RADARSEMARANG.ID - Rivalitas antara Manchester United dan Liverpool memang tak terbantahkan dalam sepak bola Premier League.
Keduanya dikenal sebagai rival bebuyutan yang kini sama-sama mengoleksi 20 gelar juara Liga Inggris.
Namun, nasib mereka di tahun 2025 ini bagaikan langit dan bumi. Bagaimana tidak, Liverpool hanya tinggal menghitung waktu untuk merayakan gelar juara ke-20 mereka pada akhir pekan ini.
Sedangkan MU kini tengah menghadapi krisis keuangan akibat kegagalan untuk lolos ke Liga Champions dan penampilan buruk di liga domestik.
Setelah “Setan Merah” gagal lolos ke Liga Champions musim depan, Adidas, sebagai sponsor utama MU, memberikan denda penalti sesuai dengan klausul dalam kontrak.
Menurut berbagai laporan, kontrak sponsorship antara Manchester United dan Adidas yang diperpanjang hingga 2035 memiliki klausul yang jelas.
Salah satunya adalah klub diwajibkan untuk berpartisipasi di Liga Champions setidaknya sekali dalam dua musim.
Kegagalan “Setan Merah” menembus kompetisi Eropa, terutama di Liga Champions, terhitung untuk musim 2025/2026.
Akibatnya, Manchester United harus bayar denda £10 juta (sekitar Rp 199,1 miliar) untuk setiap musim mereka karena absen dari turnamen tersebut.
Sebab lain Manchester United kena denda dari Adidas juga tak lepas dari performa buruk mereka di liga domestik sepanjang musim ini.
Tim yang bermarkas di Old Trafford ini hanya mampu finis di peringkat ke-14 klasemen Liga Inggris hingga pekan ke-37.
Karena tidak masuk Liga Champions dan tampil buruk di Liga Premier, Manchester United harus menanggung biaya yang diperkirakan mencapai £150 sebagai denda pinalti dari Adidas.
Selain itu, Adidas memang memiliki hak untuk melakukan pemotongan biaya sponsor jika klub tidak tampil di kompetisi elite Eropa.
Sejumlah pendukung Manchester United di platform X juga ramai mengomentari hal ini dengan beragam reaksi.
Di sisi lain, Liverpool berada di puncak klasemen dengan koleksi 83 poin dari 37 pertandingan.
Jumlah poin tersebut sudah tidak mungkin dikejar oleh pesaing mereka, termasuk Arsenal yang berada di peringkat kedua dengan 71 poin.
Meski dua pertandingan terakhir The Reds tampak mengecewakan, status gelar juara Liga Inggris musim 2024/25 tetap tak terbantahkan.
Liverpool kini kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu klub tersukses di Inggris sejak kedatangan era Jurgen Klopp yang diteruskan Arne Slot.
Adapun Liverpool meraih gelar Liga Inggris ke 20 didapat setelah kemenangan telak 5-1 atas Tottenham Hotspur di Anfield pada 27 April 2025.
Gelar ke 20 ini membuat Liverpool menyamai rekor Manchester United sebagai tim dengan gelar terbanyak di kasta tertinggi Liga Inggris.
Namun, Liverpool dikabarkan tak ingin merayakan gelar juara liga inggris ke-20 mereka secara biasa-biasa saja.
Melansir dari Liverpool Echo, klub ini sudah menyiapkan pesta megah di Anfield dengan ribuan pendukung yang siap menyambut pengangkatan trofi Premier League.
Bahkan, beberapa fans Liverpool di platform X sudah berencana menyiapkan sambutan meriah dengan menggelar konvoi di sekitar kota.
“Liverpool FC telah bekerja sama dengan Dewan Kota Liverpool, Kepolisian Merseyside, dan Yayasan NHS Anak-anak Alder Hey untuk mengajak para pendukung agar menikmati parade yang aman dan terlindungi, sekaligus melindungi anak-anak dari kembang api,” tulis @LFC di X pada 22 Mei 2025.
Ketimpangan ini seolah menjadi ironi dalam sepak bola mengingat rivalitas Manchester United dan Liverpool yang mengalami nasib berbeda di musim ini.
Meski begitu, rivalitas antara kedua klub tetap tak terbantahkan, dari jumlah gelar hingga performa mereka sejak kompetisi Liga Inggris digulirkan.
MU lebih berjaya di era Premier League, dengan 13 gelar, sementara Liverpool lebih banyak menorehkan kemenangan di era Football League First Division sebelum kompetisi berganti nama menjadi Premier League pada 1992.
Pertandingan terakhir musim ini pada akhir pekan, Minggu 25 Mei 2025 juga akan menjadi momen penting bagi kedua tim.
MU akan menghadapi Aston Villa di Old Trafford, yang dapat menjadi kesempatan terakhir mereka untuk meraih hasil positif.
Sedangkan Liverpool akan bertemu Crystal Palace di Anfield, sekaligus bersiap mengangkat trofi setelah pertandingan berakhir.
Editor : Baskoro Septiadi