RADARSEMARANG.ID – Usai dipecat oleh PSSI beberapa waktu lalu, Shin Tae-yong mendadak menjadi bahan perbincangan Kembali.
Hal ini usai muncul video yang memperlihatkan jika CEO PSIS Semarang akan merekrut Shin Tae-yong.
Video tersebut tersebar luas di media sosial. Bahkan nampak, Yoyok Sukawi mengapresiasi kiprah kinerja Shin Tae-yong ketika menahkodai Timnas Indonesia.
Yoyok sampai menyebut Shin Tae-yong sebagai "pelatih berkarakter".
Tentu ucapan itu bukanlah isapan jempol belakang, pelatih berkebangsaan Korea Selatan ini memberikan yang terbaik ketika melatih Timnas Indonesia.
Tak hanya itu saja, para supporter Indonesia, menyebut jika Shin Tae-yong merupakan ‘Historis Maker’ karena bisa membawa Timnas Indonesia ke babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Lalu, bagaimana tanggapan CEO Yoyok Sukawi
Dalam penelusuran, Kamis (9/1/2025), pernyataan Yoyok Sukawi tersebut ternyata ditujukkan ketika PSIS Semarang sedang mencari pelatih baru. Saat itutim PSIS Semarang belum memiliki pelatih tetap.
“Ada konteksnya. Jadi itu video saya pada saat 2022 awal,” katanya,
Yoyok pun mengatakan bahwa dirinya siap menyodorkan kontrak ke Shin Tae-yong, jika pria tersebut tak lagi melatih Skuad Garuda.
Kala itu, menurut Yoyok, Shin Tae-yong sempat menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan. Sebab, saat itu kontraknya dengan PSSI belum diperpanjang.
“Pada waktu itu, saya sampaikan, daripada sulit mencari pelatih, ya sudah, saya mendekati Shin Tae-yong saja untuk direkrut di PSIS karena kontraknya belum diperpanjang PSSI,” jelas Yoyok.
Namun, tak lama setelah itu, Shin Tae-yong pun resmi memperbarui kontrak dengan PSSI, sedangkan PSIS pun sudah menunjuk pelatih baru, yakni Gilbert Agius.
Sementara itu, putra sulung Shin Tae-yong, Shin Jae-won, baru saja mengunggah update terbaru di akun Instagram miliknya @shin_jaewon77, mengenai pemecatan hingga karier yang dilalui ayahnya bersama Timnas Indonesia.
Dalam unggahan tersebut, Shin Jae-won mengungkapkan kesedihannya, karena sang ayah dipecat dari posisi pelatih Timnas Indonesia. Padahal, menurutnya, STY selalu memikirkan tim asuhannya tersebut. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi