RADARSEMARANG.ID – Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius sebentar lagi akan memiliki peluang untuk memilih hengkang dari PSIS Semarang.
Hal ini dikarenakan kontrak pelatih asal Malta ini akan segera berakhir di akhir musim 2025.
Gilbert Agius sendiri memimpin skuad PSIS Semarang sejak Liga 1 2022 hingga sekarang. Tentu performa PSIS Semarang ketika ditangani oleh Gilbert Agius angin-anginan.
Manajemen PSIS Semarang sendiri sempat mengontrak Gilbert Agius selama satu setengah musim dan berhasil membawa PSIS Semarang naik ke peringkat enam di Liga 1 2023 lalu.
Laskar Mahesa Jenar kerap kali menelan hasil buruk dan terlempar ke papan bawah klasemen Liga 1 2024/2025.
Kini, PSIS Semarang sudah mengemas enam kemenangan, tiga seri dan 11 kekalahan dari 20 pertandingan di Liga 1 2024/2025.
Berkat rentetan tersebut, PSIS Semarang saat ini mengoleksi 21 poin dan menghuni peringkat 13 klasemen sementara Liga 1 2024/2025.
Performa PSIS Semarang musim ini cukup kontras jika dibandingkan musim sebelumnya, yakni 2023/2024.
Di mana, PSIS Semarang cukup mengesankan dan berhasil menempel ketat lima besar klasemen.
PSIS Semarang membukukan 15 kemenangan, delapan seri dan 11 kekalahan dari 34 pertandingan.
PSIS Semarang finish di posisi enam klasemen Liga 1 2024/2025 dengan koleksi 53 poin dari 34 laga.
Lebih lanjut, PSIS Semarang berpotensi memperpanjang kontrak Gilbert Agius jika Alfeandra Dewangga cs terus meraih positif di sisa laga di putaran kedua Liga 1 2024/2025.
Menarik dinantikan, apakah PSIS Semarang akan melepas Gilbert Agius di akhir musim 2024/2025 mendatang.
Profil Gilbert Agius
Nama lengkap : Gilbert Agius
Tanggal lahir : 21 Februari 1974
Tempat kelahiran : Pieta
Usia : 49 tahun
Periode rataan sebagai pelatih : 0,74 tahun
Kewarganegaraan : Malta
Lisensi Kepelatihan : Lisensi Pro UEFA
Formasi yang disukai : 4-3-3 Defending
Klub saat ini : PSIS Semarang (sejak 15 Februari 2023)
Kini, Gilbert Agius jika ingin tetap menaungi PSIS Semarang di laga akhir-akhir Liga 1 2024/2025 diharapkan mampu membawa PSIS Semarang untuk meraih poin maksimal dan mendapatkan kontrak baru. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi