RADARSEMARANG.ID - Tim Ibukota, Persija Jakarta tak berhenti untuk terus mendatangkan pemain naturalisasi, guna memperdalam kekuatan sqaudnya di putara kedua Super League 2025-2026, meski saat ini mereka masih bertengger di papan atas klasemen sementara.
Setelah mendatangkan Ivar Jenner, klub berjuluk Macan kemayoran itu, kabarnya bakal mendatangkan satu lagi pemain naturalisasi yang kini bermain di Liga Belanda, yakni Shayne Pattynama.
Kabar bakal di rekrutnya Shayne Pattynama oleh Persija Jakarta, berhembus kencang di media sosial, salah satunya akun instagram Liga Belanda berbahasa Belanda @eredivisieindonesia yang memberikan kode soal Shayne gabung Persija.
Baca Juga: Tak Ingin Makin Terpuruk di Championship, PSIS Semarang Kembali Datangkan Pemain Anyar Wajah Lama
Dalam cuitannya yang diunggah pada Kamis, 22 Januari 2026, akun @eredivisieindonesia melempar kode unik untuk memanaskan isu Shayne Pattynama.
Akun tersebut memakai pantun dan menyinggung nama Persija Jakarta saat menyinggung kiprah Shayne Pattynama selama bermain di Liga Belanda.
"Ke Blok M beli jersey Persija, ulangnya mampir ke Senopati. Jejak karier dimulai dari bawah, Belanda jadi saksi prosesnya kini." cuit akun itu dengan pantun.
Masih dalam cuitannya, akun itu membeberkan perjalanan karir Shayne Pattynama.
Keuken Kampioen Divisie menjadi bagian penting perjalanan Shayne Pattynama. Bersama FC Utrecht U21 dan SC Telstar, ia merasakan atmosfer sepak bola Belanda yang kompetitif," tulis ofisial akun tersebut dengan menyematkan emoticon hati oranye
Melihat hal tersebut, akun itu tampak ikut memberi sinyal bahwa Shayne Pattynama akan merapat ke Persija Jakarta.
Baca Juga: Dua Pemain Muda Potensial Alwi dan Rangga Menambah Daya Dobrak PSIS
Namun soal bergabung atau tidaknya Shayne, sampai saat ini manajemen Persija belum memberikan statemen resmi.
Pendukung Macan Kemayoran, The Jak Mania sendiri, juga masih menunggu kabar manajemen merekrut pemain baru untuk memperkuat squad di putaran kedua, termasuk kemungkinan mengontrak Shayne Pattynama.(sls)
Editor : Baskoro Septiadi