RADARSEMARANG.ID — Melansir dari laporan Reuters, Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, mengatakan bahwa partisipasi Iran di Piala Dunia bergantung pada hasil diskusi dengan FIFA.
Sebelumnya, Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) telah meminta agar tiga pertandingan di babak grup yang semula akan diadakan di Amerika Serikat dipindahkan ke Meksiko.
Permintaan ini muncul karena semakin meningkatnya ketegangan politik antar negara di wilayah Timur Tengah.
Meski begitu, Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan pada pekan lalu bahwa Iran akan tetap bermain sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
“Permintaan kami kepada FIFA untuk mengubah lokasi pertandingan Iran dari Amerika Serikat ke Meksiko masih berlaku. Namun kami belum menerima tanggapan," jelas Donyamali.
Baca Juga: Erick Thohir Bilang Begini Soal Rumor Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Gantikan Iran
Donyamali menyatakan bahwa keputusan akhir mengenai partisipasi Timnas Iran dalam turnamen global ini berada di tangan pemerintahnya.
Sebagai Menteri Olahraga, bersama dengan federasi sepak bola Iran, “kami akan memastikan tim sepak bola tetap dalam kondisi siap untuk berpartisipasi di Piala Dunia. Namun, keputusan akhir tetap akan diambil oleh pemerintah kami," tambahnya.
Donyamali mengatakan bahwa keputusan akhir mengenai partisipasi Timnas Iran dalam turnamen global tersebut tetap berada di tangan pemerintahnya.
Sebagai Menteri Olahraga, bersama dengan federasi sepak bola Iran, kami akan memastikan tim sepak bola tetap dalam kondisi siap untuk berlaga di Piala Dunia.
“Namun, keputusan akhir tetap akan diambil oleh pemerintah kami," tambahnya.
Sementara itu, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum telah menegaskan bahwa FIFA tidak menyetujui permohonan Iran untuk memindahkan lokasi pertandingan Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat (AS) ke Meksiko.
Keputusan ini diambil setelah Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sebelumnya mengajukan permintaan relokasi dengan alasan adanya kekhawatiran mengenai keamanan, terkait dengan perseteruan antara Iran, AS, dan Israel.
Namun, FIFA menilai bahwa mengubah lokasi pertandingan dalam waktu yang singkat tidak mungkin dilakukan.
Baca Juga: FIFA Tolak Permintaan Iran Venue Pertandingan Piala Dunia 2026 Pindah dari Amerika Serikat
Piala Dunia 2026 sendiri direncanakan berlangsung dari tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen ini akan menjadi edisi pertama yang melibatkan 48 tim peserta yang akan dibagi ke dalam 12 grup.
Iran telah menjadi salah satu tim yang sudah mengamankan tempat di putaran final sejak Maret 2025, setelah berhasil meraih posisi juara grup dalam kualifikasi Asia.
Sesuai dengan jadwal yang ada, seluruh pertandingan Grup G akan tetap diadakan di Amerika Serikat.
Iran akan memulai pertandingan mereka melawan Selandia Baru pada 16 Juni di Stadion SoFi, California.
Setelah itu, mereka akan menghadapi Belgia pada 21 Juni di lokasi yang sama.
Pertandingan terakhir pada fase grup akan mempertemukan Iran dengan Mesir di Lumen Field, Seattle pada 27 Juni.
Sebelumnya, Meksiko sempat menyatakan ketertarikan untuk menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan bagi Iran.
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menginginkan tim sepak bola nasional Iran untuk menjelajahi wilayah Amerika Serikat guna Piala Dunia FIFA 2026.
Keinginan ini diungkapkan oleh Andrew Giuliani, Direktur Eksekutif dari Gugus Tugas Gedung Putih, sebagaimana diberitakan oleh media Amerika, Politico.
"Saya tidak ingin berbicara mewakili tim Iran, namun saya bisa menyampaikan bahwa presiden, saat berbicara dengannya, telah mengundang tim Iran untuk datang ke sini," ungkap Giuliani kepada Politico (16/4/2026)
"Presiden FIFA (Gianni Infantino) juga telah menyatakan, saya rasa, kemarin, bahwa mereka akan datang. Jadi kami sangat berharap mereka dapat hadir," tambahnya.
Beberapa pejabat dari AS tengah merencanakan partisipasi Iran meskipun situasi geopolitik yang tegang tetap ada, sesuai dengan laporan tersebut.
Tim Iran diprediksi akan tiba di Amerika Serikat pada 10 Juni untuk melakukan latihan di Tucson, Arizona, kemudian berlanjut ke Los Angeles untuk berhadapan dengan Selandia Baru dan Belgia, dan akhirnya ke Seattle untuk melawan Mesir, kata Giuliani.
Dia juga menambahkan bahwa timnya berharap akan ada pertandingan persahabatan antara Iran dan Puerto Riko sebelum berlangsungnya Piala Dunia.
Pada bulan Maret kemarin CBS News melaporkan bahwa Donald Trump memberitahu perwakilan FIFA bahwa tim sepak bola nasional Iran akan dianggap untuk tampil dalam Piala Dunia yang diadakan di AS.
Turnamen ini akan diikuti oleh 48 tim dan diselenggarakan secara bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi