Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kecewa dengan Kekalahan Timnya saat Lawan PSS Sleman, Kapten Tim PSM Makasar Yuran Fernandes Bilang Begini Soal Sepakbola Indonesia

Sulistiono • Senin, 5 Mei 2025 | 16:29 WIB
Yuran Fernandes, Kapten Tim PSM ejek kualitas sepak bola Indonesia yang levelnya sama dengan korupsinya. (media PSM)
Yuran Fernandes, Kapten Tim PSM ejek kualitas sepak bola Indonesia yang levelnya sama dengan korupsinya. (media PSM)

RADARSEMARANG.ID - Usai timnya di kalahkan PSS Sleman dengan skor 3-1 dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke -31, yang di gelar di Stadion Maguwuharjo, Kabupaten Sleman, Sabtu (3/5/2025).

Kapten Tim PSM Makasar, Yuran Fernandes melontarkan ejekan terhadap dunia sepak bola Indonesia.

Usai pertandingan yang berlangsung keras itu dalam sesi konferensi pers, Yuran Fernandes mengeluarkan kekesalannya atas beberapa keputusan wasit yang menurutnya tidak adil dan terlalu memihak tuan rumah.

Tak hanya di ungkapkan dalam konferensi pers, Yuran Fernandes juga meluapkan kekesalannya di media sosial miliknya. 

Pemain asal Tanjung Verde itu membuat story di Instagram yang mengejek sepak bola Indonesia. 

Yuran mengungkapkan emosinya, karena sebenarnya dalam laga itu dirinya sempat mencetak gol melalui tandukan kepala, usai memanfaatkan umpan sepakj pojok dan saat itu wasit Nendi Rohendi sempat mengesahkan gol yang dicetaknya. 

Yuran sempat melakukan selebreasi untuk merayakan gol yang di cetaknya, namun kegembiraannya tak lama, setelah wasit membatalkan golnya, usai melakukan pengecekan checking Video Assistant Referee (VAR).

Setelah dilakukan cheking VAR, wasit membatalkan gol tersebut, karena Yuran dianggap melakukan pelanggaran lebih dulu. Gol di batalkan. 

Situasi itu membuat pertandingan memanas dan keputusan kontroversial kembali terjadi pada menit ke 60, saat Gustavo Tocantins berhasil mencetak gol, tetapi sebelum si kulit bundar bersarang ke gawang.

Tocantis lebih dulu melanggar Syahrul Lasinari, tetapi gol tetap disahkan meski wasit telah mengecek VAR.

Keputusan wasit itu membuat Yuran emosional. Dalam story IG dia mengejek sepak bola Indonesia levelnya sama dengan tingkat korupsinya.

Yuran Fernandes  bahkan dengan percaya diri mengatakan bahwa bagi semua pemain yang ingin mencari uang silahkan datang ke Indonesia.

Namun, apabila ingin bermain sepak bola dengan serius, ia menyarankan para pemain harus menjauhi sepak bola Indonesia.

Yuran merasa sangat kecewa karena jalannya kepemimpinan wasit yang dinilai tidak fair play.

Situasi ini membuatnya, mengejek sepak bola Indonesia, karena levelnya dan tingkat korupsinya sama.

“Sepak bola di Indonesia hanya candaan. Makanya level dan korupsinya akan tetap sama,” cuit Yuran Fernandes dalam Instagram story pribadinya @yu4anfernandes, Minggu (4/5/2025).

“Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia,” tulis Yuran.

“jika Anda ingin BERMAIN SEPAK BOLA SERIUS, menjauhlah dari Indonesia,” tuturnya.

Yuran Fernandes sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pemain penting di tubuh PSM Makasaar.

Dia di datangkan ke Makasar untuk menaikkan performa tim berjuluk Juku Eja yang mengalami penurunan usai ditinggal sejumlah pemain pentingnya. (sls)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Yuran Fernandes #story instagram #PSM MAKAKASSAR #liga 1 2024 2025 #ejek #Wasit #sepak bola indonesia #Korupsi #PSS Sleman