RADARSEMARANG.ID - Portugal kembali menjuarai Nations League setelah sebelumnya menang pada tahun 2019.
Tim yang dilatih oleh pelatih asal Spanyol, Roberto Martinez, mengalahkan Spanyol dengan skor 5:3 melalui adu penalti pada Minggu malam.
Cristiano Ronaldo tak mampu menahan air matanya setelah tendangan penalti terakhir berhasil membawa kemenangan.
Laga berakhir 2–2 setelah 120 menit penuh tensi, sebelum Portugal menang 5–3 lewat tendangan penalti.
Dengan ini, Ronaldo menambah trofinya bersama timnas yang ke-3 setelah juara Euro 2016 dan Nations League 2019.
Laga dimulai sengit. Spanyol unggul dulu lewat gol Martín Zubimendi menit ke-21, hasil umpan ciamik Lamine Yamal.
Tak lama berselang, Nuno Mendes menyamakan skor lewat tendangan rendah dari sudut sempit (26′). Sebelum turun minum, Mikel Oyarzabal kembali bawa Spanyol unggul (45′).
Memasuki babak kedua, giliran Cristiano yang unjuk diri. Di menit ke-61, crossing defleksi dari Mendes berhasil di eksekusi Ronaldo menjadi gol yang bikin skor jadi 2–2 .
Itu adalah gol ke-138 Ronaldo untuk Portugal. Cristiano harus ditarik keluar setelah mengalami cedera ringan di menit 88.
Ruben Neves jadi penentu dengan penalti terakhir, usai skuad Spanyol gagal eksekusi lewat Morata.
Kemenangan ini bikin Portugal jadi negara pertama yang juara Nations League dua kali (2019 & 2025).
Baca Juga: Perjalanan Karir dan Profil Takefusa Kubo, Pemain Jepang yang Konon Sebagai Captain Tsubasa
Buat Ronaldo sendiri, ini gelar internasional ke-3 bareng timnas melengkapi prestasinya dari Euro 2016 dan Nations League 2019.
Usai laga, Ronaldo bilang hal-hal menyentuh “Air mata. Misi tercapai dan begitu banyak kebahagiaan.” ia juga ungkap bahwa gelar ini bakal jadi motivasi tambahan jelang Piala Dunia 2026.
Dan soal masa depannya di klub, Ronaldo memastikan kontraknya di Al‑Nassr akan berlanjut: “Tidak akan ada yang berubah.”.
Editor : Baskoro Septiadi