Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ini Kata Shin Tae-Yong Melihat Fenomena Pemain Naturalisasi Ramai-Ramai Bermain di Super League

Sulistiono • Senin, 23 Februari 2026 | 10:32 WIB

Akankah Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK) coach Shin Tae Yong dan Timnas Indonesia?. (dok.PSSI)
Akankah Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK) coach Shin Tae Yong dan Timnas Indonesia?. (dok.PSSI)

RADARSEMARANG.ID - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong memberikan ulasan cukup menarik terkait fenomena pemain naturalisasi yang ramai-ramai hijrah sebagai pemain abroad dan bermain di Super League, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. 

Tercatat ada 10 pemain naturalisasi yang kini bermain di Super League, padahal mereka sebelumnya bermain di luar negeri bahkan di kompetisi sepak bola eropa. 

Hijrahnya pemain naturalisasi ke kompetisi lokal pertama kali di awali pemain belakang, Jordi Amat yang sebelumnya bermain di Liga Malaysia, kemudian pindah memperkuat klub ibukota, Persija Jakarta. 

Kedatangan Jordi Amat kemudian di ikuti gelombang pemain naturalisasi lainya, striker Timnas Rafael Struick  menyusul dengan bergabung bersama Dewa United, disusul striker Timnas U22, Jens Raven ke Bali United. 

Kemudian gelandang pengatur serangan Timnas, Thom Haye dan Eliano Reijnders  memutuskan meninggalkan kompetisi Liga Belanda dan bermain di Indonesia, bergabung bersama Persib Bandung.

Gelombang eksodus pemain naturalisasi tak berhenti sampai disitu, pada bursa transfer paruh musim 2025/2026 ini, beberapa pemain naturalisasi pun tiba-tiba merapat ke Super League.

Pemain lincah Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, dan Cyrus Margono resmi bergabung bersama Persija Jakarta.

Kemudian ada Dion Markx yang merapat ke Persib, dan gelandang muda andalan Timnas Indonesia, Ivar Jenner pun tiba-tiba di kontrak Dewa United.

Baca Juga: SKTP Februari Sudah Terbit, TPG Guru Masuk Rekening Diprediksi Mulai Tanggal 25

Menanggapi fenomena ini Shin Tae-Yong tidak terlalu mempermasalahkan jika Tom Haye dan pemain naturalisasi lainnya memilih bermain di kompetisi Super League. 

Yang terpenting menurutnya, para pemain itu mendapat menit bermain dan bekerja keras untuk menjaga performanya. 

"Ya tidak masalah" tutur coach yang akrab di sapa STY itu. 

Tidak hanya memberikan pesan kepada para pemain naturalisasi yang memutuskan berkarier di Indonesia saja, STY juga memberikan pandangannya kepada pelatih Timnas yang baru, John Herdman.

Shin Tae-Yong meyakini pelatih asal Inggris itu akan mampu membawa Timnas berprestasi lebih baik dibanding pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert dengan beberapa syarat. 

"Syaratnya suporter bisa memberikan dukungan terbaik untuknya dan Timnas Indonesia."ungkap STY. 

Shin Tea-Yong melihat saat kondisi Timnas lebih kondusif dibanding sebelumnya. 

“Sekarang pelatih timnas ya baru ya, dan suasananya sangat baik juga, sudah berubah jadi baik,” kata Shin Tae-yong.

STY optimis John Herdman  akan mampu kembali mengharumkan nama baik sepak bola Indonesia.

“Dan saya percaya ya kalau ada dukungan bagus dari para fans sepak bola Indonesia pasti akan bisa membawa hasil yang bagus juga,” pungkasnya. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
#pemain naturalisasi #pemain timnas #Super League #Tom Haye #STY #timnas indonesia #Jordi Amat #John Herdman #Super League 2025 2026 #fenomena #Hijrah #shin tae yong #pelatih timnas