RADARSEMARANG.ID — FIFPro merupakan Federasi Internasional Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional.
Organisasi ini menjadi perwakilan para pemain sepak bola profesional di seluruh dunia.
Lembaga ini berdiri sejak 1965, dengan kantor pusat di Hoofddrop, Belanda.
Baca Juga: Daftar ASN Dapat Kenaikan Gaji dari Presiden Prabowo Sesuai Perpres 79 Tahun 2025
Sampai saat ini FIFPro memiliki anggota penuh berjumlah 55 asosiasi pemain nasional dari berbagai negara.
Sementara itu Global Player Council pertama kali dibentuk oleh FIFPro pada 2019 silam.
Tugas Global Player Council FIFPro
Dewan ini berfungsi sebagai wadah para pemain profesional yang dianggap memiliki pengalaman dan pengaruh internasional.
GPC dapat menyuarakan berbagai isu yang bertujuan membentuk masa depan sepak bola dunia ke arah yang lebih baik.
GPC bersama FIFPro dan serikat pekerja juga dapat menyuarakan berbagai hal terkait pesepakbola profesional.
Termasuk jadwal yang dianggap terlalu padat, hak pemain, data pemain, juga kondisi ketenagakerjaan.
FIFPRO merilis daftar 37 pesepakbola yang masuk dalam Dewan Pemain Global (GPC) baru.
Dikutip dalam laman resminya, FIFPRO memilih pesepak bola yang memiliki pengalaman internasional dan memberikan komentar, diskusi, dan pengaruh terhadap regulasi global dan perkembangan strategis sepak bola di seluruh dunia.
Sejatinya, setiap negara pasti memiliki serikat pemain nasional sebagai wadah kolektif pesepak bola di tingkat domestik.
Akan tetapi, dewan ini memiliki kapasitas yang lebih tinggi untuk menangani isu-isu sepak bola di tingkat internasional.
Sejumlah nama besar masuk dalam daftar seperti Alessandro Bastoni (Italia), Alexis Mac Allister (Argentina), hingga pesepak bola wanita Tierna Davidson (AS).
Anggota FIFPRO Global Player Council
Rasheedat Ajibade (Nigeria)
Alessandro Bastoni (Italy)
Lucy Bronze (England)
Deyna Castellanos (Venezuela)
Aldana Cometti (Argentina)
Charlyn Corral (Mexico)
Tierna Davidson (USA)
Crystal Dunn (USA)
Wataru Endo (Japan)
Magdalena Eriksson (Sweden)
Yui Hasegawa (Japan)
Jackson Irvine (Australia)
Racheal Kundananji (Zambia)
Elena Linari (Italy)
Ashalata Devi Loitongbam (India)
Roberto Lopes (Cape Verde)
Alexis Mac Allister (Argentina)
Ana Lucia Martinez (Guatemala)
Terrence Mashego (South Africa)
Griedge Mbock (France)
Vivianne Miedema (Netherlands)
Marshall Munetsi (Zimbabwe)
Robin Propper (Netherlands)
Rizky Ridho (Indonesia)
Miles Robinson (USA)
Leicy Santos (Colombia)
Rasmus Schuller (Finland)
Antoine Semenyo (Ghana)
Jermaine Seoposenwe (South Africa)
Vladimir Stojkovic (Serbia)
Gabriel Torres (Panama)
Xime Velazco (Uruguay)
Barbora Votikova (Czechia)
Victor Wanyama (Kenya)
Caroline Weir (Scotland)
Chris Wood (New Zealand)
Tameka Yallop (Australia)
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN, TNI, Polri dan Pejabat Negara Masuk dalam Perpres 79 Tahun 2025 Point Ke 6
Dewan Pemain Global FIFPRO pertama kali diperkenalkan pada 2019, dan kini kembali diluncurkan dengan tujuan memperkuat suara pemain dalam pengambilan keputusan penting yang memengaruhi masa depan sepak bola internasional.
Dewan ini menjadi wadah strategis bagi para pemain aktif yang punya pengalaman internasional agar bisa berbicara langsung mengenai isu-isu yang memengaruhi karier mereka.
Rizky Ridho menjadi wakil tunggal dari Indonesia di antara deretan pemain elit dunia.
Hal ini membuktikan bahwa kiprahnya tidak hanya diakui di Asia, tetapi juga mendapat sorotan dari level global.
Semua anggota dewan, termasuk Ridho, akan terlibat dalam pembahasan isu krusial seperti kalender pertandingan internasional, standar ketenagakerjaan, perlindungan data pemain, hingga maraknya penyalahgunaan media sosial terhadap pesepak bola.
Dewan ini juga didukung oleh serikat pemain domestik masing-masing negara, sehingga suara para pemain benar-benar mewakili kepentingan kolektif.
Dalam keterangan resminya, FIFPRO menegaskan bahwa para anggota GPC dipilih karena kepemimpinan mereka di dalam maupun luar lapangan.
Gelandang Australia, Jackson Irvine, menyampaikan kebanggaannya menjadi bagian dari dewan ini.
“Menjadi bagian dari Dewan Pemain Global FIFPRO memberi saya kesempatan untuk menggunakan platform saya guna membentuk sepak bola menjadi lebih baik dan memastikan suara pemain didengar dalam pengambilan keputusan penting di dunia sepak bola,” ujar Irvine dikutip dari laman FIFPRO.
Keterlibatan Rizky Ridho dalam GPC jelas menjadi momen bersejarah.
Di usia yang masih muda, dirinya sudah dipercaya membawa suara pemain Indonesia ke panggung internasional.
Kehadirannya dalam forum ini bukan hanya simbol pengakuan dunia terhadap kualitas individu, tetapi juga membuka jalan bagi sepak bola nasional untuk mendapat perhatian lebih luas di kancah global. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi