RADARSEMARANG.ID – Bagi Brasil, laga melawan Maroko di Grup C Piala Dunia 2026 bukan sekadar pertandingan pembuka. Ini adalah langkah pertama menuju target besar yang telah lama dinantikan jutaan pendukung Selecao: mengangkat trofi Piala Dunia untuk keenam kalinya.
Sudah 24 tahun berlalu sejak Brasil terakhir kali menjadi juara dunia pada 2002. Sejak saat itu, tim yang identik dengan sepak bola indah tersebut selalu datang sebagai favorit, tetapi gagal memenuhi ekspektasi.
Kini harapan baru hadir bersama pelatih Carlo Ancelotti yang menjadi pelatih asing pertama yang menangani Brasil di putaran final Piala Dunia.
Baca Juga: Prediksi Piala Dunia 2026 Maroko vs Brasil: Saatnya Singa Atlas Buktikan Mereka Kandidat Juara
Era Baru di Bawah Carlo Ancelotti
Penunjukan Ancelotti membawa optimisme baru bagi Brasil. Pelatih asal Italia itu dikenal sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola dengan segudang gelar di level klub.
Namun tantangan yang dihadapi tidak ringan. Selain harus mengakhiri puasa gelar dunia, Ancelotti juga mewarisi tim yang tampil kurang meyakinkan selama fase kualifikasi. Tekanan besar membuat setiap pertandingan Brasil di Piala Dunia 2026 akan menjadi sorotan.
Baca Juga: Duel Sarat Gengsi! Brasil dan Maroko Berebut Status Raja Grup C Piala Dunia 2026
Saatnya Vinicius Junior Memimpin
Absennya Neymar akibat cedera betis membuat sorotan kini tertuju kepada Vinicius Junior. Penyerang yang bersinar bersama Real Madrid itu diprediksi menjadi figur utama Brasil sepanjang turnamen.
Menjelang pertandingan, Vinicius menegaskan bahwa fokusnya bukan mengejar penghargaan individu, melainkan membawa Brasil kembali menjadi juara dunia.
Pemain berusia 25 tahun tersebut juga mengaku berada dalam kondisi fisik dan mental terbaik sepanjang kariernya.
Banyak pendukung Brasil berharap inilah turnamen yang akan mengubah Vinicius dari bintang klub menjadi legenda tim nasional.
Baca Juga: Duel Big Match Grup C! Prediksi Brasil vs Maroko Piala Dunia 2026
Maroko Tak Boleh Diremehkan
Meski lebih diunggulkan, Brasil menyadari bahwa Maroko bukan lawan sembarangan. Singa Atlas datang dengan status semifinalis Piala Dunia 2022 dan salah satu tim terbaik Afrika saat ini.
Bahkan pertemuan terakhir kedua tim berakhir dengan kemenangan Maroko. Fakta tersebut menjadi peringatan bagi Brasil agar tidak menganggap remeh lawan mereka di laga pembuka.
Pertaruhan Besar Selecao
Bagi Brasil, kemenangan pada laga pertama sangat penting untuk membangun momentum. Setelah Maroko, mereka masih harus menghadapi Haiti dan Skotlandia dalam persaingan Grup C.
Statistik Opta masih menempatkan Brasil sebagai favorit dengan peluang kemenangan mendekati 60 persen. Namun Selecao tahu bahwa status unggulan tidak akan berarti apa pun tanpa hasil di lapangan.
Editor : Baskoro Septiadi