RADARSEMARANG.ID – Bursa transfer Super League Indonesia musim 2026/2027 mulai menunjukkan geliatnya. Sejumlah klub bergerak aktif memburu pemain yang dinilai mampu meningkatkan kekuatan skuad menghadapi kompetisi mendatang. Dua nama yang kini menjadi sorotan adalah striker asal Brasil Dalberto Luan Belo dan penyerang Timnas Burundi, Sudi Abdallah.
Arema FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Dalberto Luan Belo setelah dua musim kebersamaan yang cukup berkesan. Kepergian penyerang berusia 31 tahun itu langsung memunculkan berbagai spekulasi mengenai pelabuhan berikutnya.
Salah satu klub yang paling santer dikaitkan dengan Dalberto adalah Bhayangkara FC yang tengah melakukan pembenahan tim untuk menyambut musim baru.
Selama berseragam Arema FC, Dalberto menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di lini serang Singo Edan. Ketajamannya di depan gawang membuatnya menjadi andalan tim dalam berbagai pertandingan penting.
Pada kompetisi Super League 2025/2026, ia mampu membukukan 19 gol dan 8 assist, sebuah catatan yang menunjukkan kontribusi besar bagi performa Arema sepanjang musim.
Manajemen Arema FC pun memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi sang pemain. General Manager Arema FC, Yusrinal, mengungkapkan bahwa Dalberto merupakan sosok penting dalam perjalanan tim selama dua musim terakhir.
“Ketajamannya, etos kerja, dan komitmennya, menjadikannya sosok penting bagi perjalanan tim,” ujar Yusrinal seperti dikutip dari situs resmi klub, Jumat (12/6).
Ucapan terima kasih juga disampaikan manajemen atas profesionalisme yang ditunjukkan Dalberto selama memperkuat Arema FC. Menurut Yusrinal, kontribusi pemain asal Brasil tersebut tidak hanya terlihat dari statistik gol, tetapi juga dari sikap dan dedikasinya di dalam maupun luar lapangan.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk karier dan kehidupan pribadinya. Terima kasih sudah menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC,” lanjutnya.
Dalberto sendiri bergabung dengan Arema FC pada 17 Juli 2024 setelah direkrut dari Madura United. Sejak kedatangannya, ia langsung menjadi pilihan utama di lini depan dan berhasil membangun reputasi sebagai salah satu striker asing paling produktif di kompetisi Indonesia
Berdasarkan sejumlah laporan dan data transfer pemain, Bhayangkara FC menjadi salah satu klub yang disebut paling serius memantau situasi mantan penyerang Arema tersebut.
Sementara itu, pergerakan bursa transfer juga menghadirkan nama lain yang tak kalah menarik. Penyerang Timnas Burundi, Sudi Abdallah, dikabarkan masuk dalam daftar incaran beberapa klub Super League Indonesia.
Persita Tangerang dan Adhyaksa FC disebut menjadi dua tim yang paling intens mengikuti perkembangan pemain berusia 26 tahun tersebut.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kedua klub telah melakukan komunikasi awal untuk mengetahui peluang merekrut Sudi pada musim depan. Walaupun belum ada kesepakatan resmi, minat yang ditunjukkan Persita maupun Adhyaksa FC dikabarkan cukup serius.
Sudi Abdallah baru saja menyelesaikan musim pertamanya bersama Persijap Jepara. Meski tidak selalu tampil sebagai starter, kontribusinya tetap mendapatkan perhatian banyak pengamat sepak bola nasional. Kemampuannya mengubah jalannya pertandingan saat masuk dari bangku cadangan menjadi salah satu nilai lebih yang dimilikinya.
Sepanjang musim 2025/2026, Sudi berhasil mencetak lima gol untuk Persijap Jepara. Jumlah tersebut memang tidak terlalu mencolok jika dibandingkan para pencetak gol terbanyak liga.
Namun efektivitasnya sebagai pemain pengganti membuat namanya masuk dalam kategori super-sub yang cukup diperhitungkan.
Tidak sedikit pertandingan yang berhasil mendapatkan momentum baru setelah kehadiran Sudi di lapangan. Kecepatan, mobilitas, dan insting mencetak gol yang dimilikinya sering kali menjadi ancaman bagi pertahanan lawan pada menit-menit akhir pertandingan.
Keunggulan lain yang membuat Sudi diminati sejumlah klub adalah fleksibilitas posisinya. Pemain kelahiran Buyenzi, Burundi, tersebut memiliki posisi utama sebagai penyerang tengah. Namun dalam berbagai kesempatan, ia juga mampu bermain sebagai winger kiri maupun winger kanan.
Kemampuan beradaptasi di beberapa posisi lini depan menjadi aset berharga bagi tim yang membutuhkan variasi taktik. Di era sepak bola modern, pemain dengan fleksibilitas tinggi sering kali menjadi pilihan utama karena dapat mengisi berbagai kebutuhan skuad dalam satu musim kompetisi yang panjang.
Sebelum meniti karier di Indonesia, Sudi Abdallah telah mengumpulkan pengalaman bermain di berbagai negara. Perjalanannya di dunia sepak bola profesional membawanya memperkuat sejumlah klub di Rwanda, Yordania, Bangladesh, Irak, Malaysia, hingga Libya.
Salah satu klub yang pernah dibelanya adalah Al-Naft SC yang berkompetisi di Liga Irak. Pengalaman bermain di berbagai kompetisi internasional tersebut turut membentuk karakter dan kualitas permainannya hingga menjadi salah satu pemain asing yang cukup diperhitungkan di Indonesia saat ini.
Tidak hanya memiliki pengalaman di level klub, Sudi juga aktif membela Tim Nasional Burundi. Sejak menjalani debut internasional pada tahun 2022, ia telah mencatatkan 15 penampilan bersama tim nasional dan mengoleksi tiga gol.
Salah satu momen yang cukup berkesan terjadi ketika dirinya mencetak gol penting dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika saat Burundi menghadapi Gambia. Kontribusi tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain yang mampu memberikan dampak di level internasional.
Dengan usia yang masih berada dalam masa produktif, pengalaman bermain di berbagai negara, serta kemampuan bermain di beberapa posisi serangan, Sudi Abdallah menjadi salah satu komoditas panas pada bursa transfer Super League Indonesia 2026/2027. Tidak mengherankan apabila sejumlah klub mulai bergerak cepat untuk mengamankan jasanya sebelum kompetisi bergulir.
Di sisi lain, masa depan Dalberto Luan Belo juga menjadi perhatian para pecinta sepak bola nasional. Produktivitasnya bersama Arema FC membuat banyak klub tertarik memanfaatkan pengalaman dan kualitas yang dimilikinya. Jika rumor bergabung dengan Bhayangkara FC benar-benar terwujud, maka persaingan di lini depan Super League musim depan dipastikan akan semakin menarik untuk disaksikan.
Pergerakan transfer pemain asing memang selalu menjadi salah satu daya tarik utama menjelang bergulirnya kompetisi baru. Kehadiran nama-nama seperti Dalberto Luan Belo dan Sudi Abdallah menunjukkan bahwa klub-klub peserta Super League Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas skuad demi bersaing di papan atas.
Dengan jendela transfer yang masih terbuka, bukan tidak mungkin akan muncul kejutan-kejutan lain yang membuat peta persaingan musim 2026/2027 semakin sengit.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi