Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Demi Terhindar Dari Jeratan Degradasi, Persis Solo Cuci Gudang di Bursa Transfer Paru Kedua Super League

Sulistiono • Selasa, 10 Februari 2026 | 10:43 WIB

Pemain Persisi Solo melakukan selebrasi gol saat bertanding di putara pertama Super League 2025/2026. (IG;PersisOfficial)
Pemain Persisi Solo melakukan selebrasi gol saat bertanding di putara pertama Super League 2025/2026. (IG;PersisOfficial)

RADARSEMARANG.ID - Klub Super League tetangga PSIS, Persis Solo melakukan cuci gudang di bursa transfer pertengahan musim Super League 2025/2026, setelah di putaran pertama klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu tampil buruk. 

Di putaran pertama klub kebanggaan Pasoepati, suporter Persis Solo itu, terdampar di papan bawah klasemen sementara Super League dan masuk dalam zona degradasi bersama Persijap Jepara dan Semen Padang. 

 Baca Juga: Tambah Kekuatan, Persis Solo Datangkan Bek Jebolan Liga Italia

Jika mereka tak mampu tampil apik di putaran kedua, bukan tak mungin, Persis Solo akan menyusul PSIS Semarang yang turun kasta di Liga Championship atau Liga dua. 

Karena itu, Persis Solo melakukan cuci gudang pemain di putaran kedua dan mendatangkan sejumlah pemain baru dengan harapan mentas dari posisi papan bawah klasemen Super League. 

Kali ini bek muda potensial, Yulfikar Mansur, terpaksa angkat kaki dari kandang Persis Solo, setelah manajemen Laskar Sambernyawa meminjamkannya ke klub asal Kendal yang kini bermain di Liga Championship, Tornado FC. 

Yulfikar Mansur sendiri selama memperkuat Persis Solo, belum pernah sekalipun diturunkan sepanjang musim ini.

Namun keberadaan pemain kelahiran tahun 2005 di bangku cadangan Persis Solo cukup krusial mengingat adanya aturan pemain muda di dalam tim.

 Baca Juga: Sama Dengan Tim Tetangga, Persis Solo Tampil Buruk di Putaran Pertama Super League, Degradasi Menanti!

"Perekrutan Yulfikar merupakan bagian dari strategi klub untuk membangun tim yang lebih kompetitif dan solid di semua lini," ungkap Heri Sasongko, manager Tornado FC.

Heri menambahkan bahwa pengalaman pemain asal Karanganyar tersebut sangat dibutuhkan oleh Kendal Tornado FC yang bakal mengikuti putaran ketiga Championship League 2025/2026.

"Yulfikar juuga menambah regulasi di bawah usia 20 tahun. Kami berharap dia cepat menyatu dengan tim," harapnya. 

Di lepasnya Yulfikar ke Kendal Tornado FC ini memperkuat sinyalemen Persis Solo melakukan cuci gudang besar-besaran di paruh musim kali ini.

Usai semua pemain asing dan beberapa pemain lokal kunci yang sempat bermain di paruh pertama musim ini hengkang.

Kini Persis Solo juga melepas pemain-pemain muda potensialnya sebagai upaya penyelamatan dari zona degradasi. (sls)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#manajemen persis solo #cuci gudang #bursa transfer #tornado FC #Laskar Sambernyawa #persis solo #Super League 2025 2026 #suporter persis #pasoepati #pemain muda #persis