Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kampung Halamannya di Terjang Banjir dan Terisolir, Indra Sjafri Tetap Fokus Dampingi Timnas U22 di SEA Games

Sulistiono • Jumat, 5 Desember 2025 | 18:02 WIB
Pelatih Timnas U20, Indra Syafri didesak mundur usai gagal berprestasi di Piala Asia U20 2025. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Pelatih Timnas U20, Indra Syafri didesak mundur usai gagal berprestasi di Piala Asia U20 2025. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

RADARSEMARANG.ID - Menjelang mendampingi anak asuhnya bertempur di ajang Sea Games 2025, Thailand, pelatih Timnas U22 Indonesia, Indra Sjafri, terpecah konsentrasinya menyusul bencana banjir bandang yang melanda kampung halamannya, Batang Kapas, Sumatera Barat. 

Rencananya sesuai jadwal, Timnas U-22 Indonesia akan menjalani laga perdana Grup C, melawan Filipina, pada Senin (8/12/25).

Laga kontra Filipina ini akan di gelar 700th Anniversary Stadium, Chiangmai, Thailand. 

 Baca Juga: AC Milan Dirumorkan Incar Kapten Timnas Indonesia, Jika Jadi Bergabung Nilainya Bisa Tembus Rp 200 M

Meski kampung halamannya sampai saat ini masih terendam banjir parah, namun pelatih Timnas U22, Indra Sjafri menyatakan akan tetap konsentrasi penuh mendamping squad Garuda muda. 

"Sebagai profesional saya harus tetap menjalankan misi dan full konsentrasi menyiapkan tim"ungkap Indra Sjafri dalam keterangan pers yang digelar, Kamis kemarin di Thailand (4/12/25). 

Meski mencoba bersikap profesional, namun Indra tak memungkiri jika dirinya diliputi perasaan sedih atas bencana yang terjadi dikampung halamannya dan wilayah Sumatera.

"Tak bisa dipungkiri, perasaan sedih tetap saya rasakan, tapi saya tetap fokus dengan tim"ujarnya. 

Indra Sjafri mengaku kampung halamannya masih terisolir, sehingga ia pun merasa sedih dengan bencana yang melanda ini.

Baca Juga: Butuh Dana Tinggi, Pemkot Semarang Ajukan Pelandaian Turunan Silayur ke Pemerintah Pusat

Akan tetapi, sebagai pelatih ia harus tetap profesional dan memilih tegak untuk memimpin Timnas U-22 Indonesia berjuang di SEA Games 2025 ini.

"Saya harus bedakan tugas tanggung jawab saya sebagai profesional, walaupun sampai sekarang desa saya atau kampung saya belum bisa dilalui dan masih terisolir dan rumah tempat saya lahir pun sekarang belum bisa dilihat oleh saudara-saudara saya," jelasnya.

Pelatih yang pernah menukangi klub Bali United itu juga menyatakan duka cita yang mendalam kepada para korban bencana banjir yang merendam wilayah Sumatera dan Aceh. 

"Sebelum kami menjawab mengenai tim persiapan tim nasional Indonesia, kami ingin mengucapkan belasungkawa kepada saudara-saudara kami yang ada di Pulau Sumatra, khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat," tutur Indra Sjafri.

Bencana banjir yang menerjang wilayah Sumatera memang sangat dahsyat, jumlah korban meninggal dilaporkan terus bertambah menjadi 836 jiwa dan sebanyak 518 orang masih dinyatakan hilang. (sls)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#fokus #profesional #banjir sumatera #SEA Games 2025 Thailand #sumatera barat (sumbar) #Indra Syafri #timnas u22 #kampung halaman #pelatih timnas