Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bus Persik Kediri Dilempari Batu hingga Kaca Pecah Saat Tinggalkan Stadion Kanjuruhan, Diduga Ini Penyebabnya

Aris Hariyanto • Senin, 12 Mei 2025 | 13:01 WIB
Penampakan kondisi bis Persik Kediri setelah mendapatkan lemparan batu saat meninggalkan stadion Kanjuruhan.
Penampakan kondisi bis Persik Kediri setelah mendapatkan lemparan batu saat meninggalkan stadion Kanjuruhan.

RADARSEMARANG.ID - Laga perdana Stadion Kanjuruhan pasca renovasi pada 11 Mei 2025 telah memicu kerusuhan.

Bus rombongan Persik Kediri dilempari batu oleh oknum suporter usai pertandingan melawan Arema FC.

Insiden pelemparan batu ini seolah mencoreng momen bersejarah yang seharusnya menjadi langkah baru sepak bola Indonesia.

Pertandingan Arema FC kontra Persik Kediri menandai kembalinya Stadion Kanjuruhan setelah direnovasi pasca Tragedi Kanjuruhan 2022.

Namun, euforia laga perdana seolah berubah kelam. Bus Persik Kediri diserang batu saat meninggalkan stadion, hingga menyebabkan kaca pecah.

Video insiden pelemparan batu bus Persik ini pun viral di media sosial dan memicu kemarahan diskusi panas warganet.

Menurut laporan, aksi pelemparan batu dilakukan oknum suporter yang diduga terprovokasi suasana pasca pertandingan.

Satu Aremania, organisasi suporter Arema FC, menyebut pelaku sebagai “oknum tak bertanggung jawab” yang merusak nama baik suporter.

Warganet di platform X menduga rivalitas antar suporter dan emosi usai laga menjadi pemicu insiden pelemparan batu bus Persik Ini.

Melansir postingan @panditfootball di platform X, memaparkan “Yth, Ketum @PSSI @erickthohir, Tragedi Kanjuruhan belum 1000 hari. Hari pertama Stadion Kanjuruhan dipakai bermain resmi pasca renovasi, bus Persik malah ditimpuk batu”.

“Ditunggu sanksi setegas-tegasnya. Kami gamau ada satupun nyawa hilang lagi,” tulisnya @panditfootball.

Bahkan, pemain Persik Kediri, Ze Valente melalui Instagram Story memperlihatkan kondisi bis mereka setelah mendapatkan lemparan batu saat meninggalkan stadion Kanjuruhan.

Sementara itu, terpantau sejumlah warganet ramai mengecam insiden pelemparan batu ini, menuntut PSSI dan kepolisian bertindak tegas.

Banyak yang menyayangkan aksi ini terjadi saat Kanjuruhan baru membuka lembaran baru.

Sebagian mempertanyakan kesiapan menggelar laga besar di tengah luka tragedi yang belum pulih.

Sebagai informasi, tragedi Kanjuruhan pada 2022 dilaporkan telah menewaskan 135 orang, hingga meninggalkan trauma mendalam.

Pasca tragedi, renovasi stadion Kanjuruhan dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan.

Laga 11 Mei 2025 menjadi ujian pertama, namun insiden pelemparan batu telah menunjukkan tantangan budaya suporter masih nyata.

Persik Kediri, yang sebelumnya menghormati korban tragedi, menjadi korban amuk supporter yang ironis. Hingga berita ini ditulis, polisi masih menyelidiki pelaku, sementara PSSI belum merilis pernyataan resmi.

Editor : Baskoro Septiadi
#Stadion kanjuruhan #Aremania #Ze Valente #Insiden pelemparan batu #tragedi kanjuruhan 2022 #pelemparan batu bus Persik Kediri #warganet #Arema FC #Bus Persik Kediri Dilempari Batu #sepak bola indonesia #persik kediri