RADARSEMARANG.ID – Pertandingan sengit akan tersaji pada laga Grup F Piala Dunia 2026 saat Timnas Belanda berhadapan dengan Timnas Jepang di Stadion Dallas, Texas, Amerika Serikat (AS), Senin (15/6) pukul 03.00 dini hari WIB.
Duel ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase grup karena mempertemukan kekuatan tradisional Eropa dengan wakil terbaik Asia.
Netherlands datang ke turnamen ini dengan status unggulan grup. Sementara Jepang berambisi melanjutkan tren positif sebagai tim yang kerap membuat kejutan di ajang Piala Dunia.
Belanda Incar Awal Sempurna
Belanda memiliki target tinggi pada Piala Dunia 2026. Setelah beberapa kali gagal meraih gelar juara dunia, De Oranje datang dengan skuad yang lebih matang dan berpengalaman.
Lini belakang dipimpin kapten Virgil van Dijk yang menjadi tembok kokoh pertahanan. Di sektor tengah, kreativitas Frenkie de Jong menjadi kunci permainan.
Sedangkan lini depan akan mengandalkan ketajaman Memphis Depay dan Cody Gakpo.
Kombinasi pengalaman dan kualitas individu membuat Belanda dijagokan meraih tiga poin pada laga pembuka Grup F.
Jepang Siap Beri Kejutan
Meski tidak diunggulkan, Jepang tetap menjadi lawan yang sangat berbahaya. Samurai Biru dikenal memiliki organisasi permainan yang disiplin, transisi cepat, dan etos kerja tinggi.
Pemain seperti Takefusa Kubo dan Kaoru Mitoma diyakini akan menjadi motor serangan Jepang.
Kecepatan para pemain Jepang dalam melakukan serangan balik bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Belanda.
Baca Juga: Jadwal Piala Dunia 2026 WIB: Format Baru 48 Tim dan Lokasi Pertandingan 14 Juni 2026
Jepang juga memiliki modal psikologis yang baik setelah dalam beberapa edisi Piala Dunia terakhir mampu mengalahkan tim-tim besar Eropa seperti Jerman dan Spanyol.
Kunci Pertandingan
Belanda kemungkinan akan mendominasi penguasaan bola sejak menit awal. Namun Jepang diperkirakan memilih bermain lebih sabar dan menunggu peluang melalui serangan balik cepat.
Pertarungan di lini tengah menjadi faktor penentu. Jika Frenkie de Jong mampu mengendalikan ritme permainan, Belanda berpeluang besar menguasai pertandingan. Sebaliknya, jika Jepang berhasil memutus aliran bola dan memanfaatkan ruang kosong di belakang bek sayap Belanda, kejutan bisa terjadi.
Editor : Baskoro Septiadi