Keempat pemain yang telah resmi diperkenalkan merupakan sosok yang sudah memperkuat PSMS Medan pada musim sebelumnya. Mereka adalah Abdul Zaki Alim, M Farhan Rahman, Dani Saputra, serta Adlin Cahya yang baru saja dipastikan bertahan untuk musim kompetisi berikutnya.
Kabar mengenai kelanjutan kerja sama dengan Adlin Cahya mendapat perhatian tersendiri dari para pendukung PSMS. Pemain tersebut dinilai masih memiliki peran penting dalam skema permainan tim sehingga keputusannya bertahan menjadi sinyal positif bagi persiapan klub.
Dalam unggahan resminya, PSMS Medan menuliskan pesan singkat yang menegaskan status sang pemain. "Adlin Cahya perpanjang kontrak," tulis manajemen PSMS Medan dalam unggahan tersebut.
Langkah mempertahankan sejumlah pemain inti menunjukkan bahwa PSMS ingin menjaga fondasi tim yang telah terbentuk pada musim lalu. Konsistensi komposisi pemain diyakini menjadi salah satu faktor penting untuk membangun kekuatan yang lebih kompetitif dalam persaingan Liga 2 musim 2026/2027.
Tidak hanya fokus pada komposisi pemain, manajemen PSMS Medan juga telah merampungkan struktur tim kepelatihan. Sosok Eko Purdjianto kembali dipercaya untuk memimpin tim sebagai pelatih kepala setelah sebelumnya menangani Ayam Kinantan pada sisa pertandingan Liga 2 musim 2025/2026.
Keputusan mempertahankan Eko Purdjianto menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap kemampuan pelatih tersebut dalam membangun tim. Pengalamannya di sepak bola nasional menjadi modal berharga untuk membawa PSMS bersaing di papan atas.
Jajaran staf pelatih juga diperkuat oleh nama-nama yang tidak asing di dunia sepak bola Indonesia. Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia, Sahari Gultom, resmi bergabung dalam tim kepelatihan. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan kualitas para penjaga gawang PSMS Medan sepanjang musim mendatang.
Selain Sahari Gultom, mantan pemain PSMS Medan, Legimin Raharjo, juga mendapat kepercayaan sebagai asisten pelatih. Sosok Legimin dikenal dekat dengan kultur klub sehingga diyakini mampu membantu proses pembinaan dan pengembangan pemain.
Struktur kepelatihan semakin lengkap dengan hadirnya Yayan Setiawan yang bertugas sebagai analis tim serta Asep Ardiansyah yang dipercaya mengisi posisi pelatih fisik. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem kerja yang lebih profesional dan modern dalam menghadapi ketatnya kompetisi Liga 2.
PSMS Medan juga melakukan langkah strategis dengan menunjuk Ramon Tribulietx sebagai Direktur Teknik klub. Nama Ramon cukup dikenal di dunia sepak bola internasional berkat pengalaman panjang yang dimilikinya sebagai pelatih dan pengembang sepak bola.
Ramon Tribulietx mengantongi lisensi UEFA Pro, yakni lisensi kepelatihan tertinggi yang diakui di Eropa. Kehadirannya diharapkan dapat membantu PSMS Medan dalam membangun fondasi jangka panjang, mulai dari pengembangan pemain muda hingga peningkatan kualitas teknis tim secara keseluruhan.
Sementara itu, dari Ranah Minang, Semen Padang FC juga mulai mengumumkan pemain yang akan menjadi bagian dari skuad mereka pada Liga 2 musim 2026/2027. Klub berjuluk Kabau Sirah tersebut resmi memperkenalkan Ikram Al Giffari sebagai pemain pertama yang diumumkan untuk musim baru.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi Semen Padang FC pada Rabu (17/6/2026). Kembalinya Ikram Al Giffari menjadi kabar menggembirakan bagi para pendukung klub karena pemain muda tersebut dinilai memiliki prospek cerah untuk masa depan tim.
Sebelumnya, Ikram menjalani masa peminjaman bersama Bekasi FC. Pengalaman yang diperolehnya selama bermain di klub tersebut dianggap menjadi bekal berharga sebelum kembali memperkuat Semen Padang FC.
Dalam pernyataan resminya, manajemen Semen Padang FC menyampaikan sambutan hangat atas kembalinya sang pemain ke klub asalnya.
"Rantau memberi pengalaman, rumah memberi perjuangan. Kini Ikram Al Giffari kembali untuk membela warna kebanggaan Ranah Minang bersama Semen Padang FC," tulis manajemen Semen Padang FC.
Ikram Al Giffari merupakan penjaga gawang muda kelahiran 6 Januari 2006 yang saat ini masih memiliki kontrak bersama Semen Padang FC hingga tahun 2027. Di usianya yang masih sangat muda, ia telah menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dan berhasil menarik perhatian publik sepak bola nasional.
Selain berstatus sebagai pemain Semen Padang FC, Ikram juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-20. Pengalaman di level internasional memberikan nilai tambah bagi perkembangan kariernya sebagai salah satu kiper muda potensial yang dimiliki Indonesia saat ini.
Performa Ikram selama membela Bekasi FC menjadi salah satu alasan mengapa namanya mendapat perhatian besar menjelang musim baru. Penampilannya yang konsisten di bawah mistar gawang membuatnya dipercaya tampil dalam sejumlah pertandingan penting.
Puncak pencapaiannya pada musim lalu adalah ketika berhasil meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Liga 2 Championship 2025/2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa perkembangan kariernya berada di jalur yang tepat.
Dengan kualitas yang dimiliki saat ini, Ikram diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penting Semen Padang FC dalam upaya meraih hasil maksimal pada musim 2026/2027. Kehadirannya memberikan tambahan kekuatan di sektor penjaga gawang sekaligus memperkuat persaingan internal tim.
Sebagai pemain pertama yang diumumkan secara resmi, nama Ikram diyakini hanya menjadi awal dari rangkaian pengenalan pemain Semen Padang FC. Manajemen diperkirakan masih akan memperkenalkan sejumlah pemain lain dalam waktu dekat sebagai bagian dari proses pembentukan skuad.
Oleh karena itu, langkah yang dilakukan PSMS Medan dan Semen Padang FC saat ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan mereka siap bersaing sejak pertandingan pertama musim mendatang.
Menarik untuk menantikan siapa saja pemain berikutnya yang akan diumumkan kedua klub dalam beberapa pekan ke depan. Dengan berbagai persiapan yang terus dilakukan, para pendukung tentu berharap tim kebanggaan mereka mampu tampil lebih kuat dan meraih prestasi yang lebih baik dibanding musim sebelumnya. (dka)
Editor : Baskoro Septiadi