Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Super League Belum Berakhir Tapi Dua Tim Jawa Tengah Sudah Ada Tanda-Tanda Turun Kasta

Sulistiono • Selasa, 13 Januari 2026 | 13:13 WIB

Laga Persijap versus Persib Bandung di kandang Laskar Kalinyamat, Jepara. (dok.Persijap)
Laga Persijap versus Persib Bandung di kandang Laskar Kalinyamat, Jepara. (dok.Persijap)

RADARSEMARANG.ID - Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia,Super League 2025-2026 yang di ikuti 18 klub, baru saja menyelesaikan setengah musim kompetisi artinya setiap klub telah menyelesaikan 17 pertandingan.

Di paruh kompetisi, klub asal ibukota Jawa Barat, Persib Bandung, sukses merebut pemuncak klasemen dari Borneo FC, setelah menang tipis 1-0 atas Persija Jaarta dalam laga el clasico yang berlangsung di GBLA. 

Tim berjuluk Maung Bandung itu mengumpulkan 38 poin hasil 12 kali menang, dua kali imbang dan tiga kali mengalami kekalahan.

 Baca Juga: Resmi! PSSI Umumkan John Herdman Pelatih Timnas Indonesia, Dikontrak 2+2

Faktor suksesnya Persib di paruh kompetisi dan menjadi pemuncak klasemen tidak terlepas dari keperkasaan mereka saat bermain di kandang. Dari semua laga kandang, Maung Bandung sukses meraup poin penuh.

Musuh bebuyutan Persib, Persija Jakarta delapan kali main kandang, mencatatkan enam kemenangan dan dua kali hasil draw. 

Klub asal Kalimantan yang sebelumnya bertahan di pemuncak klasemen Super League, Borneo FC di paruh pertama bermain 9 kali di kandang, dengan hasil delapan kali menang, satu kali kalah. 

Dua klub lainnya, Malut United dan Persita Tangerang juga sukses menyodok dipapan atas karena performa apik mereka saat bermain di kandang. 

 Baca Juga: Klub Raksasa Italia Juventus Masukkan Kiper Timnas Indonesia Dalam Daftar Incaran

Malut United dan Persita sama-sama hanya sekali kalah dalam delapan home sejauh ini.

Urusan laga kandang ini jugalah yang membuat kiamat atau bencana besar sudah sangat dekat buat tiga tim di kawasan merah, zona degradasi.

Dua tim asal Jawa Tengah, Persis Solo dan Persijap Jepara bersama klub asal Sumatera Barat, Semen Padang sejauh ini gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang.

Persis; tujuh kali home, tak pernah menang, dua kali imbang, dan lima kali kalah.

Klub Jawa Tengah lainnya, Persijap Jepara sudah memainkan 9 laga kandang, namun hanya mampu menang sekali, dua kali draw, sisanya atau enam kali bermain mengalami kekalahan. 

Semen Padang; sembilan kali home, dua kali menang, satu kali imbang, dan enam kali kalah.

Performa buruk dua tim asal Jawa Tengah, Persis Solo dan Persijap serta Semen Padang saat bermain kandang ini membuat ketiga tim itu semakin dekat dengan tanda-tanda degradasi. Apalagi jika mereka gagal memaksimalkan bermain kandang di putara kedua. (sls)  

Editor : Baskoro Septiadi
#persija #Super League #persijap #Klasemen Super League #degradasi #persib bandung #persija jakarta #persis solo #Super League 2025 2026 #persijap jepara #persib #laskar kalinyamat #JAWA TENGAH #persis #kasta